Senin, 02 Feb 2026 11:20 WIB

Catat! Ini 11 Lokasi yang Akan Dikunjungi Ribuan Driver Ojek Online di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 24 Mar 2022 00:13 WIB
Aksi demo driver ojek online di Surabaya
Aksi demo driver ojek online di Surabaya

selalu.id - Ribuan driver online yenag tergabung dalam FRONTAL (Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal) Jawa Timur tetap sepakat akan melakukan aksi demo damai turun ke jalan hari ini, Kamis (24/3/2022).

Hasil zoom meeting dengan pihak pemerintah diwakili Budi Setiadi selaku Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan di hall yang berlokasi di Ditintelkam Polda Jawa Timur, Selasa (22/3) dianggap tidak memuaskan oleh empat perwakilan FRONTAL Jawa Timur yang hadir.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Tito Ahmad, salah satu perwakilan FRONTAL Jawa Timur yang hadir dalam zoom meeting tersebut mengatakan, FRONTAL Jawa Timur tetap ingin Khofifah Indar Parawansa selaku Gubernur Jawa Timur dan Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan hadir saat mediasi di lokasi tujuan akhir demo yakni di Grahadi siang nanti.

"Jika Pak Budi Karya Sumadi (Menhub) berhalangan hadir karena ada tugas negara lainnya, minimal ada yang mewakili yakni Pak Budi Setiadi selaku Dirjenhubdar. Tujuannya, agar melihat langsung realita di lapangan khususnya mengenai tarif yang saat ini ditetapkan aplikator di Jawa Timur khususnya di Surabaya yang tidak sesuai dengan PM 12 dan KP 348," ujar Tito.

Ditambahkannya, FRONTAL juga mendorong pemerintah untuk meninjau dan menindak aplikasi baru yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Selain itu, ke depan, FRONTAL berharap agar dilibatkan terkait permasalahan tarif yang dituangkan sebagai acuan aturan dalam KP 348.

Humas FRONTAL Jawa Timur, Daniel Lukas Rorong menjelaskan, ribuan peserta aksi dijadwalkan akan mendatangi beberapa titik lokasi dengan cara berkonvoi melewati beberapa rute.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Baca juga: Siap-siap, Ribuan Driver Ojek Online Bakal Demo di Surabaya, Ini Rutenya

Daniel menjelaskan, titik kumpul peserta aksi akan berlokasi di frontage depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur di Jalan Ahmad Yani Surabaya pada pukul 07.00 WIB dan bergeser ke kantor Diskominfo Jawa Timur.

Peserta aksi akan melanjutkan konvoi ke kantor Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) XI Jawa Timur dan Polda Jawa Timur di kawasan yang sama yakni Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Setelahnya, aksi akan berlanjut ke kantor perwakilan 4 aplikator yakni Shoppee di Jalan Ronggolawe, Gojek di Raya Ngagel, Grab di Plasa Boulevard Pemuda di depan WTC, dan In Driver di MNC Tower di TAIS Nasution.

Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Masa aksi juga akan bergerak ke Kantor Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kanwil IV Jawa Timur di Jalan Basuki Rachmad, DPRD Jawa Timur di Jalan Indrapura dan berakhir di Grahadi Jalan Gubernur Suryo.

Daniel juga meminta maaf, jika nantinya aksi akan menimbulkan dampak kemacetan pada rute-rute yang akan dilewati. Selain itu, para peserta aksi dari berbagai wilayah juga diimbau untuk tidak melakukan tindakan anarkis selama aksi demo damai berlangsung, serta senantiasa menerapkan protokol kesehatan.

"Tak hanya dari Surabaya saja, peserta aksi juga ada perwakilan dari Gresik, Lamongan, Tuban, Sidoarjo, Mojokerto, Malang, Pasuruan, Jember bahkan ada juga yang berasal dari Banyuwangi," tandasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

Konflik Lahan di Jember Masih Rawan, DPRD Dorong Peran Posbakum Desa

Konflik tersebut tidak hanya terjadi di kawasan pedesaan, tetapi juga merambah wilayah perkotaan dan berpotensi memicu gesekan sosial di tengah masyarakat.