Jumat, 05 Jun 2026 11:55 WIB

Ketahuan di Pasar Burung, Pengedar Uang Palsu di Surabaya Dibekuk

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Mar 2022 17:41 WIB
Tersangka pengedar uang palsu saat di Polsek tegalsari
Tersangka pengedar uang palsu saat di Polsek tegalsari

selalu.id - Mengedarkan uang palsu, dua orang berisinial PA (62) asal Bali dan D (45) asal Sidoarjo diringkus oleh Polsek Tegalsari Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Tegalsari AKP Marji Wibowo mengatakan bahwa keduanya telah mengedarkan uang palsu pecahan 100 ribuan rupiah sebanyak 197 lembar. Sehingga total uang yang diedarkan PA dan D adalah Rp. 19.700.000.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Marji menjelaskan bahwa pelaku hanya sebagai pengedar dan tidak mencetak uangnya sendiri, melainkan mendapatkan dari orang lain.

"Tersagka mendapatkan uang palsu ini dari Jakarta, sedang diselidiki Jakarta," ujarnya, Senin (14/3/2022).

Selain itu, Marji menjelaskan bahwa peradaran uang palsu ini diketahui pertama kali oleh pedagang burung di pasar burung Kupang yang berada di Jalan Ronggowarsito Surabaya.

Saat itu, kata Marji, pedagang sedang melakukan transaksi jual burung, kemudian pedagang menemukan adanya uang palsu.

"Jadi (uangnya) disisipkan, misal ada pembelian diatas satu juta itu dicampur uangnya, jadi tidak kelihatan," jelasnya.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Sebelumnya, Marji mengungkapkan ,kejadian ini bukan hanya sekali, tapi sudah terjadi berkali-kali. Bahkan korbannya bukan hanya satu orang.

"Pedagang yang dapat uang palsu ini ada 2 sampai 3 orang," tuturnya.

Lebih lanjut Marji mejelaskan, Setelah pedagang burung mengetahui adanya uang palsu, pedagang kemudian melapor ke Polsek Tegalsari.

Polisi lalu melakukan penyidikan dan pada 16 Februari 2021 lalu tersangka telah dibekuk oleh Polisi.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Tersangka D dibekuk di pasar burung, tersangka PA dibekuk di Rungkut, setelah itu keduanya dibawa ke polsek Tegalsari untuk diproses lanjut," tandasnya.

Keduanya diancam Pasal 245 KUHP tentang pengedaran uang palsu kepada masyarakat. Dengan ancaman hukuman penjara lamanya lima belas tahun. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.