Kamis, 23 Jul 2026 11:53 WIB

Ketahuan di Pasar Burung, Pengedar Uang Palsu di Surabaya Dibekuk

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Mar 2022 17:41 WIB
Tersangka pengedar uang palsu saat di Polsek tegalsari
Tersangka pengedar uang palsu saat di Polsek tegalsari

selalu.id - Mengedarkan uang palsu, dua orang berisinial PA (62) asal Bali dan D (45) asal Sidoarjo diringkus oleh Polsek Tegalsari Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Tegalsari AKP Marji Wibowo mengatakan bahwa keduanya telah mengedarkan uang palsu pecahan 100 ribuan rupiah sebanyak 197 lembar. Sehingga total uang yang diedarkan PA dan D adalah Rp. 19.700.000.

Baca Juga: Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Marji menjelaskan bahwa pelaku hanya sebagai pengedar dan tidak mencetak uangnya sendiri, melainkan mendapatkan dari orang lain.

"Tersagka mendapatkan uang palsu ini dari Jakarta, sedang diselidiki Jakarta," ujarnya, Senin (14/3/2022).

Selain itu, Marji menjelaskan bahwa peradaran uang palsu ini diketahui pertama kali oleh pedagang burung di pasar burung Kupang yang berada di Jalan Ronggowarsito Surabaya.

Saat itu, kata Marji, pedagang sedang melakukan transaksi jual burung, kemudian pedagang menemukan adanya uang palsu.

"Jadi (uangnya) disisipkan, misal ada pembelian diatas satu juta itu dicampur uangnya, jadi tidak kelihatan," jelasnya.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Sebelumnya, Marji mengungkapkan ,kejadian ini bukan hanya sekali, tapi sudah terjadi berkali-kali. Bahkan korbannya bukan hanya satu orang.

"Pedagang yang dapat uang palsu ini ada 2 sampai 3 orang," tuturnya.

Lebih lanjut Marji mejelaskan, Setelah pedagang burung mengetahui adanya uang palsu, pedagang kemudian melapor ke Polsek Tegalsari.

Polisi lalu melakukan penyidikan dan pada 16 Februari 2021 lalu tersangka telah dibekuk oleh Polisi.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

"Tersangka D dibekuk di pasar burung, tersangka PA dibekuk di Rungkut, setelah itu keduanya dibawa ke polsek Tegalsari untuk diproses lanjut," tandasnya.

Keduanya diancam Pasal 245 KUHP tentang pengedaran uang palsu kepada masyarakat. Dengan ancaman hukuman penjara lamanya lima belas tahun. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.