Senin, 19 Okt 2026 22:12 WIB

Harga Emas Naik, Masyarakat Berbondong Jual Perhiasan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 10 Mar 2022 09:17 WIB
Toko emas di Surabaya
Toko emas di Surabaya

selalu.id - Kenaikan harga emas menjelang momen Ramadan dimanfaatkan masyarakat untuk menjual perhiasan mereka untuk persiapan momen besar umat Islam Ramadan dan Lebaran.

Team Leader toko emas Bokor Mas di Jalan Tambak Rejo Surabaya, Endang Nur mengatakan bahwa harga emas memang selalu mengalami kenaikan saat menjelang bulan Ramadhan. Begitu sebaliknya setelah lebaran harga emas malah mengalami penurunan.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

"Ini mungkin karena menjelang Lebaran orang banyak pakai perhiasan. Dan biasanya setelah lebaran itu harganya turun karena biasanya juga seperti ini. Jadi kemungkinan setelah lebaran banyak orang jual," kata Endang, saat ditemui Selalu.id, Rabu (10/3/2022).

Endang mengaku, kini harga emas di tokonya mulai naik sejak dua minggu lalu. Ia menyebut tokonya menjual emas dengan kadar emas 8 karat, 16 karat 24 karat.

"Untuk emas dengan kadar 16 karat 1 gram menyentuh harga Rp 695 ribu yang sebelumnya hanya Rp 675 Ribu,"ujarnya.

Endang menyampaikan, untuk 8 karat satu gram Rp 480 ribu yang sebelumnya Rp 400 ribu. Lalu 24 karat ditokonya hanya ada antam yang 1 gram dijual Rp 1 juta dari sebelumnya seharga Rp 800 ribu.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

"Harga ini tergantung masing-masing toko," ucapnya.

Lebih lanjut Endang menyampaikan, semenjak harga emas mulai naik, banyak masyarakat yang berbondong-bondong mendatangi tokonya.

Setidaknya, kata dia, setiap hari ia menerima 30 penjual dari yang sebelumnya hanya 20 penjual.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

"Dengan kenaikan Emas ini banyak orang yang jual dengan nota yang lama. Nota lama itu kan harganya masih murah. Sekarang kan harganya naik, kalau orang tau harganya, kemungkinan akan jual," jelas Endang.

Endang menambahkan, mayoritas masyarakat yang menjual emas tersebut adalah untuk kebutuhan sehari-hari. Apalagi saat ini bahan pokok naik.

"Apalagi sekarang harga minyak goreng juga naik, bukan hanya emas saja," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.