Kamis, 03 Sep 2026 17:13 WIB

Harga Emas Naik, Masyarakat Berbondong Jual Perhiasan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 10 Mar 2022 09:17 WIB
Toko emas di Surabaya
Toko emas di Surabaya

selalu.id - Kenaikan harga emas menjelang momen Ramadan dimanfaatkan masyarakat untuk menjual perhiasan mereka untuk persiapan momen besar umat Islam Ramadan dan Lebaran.

Team Leader toko emas Bokor Mas di Jalan Tambak Rejo Surabaya, Endang Nur mengatakan bahwa harga emas memang selalu mengalami kenaikan saat menjelang bulan Ramadhan. Begitu sebaliknya setelah lebaran harga emas malah mengalami penurunan.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

"Ini mungkin karena menjelang Lebaran orang banyak pakai perhiasan. Dan biasanya setelah lebaran itu harganya turun karena biasanya juga seperti ini. Jadi kemungkinan setelah lebaran banyak orang jual," kata Endang, saat ditemui Selalu.id, Rabu (10/3/2022).

Endang mengaku, kini harga emas di tokonya mulai naik sejak dua minggu lalu. Ia menyebut tokonya menjual emas dengan kadar emas 8 karat, 16 karat 24 karat.

"Untuk emas dengan kadar 16 karat 1 gram menyentuh harga Rp 695 ribu yang sebelumnya hanya Rp 675 Ribu,"ujarnya.

Endang menyampaikan, untuk 8 karat satu gram Rp 480 ribu yang sebelumnya Rp 400 ribu. Lalu 24 karat ditokonya hanya ada antam yang 1 gram dijual Rp 1 juta dari sebelumnya seharga Rp 800 ribu.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

"Harga ini tergantung masing-masing toko," ucapnya.

Lebih lanjut Endang menyampaikan, semenjak harga emas mulai naik, banyak masyarakat yang berbondong-bondong mendatangi tokonya.

Setidaknya, kata dia, setiap hari ia menerima 30 penjual dari yang sebelumnya hanya 20 penjual.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

"Dengan kenaikan Emas ini banyak orang yang jual dengan nota yang lama. Nota lama itu kan harganya masih murah. Sekarang kan harganya naik, kalau orang tau harganya, kemungkinan akan jual," jelas Endang.

Endang menambahkan, mayoritas masyarakat yang menjual emas tersebut adalah untuk kebutuhan sehari-hari. Apalagi saat ini bahan pokok naik.

"Apalagi sekarang harga minyak goreng juga naik, bukan hanya emas saja," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.