Selasa, 21 Jul 2026 03:48 WIB

Ecoton Digandeng SD Muhammadiyah 3 Ikrom Gelar Ramadhan Ramah Lingkungan

Para siswa SD Muhammadiyah 3 Ikrom Sidoarjo sedang berkegiatan pengelolaan sampah organik. (Foto: dony/selalu.id)
Para siswa SD Muhammadiyah 3 Ikrom Sidoarjo sedang berkegiatan pengelolaan sampah organik. (Foto: dony/selalu.id)

selalu.id – Momen Ramadan selain bisa digunakan untuk meningkatkan spiritualitas, juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkugan. Untuk itu SD Muhammadiyah 3 Ikrom Sidoarjo bekerja sama dengan Ecoton.

Baca Juga: Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim

Mereka menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Isi Ramadan dengan Belajar Gaya Hidup Ramah Lingkungan” di RT 5, RW 3, Kelurahan Wage, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Kegiatan yang melibatkan kader Adiwiyata sekolah ini fokus pada sosialisasi dan praktik langsung pengelolaan sampah organik bersama warga setempat.
 
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 3 Ikrom, Nur Suciati, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen sekolah untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. “Kita ingin kader Adiwiyata tidak hanya menguasai ilmu di sekolah, tetapi juga mampu berdampak nyata di tengah masyarakat,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).
 
Firly Mas’ulatul Jannah, Koordinator Zero Waste Cities Ecoton, menjelaskan bahwa sampah organik mendominasi hingga 40-60�ri total sampah di daerah ini. “Pengelolaan harus dimulai dari sumber, yaitu rumah tangga dengan memilahkan dan mengolah sampah organik menjadi kompos atau eco enzyme. Hal ini akan menekan volume sampah ke TPA sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan,” jelasnya.
 
Selain sampah organik, keberadaan sampah plastik khususnya saset jadi perhatian yang dikemukakan dalam kegiatan ini. “Pengurangan konsumsi dan sistem penggunaan ulang adalah solusi utama. Jika tidak dimulai dari sumber, persoalan sampah akan terus berulang dan menjadikan masyarakat tergantung pada plastik sekali pakai,” tegasnya.
 
Ketua PKK setempat, Sutiani Suwito, mengapresiasi kegiatan yang digelar di bulan Ramadan ini. “Momentum bulan suci yang penuh refleksi sangat tepat untuk mengajak masyarakat peduli lingkungan. Ibu-ibu sangat mendukung dan berharap ada kegiatan lanjutan, terutama pembuatan eco enzyme yang bisa diolah menjadi sabun atau pupuk,” ungkapnya.
 
Melalui kegiatan ini, diharapkan kader Adiwiyata dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya aktif di sekolah, tetapi juga mampu menggerakkan masyarakat untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan nilai kepedulian tidak hanya kepada sesama, tetapi juga terhadap alam semesta.

Baca Juga: Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.