Minggu, 18 Okt 2026 20:57 WIB

Sosialisasi Empat Pilar di Pasuruan, Mufti: Nilai Kebangsaan Harus Dihidupkan

Sosialisasi Empat Pilar yang digelar di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur
Sosialisasi Empat Pilar yang digelar di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur

selalu.id - Anggota MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, mengajak masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan sebagai pedoman nyata dalam kehidupan sosial. Seruan itu ia sampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar yang digelar di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, 19 Februari 2026, dengan melibatkan tokoh masyarakat dan berbagai elemen komunitas.

Dalam forum yang berlangsung interaktif tersebut, Mufti menguraikan kembali makna strategis Empat Pilar yang meliputi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Ia menilai, keempat prinsip dasar itu bukan sekadar konsep normatif, melainkan fondasi ideologis yang telah menjaga stabilitas Indonesia selama puluhan tahun.

Baca Juga: Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Menurutnya, gagasan penguatan Empat Pilar pertama kali dirumuskan secara sistematis oleh almarhum Taufiq Kiemas saat memimpin MPR RI. Ia menekankan bahwa semangat tersebut harus terus dirawat lintas generasi.

Mufti menilai, dinamika global yang kian tak menentu—mulai dari konflik geopolitik, ancaman krisis pangan, perubahan iklim, hingga ketidakpastian ekonomi—menuntut bangsa Indonesia memiliki pegangan nilai yang kuat. Dalam situasi penuh tantangan itu, Empat Pilar dinilainya sebagai kompas moral sekaligus arah kebijakan kebangsaan.

“Bangsa ini memiliki modal ideologi yang kokoh. Pancasila dan prinsip kebinekaan menjadi perekat ketika dunia mengalami guncangan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam tindakan konkret. Semangat gotong royong dan solidaritas sosial, kata Mufti, harus kembali dihidupkan di tengah kecenderungan masyarakat yang semakin individualistis.

Baca Juga: Mahasiswa asal Pasuruan Tewas Terlindas Truk di Surabaya

“Nilai kebangsaan tidak cukup diucapkan, tetapi harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, seperti dengan saling membantu, peduli terhadap sesama, dan menjaga harmoni lingkungan,” tuturnya.

Selain itu, Mufti mengingatkan pentingnya menjaga hubungan antarumat beragama dan memperkuat toleransi dalam keberagaman. Ia menilai, pluralitas Indonesia adalah kekuatan yang harus dirawat, bukan dipertentangkan.
Di era digital, ia juga menyoroti bahaya disinformasi dan ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah persatuan. 

Masyarakat diminta lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial.

Baca Juga: Usut Dugaan Penyerobotan Lahan 13 Tahun di Pasuruan, Bareskrim Temukan Bukti Khusus

“Setiap warga memiliki tanggung jawab menjaga ruang publik tetap sehat. Verifikasi informasi sebelum membagikannya adalah bagian dari komitmen kebangsaan,” tegasnya.

Acara tersebut ditutup dengan dialog terbuka yang memperlihatkan antusiasme peserta dalam membahas isu-isu kebangsaan. Mufti berharap kegiatan serupa dapat terus digelar agar nilai Empat Pilar semakin membumi di tengah masyarakat.

Ia pun menegaskan bahwa selama prinsip-prinsip dasar bangsa dijaga dan diamalkan, Indonesia akan tetap tangguh menghadapi berbagai tantangan zaman.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Bawa Kukis Black ke PRJ Surabaya 2026, Kokola Tawarkan Promo Serba Rp10 Ribu hingga Emas

Fian berharap PRJ Surabaya terus berlangsung dan semakin berkembang. Area festival bisa diperluas dan melibatkan para UMKM.