Kamis, 18 Jun 2026 23:43 WIB

Berkah Ramadan, Rengginang Mojokerto Tembus ke Pasar Hongkong hingga Malaysia

Proses pembuatan rengginang Sawahan Gang 2, Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).
Proses pembuatan rengginang Sawahan Gang 2, Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Ramadan membawa berkah bagi Bagus Dwi Purnomo. Usaha rengginangnya semakin ramai dan tembus ke pasar internasional ke negara Hongkong dan Malaysia.

Pria 32 tahun ini merupakan warga Sawahan Gang 2, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Usaha rengginang yang sudah tiga generasi semakin berkembang bahkan bertambah ramai saat bulan suci ramadan.

Baca Juga: Bikin Onar di Jalan, Puluhan Remaja di Mojokerto Diamankan

Bulan suci ramadan ini, usaha rengginang miliknya mampu mengirim ke Hongkong dengan 3000 pieces dalam dua pengiriman.

Bagus Dwi Purnomo mengatakan, bulan Februari 2026 yang bersamaan dengan ramadan sudah dua kali mengirim ekspor rengginang ke Hongkong.

"Ya, untuk bulan Ramadan menuju hari raya, alhamdulillah permintannya meningkat. Biasanya satu bulan sekali, Hongkong minta 1.500 pieces dan alhamdulillah bulan ini dua kali," ungkapnya, Rabu (25/2/2026).

Produksi rengginang Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).Produksi rengginang Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).

Baca Juga: Isak Tangis Pecah saat Penyambutan Kepulangan 222 Jemaah Haji Mojokerto

Bagus mengatakan, sebanyak 3000 pieces itu dikerjakan selama delapan hari pada bulan ramadan tahun ini. Sebelumnya, tiap bulan hanya kirim 1500 pieces.

"Dikirim setiap bulan, jadi kami kerjakan dalam empat hari 1.500 pieces ketika sudah siap, langsung bisa dikirim. Alhamdulillah untuk di lokal, terutama di Jawa Timur, Madiun, Magetan, kemudian Surabaya, Malang, Tulungagung, Trenggalek, toko-toko juga pada minta," jelasnya.

Menurut Bagus, proses pembuatan rengginang pertama dimulai dengan merendam ketan lalu dicuci kemudian memasak ketan itu. Ada enam pekerja yang membantu produksi rengginang.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Hibahkan Tanah-Bangunan ke Kementerian Haji dan Umroh

Selanjutnya, ketan tersebut dibentuk kecil. Kemudian dijemur, lantaran saat ini musim hujan Bagus memasukkan rengginang itu ke oven lalu menggoreng.

"Alhamdulillah kapasitas produksi kami 100 kg bahan baku, 100 kg per hari. Untuk variannya dua, yaitu udang dan manis. Ada juga yang baru-baru ini ke Malaysia. Pertama di Hongkong, terus kemudian di Malaysia. Kalau yang di Malaysia masih 100 piece, mintanya masih sedikit. Kalau yang di Hongkong sudah 1.500 piece sudah dua kali bulan Februari ini," tandas Bagus.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ketika China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI, Begini Penjelasan Purbaya

Selain soal stabilitas fiskal, Purbaya mengatakan, menteri keuangan China turut memastikan cara pandang Indonesia dalam menyelesaikan masalah global.

Konflik Lahan Gereja Bethany Surabaya Kini Mulai Temui Solusi, Pemkot Jamin Begini

Hasil hearing ini menjadi langkah penting untuk mengakhiri polemik yang berkembang di tengah masyarakat. 

OMIPAS Pasuruan Resmi Digelar, Dorong Kualitas Akademik-Prestasi Siswa Madrasah

Melalui OMIPAS, diharapkan lahir generasi-generasi unggul yang mampu membawa nama Kabupaten Pasuruan di berbagai ajang kompetisi.

Ada Gangguan Listrik pada Sistem Lalu Lintas di Surabaya, Berikut Lokasinya

PLN kini terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Komplotan Curanmor dan Pembobol Konter di Probolinggo Dibekuk, Hasilnya Buat Judol dan Karaoke

Selain mencuri motor dan membobol konter HP, komplotan ini juga mencuri traktor milik para petani. Saat ini, polisi masih memburu pelaku lain yang kabur.

Vivo Y28, Rekomendasi HP Murah 2026: Berikut Spesifikasi dan Harganya

Ponsel ini membawa keseimbangan antara estetika dan performa yang pas untuk penggunaan sehari-hari tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.