Rabu, 25 Feb 2026 22:23 WIB

Berkah Ramadan, Rengginang Mojokerto Tembus ke Pasar Hongkong hingga Malaysia

Proses pembuatan rengginang Sawahan Gang 2, Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).
Proses pembuatan rengginang Sawahan Gang 2, Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Ramadan membawa berkah bagi Bagus Dwi Purnomo. Usaha rengginangnya semakin ramai dan tembus ke pasar internasional ke negara Hongkong dan Malaysia.

Pria 32 tahun ini merupakan warga Sawahan Gang 2, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Usaha rengginang yang sudah tiga generasi semakin berkembang bahkan bertambah ramai saat bulan suci ramadan.

Baca Juga: Melihat Al-Qur'an dan Kitab Kuno dari Kulit Berumur 400 Tahun di Ponpes Tertua Mojokerto

Bulan suci ramadan ini, usaha rengginang miliknya mampu mengirim ke Hongkong dengan 3000 pieces dalam dua pengiriman.

Bagus Dwi Purnomo mengatakan, bulan Februari 2026 yang bersamaan dengan ramadan sudah dua kali mengirim ekspor rengginang ke Hongkong.

"Ya, untuk bulan Ramadan menuju hari raya, alhamdulillah permintannya meningkat. Biasanya satu bulan sekali, Hongkong minta 1.500 pieces dan alhamdulillah bulan ini dua kali," ungkapnya, Rabu (25/2/2026).

Produksi rengginang Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).Produksi rengginang Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).

Baca Juga: Wali Kota Mojokerto Catat Indikator Positif di Tahun Pertama Jilid II

Bagus mengatakan, sebanyak 3000 pieces itu dikerjakan selama delapan hari pada bulan ramadan tahun ini. Sebelumnya, tiap bulan hanya kirim 1500 pieces.

"Dikirim setiap bulan, jadi kami kerjakan dalam empat hari 1.500 pieces ketika sudah siap, langsung bisa dikirim. Alhamdulillah untuk di lokal, terutama di Jawa Timur, Madiun, Magetan, kemudian Surabaya, Malang, Tulungagung, Trenggalek, toko-toko juga pada minta," jelasnya.

Menurut Bagus, proses pembuatan rengginang pertama dimulai dengan merendam ketan lalu dicuci kemudian memasak ketan itu. Ada enam pekerja yang membantu produksi rengginang.

Baca Juga: Razia Balap Liar di Mojokerto, 37 Remaja dan 21 Motor Diamankan

Selanjutnya, ketan tersebut dibentuk kecil. Kemudian dijemur, lantaran saat ini musim hujan Bagus memasukkan rengginang itu ke oven lalu menggoreng.

"Alhamdulillah kapasitas produksi kami 100 kg bahan baku, 100 kg per hari. Untuk variannya dua, yaitu udang dan manis. Ada juga yang baru-baru ini ke Malaysia. Pertama di Hongkong, terus kemudian di Malaysia. Kalau yang di Malaysia masih 100 piece, mintanya masih sedikit. Kalau yang di Hongkong sudah 1.500 piece sudah dua kali bulan Februari ini," tandas Bagus.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Rusunawa Sombong Surabaya Terbakar: 4 Kamar Ludes, Penghuni Semburat

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, satu orang dilaporkan mengalami syok.

Kejati Jatim Hentikan Proses Hukum Guru Honorer di Probolinggo yang Rangkap Jabatan PLD

Tersangka diduga memalsukan keadaan untuk mendapatkan posisi sebagai PLD dengan menyembunyikan statusnya sebagai guru tidak tetap.

RSI Nashrul Ummah Lamongan Mencekam, Pasien hingga Pengunjung Panik

Satpam RSI Nashrul Ummah kemudian menghubungi call center 110. Pamapta I Polres Lamongan Ipda Lucky Ardiansya bergerak cepat menuju lokasi.

Ngabuburit Ramadan Bakal Digelar di Tugu Pahlawan Surabaya, Catat Tanggalnya

Kegiatan ini bakal menghadirkan bazar kuliner, hiburan, serta agenda edukasi sejarah.

Polda Jatim Sidak Pasar di Surabaya Jelang Lebaran, Pastikan Harga Bapok Stabil dan Aman

Polda Jatim memastikan tidak akan segan mengambil langkah hukum apabila ditemukan pelanggaran yang mengarah pada tindak pidana.

Gugatan Wabup Jember Djoko Susanto Kandas di Putusan Sela

Dengan diterimanya eksepsi kompetensi absolut, maka gugatan rekonvensi atau gugatan balik yang diajukan Wabup Djoko Susanto otomatis tidak dapat dilanjutkan.