Sabtu, 06 Jun 2026 00:14 WIB

Kejati Jatim Hentikan Proses Hukum Guru Honorer di Probolinggo yang Rangkap Jabatan PLD

Aspidsus Kejati Jatim Wagiyo didampingi Kasi Penkum Adnan saat memberikan keterangan. (Dok. Kejati Jatim).
Aspidsus Kejati Jatim Wagiyo didampingi Kasi Penkum Adnan saat memberikan keterangan. (Dok. Kejati Jatim).

selalu.id - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menghentikan proses hukum terhadap Muhammad Misbahul Huda, seorang guru honorer di Probolinggo yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus rangkap jabatan sebagai Pendamping Lokal Desa (PLD).

Keputusan ini diambil meskipun unsur pidana korupsi dalam perbuatan tersebut dinilai tetap terpenuhi.

Baca Juga: Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Asisten Pidana Khusus Kejati Jatim, Wagiyo mengatakan bahwa perbuatan Misbahul sejak awal memenuhi unsur pidana.

Tersangka diduga memalsukan keadaan untuk mendapatkan posisi sebagai PLD dengan menyembunyikan statusnya sebagai guru tidak tetap.

“Perbuatan melawan hukumnya pertama adalah pemalsuan. Yang bersangkutan sebenarnya berstatus guru tidak tetap, tetapi menyatakan bukan guru untuk mendapatkan kedudukan tertentu. Ini berlanjut pada penerimaan manfaat yang menimbulkan kerugian keuangan negara, sehingga sejak awal dikualifikasikan sebagai tindak pidana korupsi, bukan pidana umum,” jelasnya, Rabu (25/2/2026).

Berdasarkan penyelidikan, Misbahul telah bekerja sebagai guru tidak tetap di SDN Brabe 1, Kecamatan Maron, sejak 2017 hingga 2025 dengan total penerimaan sekitar Rp138,2 juta. Pada 2019, saat masih aktif mengajar, ia mendaftar sebagai PLD di Desa Brabe.

Untuk memenuhi syarat administrasi, tersangka diduga membuat surat pernyataan palsu yang menyatakan dirinya mengundurkan diri dari jabatan guru sejak 17 Juli 2019, padahal faktanya ia masih mengajar hingga 2025.

Surat palsu tersebut juga dibuat untuk mengelabui Kementerian Desa untuk menandaskan bahwa ia tidak memiliki ikatan kerja lain.

Baca Juga: Pria di Probolinggo jadi Korban Begal, Satu Motor Matik Raib 

Akibat tindakan tersebut, sejak 2021 hingga Juni 2025, Misbahul menerima honor sebagai PLD senilai total sekitar Rp120,9 juta.

Padahal, peraturan yang berlaku termasuk Keputusan Menteri Desa dan perjanjian kerja melarang PLD merangkap jabatan lain yang dibiayai APBN, APBD, atau APBDes demi mencegah konflik kepentingan.

Kontrak sebagai guru tidak tetap pun memuat larangan serupa. Jaksa menilai kerugian negara akibat perbuatan ini mencapai Rp118 juta.

Namun, Wagiyo menjelaskan bahwa penahanan terhadap tersangka sudah ditangguhkan sejak pekan lalu. Salah satu alasan utama adalah telah dilakukannya pemulihan kerugian negara.

Baca Juga: Yadnya Kasada Suku Tengger Semeru Lahirkan Tiga Dukun Pandita Baru

“Pada Senin kemarin, tersangka melalui keluarganya telah mengembalikan seluruh kerugian keuangan negara,” paparnya.

Selain pengembalian dana, Kejati juga mempertimbangkan aspek rasa keadilan di masyarakat dan perkembangan pemberitaan, mengingat perkara ini bermula dari laporan publik.

“Kami mempertimbangkan kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan. Unsur pidananya tetap terpenuhi, tetapi ada pertimbangan lain yang kami nilai penting dalam pengambilan keputusan ini,” tandas Wagiyo.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.