Minggu, 22 Feb 2026 14:32 WIB

Asik Patrol Bangunkan Sahur, Remaja Diserang Gangster Bersajam di Mojokerto

Rekaman video CCTV memperlihatkan gangster serang pemuda saat patrol.
Rekaman video CCTV memperlihatkan gangster serang pemuda saat patrol.

selalu.id - Puluhan anggota gangster menyerang remaja saat patrol atau membangunkan warga untuk sahur di Desa Kembangsri, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Penyerangan itu terekam kamera pengawas yang terpasang di Masjid Al Azhar. Tampak dalam video, puluhan gangster itu datang dari arah timur melaju ke barat.

Baca Juga: Kepergok Curi Kotak Amal, Dua Pemuda asal Surabaya Dimassa di Mojokerto

Tak lama kemudian, gerombolan gangster itu putar arah kembali ke timur lalu berdiri di depan gang yang tepat berada di samping Masjid Al Azhar.

Kemudian lima anggota ganster masuk dan menyerang remaja yang saat itu patrol untuk membangunkan warga untuk sahur dengan memakai sepeda dan motor.

Takmir Masjid Al Azhar, Wiyan mengatakan, kejadian penyerangan itu terjadi pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.

"Saat itu anak-anak keretuk (patrol untuk bangunkan sahur) itu berangkatnya dari sebelah utara ke selatan. Kemudian pas di sampingnya masjid, tiba-tiba ada sekelompok anak-anak muda, itu mungkin yang dikatakan dengan gester itu mungkin itu bawa parang, bawa clurit," kata Wiyan, Minggu (22/2/2026).

Baca Juga: Halo Rekk! Pasar Takjil Ramadan di Ketidur Mojokerto Bakal Hadir Lagi, Catat Tanggalnya

Ia menambahkan, gerombolan gangster itu ada sekitar puluhan anak muda dengan mengendarai motor dan berboncengan semua.

"Itu ada beberapa kelompok anak itu sekitar mungkin kalau nggak salah sekitar 15 atau 20 anak. Bawa kendaraan, boncengan-boncengan semuanya. Kemudian sekitar ada 4 anak yang lari mengejar anak keretuk-keretuk itu.

Tapi anak keretuk-keretuk itu ada sebagian yang bawa sepeda motor. Nah ada 2 atau 3, nah kemudian didatangi itu otomatis anak-anak itu ketakutan lari sepedanya ditinggal," ungkapnya.

Baca Juga: Keluh Pemdes Medali Mojokerto soal Pembangunan Desa Tertunda Imbas Pemotongan DD dan AD

Menurut Wiyan, sepeda dan motor yang ditinggal oleh anak-anak yang sedang patrol itu kemudian dirusak oleh gerombolan gangster.

"Langsung didatangi dengan anak itu, tiba-tiba sepeda motor itu juga dirusak. Dirusak lampunya, kemudian tangkinya. Sampai tadi pagi itu saya lihat itu ada bekasnya, bekas sepeda motor itu yang sudah roboh itu ada bensin-bensinnya yang meleler gitu. Antara warga dianiaya dan tidak itu kemungkinan insya Allah tidak ada karena tidak ada laporan selama ini, itu cuma anak-anak hanya merasa ketakutan lari sendiri-sendiri. Lari-lari untuk menyelamatkan diri. Warga tidak ada yang tahu (kenal)," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Potret Sukses Sistem Perlindungan Mandiri di Genteng Surabaya, Warga Sakit Dapat Rp250 Ribu

Ketua RW 9 menjelaskan perlindungan sosial tersebut bersumber dari Kas Kampung Madani yang dikelola secara mandiri oleh warga. 

Mendikdasmen Resmikan 124 Gedung Sekolah di Jember, Revitalisasi Nasional Ditarget Rampung Sebelum 2029

Dari total 11.167 satuan pendidikan yang telah dialokasikan anggarannya, 100 persen telah selesai dan siap digunakan.

Dua Bocah Probolinggo Hanyut di Sungai, Satu Tewas, Lainnya Belum Ditemukan

Sementara Firza sampai saat ini masih dalam pencarian tim gabungan dari BPBD Kabupaten Probolingo, TNI/Polri, dan relawan.

Kampung Ramadan Gebang Putih Surabaya Diserbu, UMKM Raup Omzet Signifikan

Tahun ini, Kampung Ramadan Gebang Putih menghadirkan 250 lapak, di mana 200 di antaranya dioperasikan oleh warga setempat.

Sidang Suap Pokir DPRD Jatim, Jaksa KPK Tuntut 4 Terdakwa Hukuman Bervariasi

Hasanuddin didakwa memberikan Kusnadi total uang Rp12 miliar Sementara itu, Jodi menyuap Kusnadi hingga Rp18,61 miliar.

SAKIP Surabaya Lampaui Rata-Rata Nasional, Skornya Tembus AA 91,83

Surabaya dinilai berhasil mengintegrasikan sistem perencanaan, pelaksanaan, hingga pengukuran dampak kinerja secara presisi.