Kamis, 01 Okt 2026 06:15 WIB

Kampung Ramadan Gebang Putih Surabaya Diserbu, UMKM Raup Omzet Signifikan

Suasana kampung Ramadhan Gebang Putih, Sukolilo, Surabaya (foto: dony/selalu.id)
Suasana kampung Ramadhan Gebang Putih, Sukolilo, Surabaya (foto: dony/selalu.id)

selalu.id – Memasuki hari-hari awal Ramadan 1447 Hijriah, Kampung Ramadan Gebang Putih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, kembali menjadi pusat perhatian masyarakat. Pada Sabtu (21/2/2026), area sepanjang 600 meter di Jalan Gebang Lor, Kelurahan Gebang Putih, diserbu ribuan pengunjung sejak pukul 16.00 WIB, menjadikan acara tahunan ini sebagai salah satu destinasi favorit di bulan suci.

Meski cuaca sedikit mendung, semarak suasana tetap meriah. Pengunjung yang hadir tidak hanya anak-anak, tetapi juga kalangan mahasiswa hingga keluarga rumah tangga yang antusias berburu takjil dan menu berbuka puasa. Momen ini menjadi lebih istimewa karena bertepatan dengan akhir pekan, sehingga banyak warga memanfaatkannya untuk ngabuburit bersama keluarga sekaligus menikmati kuliner lokal.

Baca Juga: Tiga Anggota DPRD Kader Gerindra di Jatim Terjaring Razia Narkoba di Hotel Surabaya

Salah satu panitia di lokasi mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung pada hari ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari sebelumnya. “Kami melihat peningkatan pengunjung yang cukup tinggi hari ini. Biasanya memang lebih ramai,” ujarnya. 

Tahun ini, Kampung Ramadan Gebang Putih menghadirkan 250 lapak, di mana 200 di antaranya dioperasikan oleh warga setempat, dan sisanya diisi pedagang dari berbagai wilayah Surabaya dan sekitarnya. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan meningkatnya antusiasme masyarakat.

Baca Juga: GSJT Protes Barcode Solar Bersubsidi, Ratusan Truk Towing Padati Surabaya

Ramainya pengunjung membawa berkah besar bagi pelaku UMKM lokal. Sejumlah pedagang mengaku dagangan mereka ludes bahkan sebelum azan Magrib berkumandang. Ibu Marhamah, penjual es campur dan gorengan yang memiliki lapak di titik strategis, mengaku bersyukur dengan lonjakan pembeli tahun ini. “Alhamdulillah, hari ini ramai sekali. Bahkan sebelum jam buka puasa beberapa menu sudah hampir habis,” katanya.

Menurutnya, kualitas rasa dan konsistensi pelayanan menjadi kunci untuk bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat setiap tahun. Fenomena serupa juga dirasakan oleh pedagang minuman segar, aneka gorengan, hingga jajanan unik yang diminati anak-anak seperti kue kering dan kue basah. Beberapa lapak bahkan menerapkan sistem pre-order untuk mengantisipasi lonjakan pembeli yang tidak terduga.

Baca Juga: Tongkat Komando Polres Pasuruan Beralih ke AKBP Irawan Setyono, Ini Pesan Kapolda Jatim

Di tengah geliat ekonomi yang menggembirakan, panitia tetap memprioritaskan isu kebersihan. Mereka terus mengimbau pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya. “Kami terus mengimbau agar semua pihak menjaga kebersihan. Ramadan adalah bulan ibadah, dan kebersihan bagian dari iman,” tegas salah satu panitia.

Dengan pengelolaan yang semakin tertata, ratusan lapak aktif, dan ribuan pengunjung setiap hari, Kampung Ramadan Gebang Putih diprediksi akan terus dipadati hingga menjelang Idulfitri, terutama di masa liburan. Kombinasi antara nilai religius, semangat gotong royong, dan geliat ekonomi lokal menjadikan acara ini bukan hanya pusat kebersamaan, tetapi juga penggerak ekonomi umat yang nyata di bulan suci.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gerindra Jatim Siapkan Sanksi Pemecatan hingga PAW Bagi Kadernya yang Pesta Sabu di Surabaya

Pihak partai menegaskan tak segan mengambil langkah pemecatan hingga Pergantian Antar Waktu (PAW) jika tuduhan tersebut terbukti secara hukum.

Siapa Pemilik The Alana Hotel Surabaya?

Hotel bintang empat ini berlokasi di Jalan Ketintang Baru I No. 10–12, Surabaya. Lokasinya, tak jauh dari tempat diskotek bahkan Polda Jawa Timur.

Penampakan The Alana Hotel Surabaya, Tempat Pesta Sabu Tiga Kader Gerindra

William menceritakan, kedelapan tamu tersebut datang pada hari yang sama secara bertahap dan memesan tiga kamar langsung di lokasi (walk-in).

Pesan Khusus Gubernur Khofifah saat Lepas 74 Santri Jatim Berlaga di PPSN VI

Kegiatan ini berlangsung hingga 6 Oktober 2026 mendatang, diikuti oleh kontingen santri dari pelbagai provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua.

Surat Tak Digubris, Pedagang Pasar Buah Tanjungsari 77 Sindir Pemkot Surabaya Lewat Baliho

Baliho itu dipasang, cara pedagang menyampaikan protes setelah surat permohonan dialog kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya disebut tak kunjung dibalas.

Soal Pesta Narkoba Kader Gerindra di Hotel The Alana Surabaya, Manajemen Cuma Bilang Gini

Tiga dari delapan orang yang diringkus merupakan anggota DPRD aktif tingkat kabupaten di wilayah Jawa Timur dari fraksi Partai Gerindra.