Selasa, 21 Jul 2026 16:54 WIB

Potret Sukses Sistem Perlindungan Mandiri di Genteng Surabaya, Warga Sakit Dapat Rp250 Ribu

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 22 Feb 2026 11:57 WIB
Wali Kota Eri saat berkunjung ke RW 9 Lemah Putro. (Dok/Diskominfo Surabaya). 
Wali Kota Eri saat berkunjung ke RW 9 Lemah Putro. (Dok/Diskominfo Surabaya). 

selalu.id - RW 9 Lemah Putro, Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, menjadi contoh kampung dengan sistem perlindungan sosial mandiri berbasis gotong royong. 

Warga yang sakit dan dirawat di rumah sakit mendapat santunan Rp250 ribu, sementara santunan kematian diberikan sebesar Rp400 ribu dari kas swadaya warga.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Model ini mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat melakukan monitoring Kampung Pancasila di Balai RW 9, Sabtu (21/2/2026) lalu.

Eri menyebut sistem yang dibangun RW 9 menjadi bukti nilai Pancasila diwujudkan dalam aksi nyata.

“Pancasila itu tidak lagi hanya dalam lisan, tapi dalam langkah dan perbuatan. Saya bangga karena data keluarga miskin direkap dengan jelas, mana yang dicover pemkot dan mana yang dibantu melalui swadaya RW, sehingga bantuan tidak menumpuk,” ujar Eri.

Ketua RW 9 Lemah Putro, Agung Diponegoro, menjelaskan perlindungan sosial tersebut bersumber dari Kas Kampung Madani yang dikelola secara mandiri oleh warga. 

Dana itu, kata dia, digunakan untuk membantu warga sakit, santunan kematian, hingga dukungan pendidikan.

“Kami memiliki sistem perlindungan sosial mandiri. Bantuan kesehatan Rp250 ribu untuk warga yang dirawat di rumah sakit dan santunan kematian Rp400 ribu. Ini bentuk solidaritas warga,” kata Agung.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Selain perlindungan sosial, RW 9 juga menjalankan pemberdayaan ekonomi melalui budidaya lele serta pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Dari hasil penjualan sampah, 20 persen dikembalikan kepada warga.

Eri menegaskan pentingnya transparansi data kemiskinan. Ia menyebut penetapan warga miskin desil 1–5 harus mengacu pada 39 indikator, mulai kondisi fisik bangunan hingga pendapatan.

“Anggaran kita terbatas, ada skala prioritas. Untuk bantuan pendidikan misalnya, difokuskan dua anak per keluarga agar merata,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan warga usia produktif agar tidak bergantung pada bantuan sosial jika masih mampu bekerja. Pemerintah, kata dia, akan memprioritaskan lansia di atas 60 tahun yang tinggal sendiri untuk mendapatkan perlindungan penuh.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Orang nomor satu di Surabaya itu berharap model kemandirian RW 9 Lemah Putro bisa direplikasi di wilayah lain di Surabaya, sehingga kesejahteraan warga tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi juga diperkuat solidaritas lingkungan.

“Kalau RW-nya bergerak dan warganya kompak, kesejahteraan pasti tercapai,” tandasnya.

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.