Sabtu, 06 Jun 2026 07:04 WIB

Potret Sukses Sistem Perlindungan Mandiri di Genteng Surabaya, Warga Sakit Dapat Rp250 Ribu

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 22 Feb 2026 11:57 WIB
Wali Kota Eri saat berkunjung ke RW 9 Lemah Putro. (Dok/Diskominfo Surabaya). 
Wali Kota Eri saat berkunjung ke RW 9 Lemah Putro. (Dok/Diskominfo Surabaya). 

selalu.id - RW 9 Lemah Putro, Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, menjadi contoh kampung dengan sistem perlindungan sosial mandiri berbasis gotong royong. 

Warga yang sakit dan dirawat di rumah sakit mendapat santunan Rp250 ribu, sementara santunan kematian diberikan sebesar Rp400 ribu dari kas swadaya warga.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Model ini mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat melakukan monitoring Kampung Pancasila di Balai RW 9, Sabtu (21/2/2026) lalu.

Eri menyebut sistem yang dibangun RW 9 menjadi bukti nilai Pancasila diwujudkan dalam aksi nyata.

“Pancasila itu tidak lagi hanya dalam lisan, tapi dalam langkah dan perbuatan. Saya bangga karena data keluarga miskin direkap dengan jelas, mana yang dicover pemkot dan mana yang dibantu melalui swadaya RW, sehingga bantuan tidak menumpuk,” ujar Eri.

Ketua RW 9 Lemah Putro, Agung Diponegoro, menjelaskan perlindungan sosial tersebut bersumber dari Kas Kampung Madani yang dikelola secara mandiri oleh warga. 

Dana itu, kata dia, digunakan untuk membantu warga sakit, santunan kematian, hingga dukungan pendidikan.

“Kami memiliki sistem perlindungan sosial mandiri. Bantuan kesehatan Rp250 ribu untuk warga yang dirawat di rumah sakit dan santunan kematian Rp400 ribu. Ini bentuk solidaritas warga,” kata Agung.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Selain perlindungan sosial, RW 9 juga menjalankan pemberdayaan ekonomi melalui budidaya lele serta pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Dari hasil penjualan sampah, 20 persen dikembalikan kepada warga.

Eri menegaskan pentingnya transparansi data kemiskinan. Ia menyebut penetapan warga miskin desil 1–5 harus mengacu pada 39 indikator, mulai kondisi fisik bangunan hingga pendapatan.

“Anggaran kita terbatas, ada skala prioritas. Untuk bantuan pendidikan misalnya, difokuskan dua anak per keluarga agar merata,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan warga usia produktif agar tidak bergantung pada bantuan sosial jika masih mampu bekerja. Pemerintah, kata dia, akan memprioritaskan lansia di atas 60 tahun yang tinggal sendiri untuk mendapatkan perlindungan penuh.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Orang nomor satu di Surabaya itu berharap model kemandirian RW 9 Lemah Putro bisa direplikasi di wilayah lain di Surabaya, sehingga kesejahteraan warga tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi juga diperkuat solidaritas lingkungan.

“Kalau RW-nya bergerak dan warganya kompak, kesejahteraan pasti tercapai,” tandasnya.

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.