Rabu, 04 Feb 2026 04:26 WIB

Jelang PSBB, GNBK Jatim dan Satgas Saber Pungli Bagi-bagi Sembako di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 27 Apr 2020 12:37 WIB

Surabaya (selalu.id) - Menjelang diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Surabaya pada 28 April 2020 besok, berbagai komunitas dan organisasi bergerak meyalurkan bantuan kepada warga rentan. Tim Satgas Saber Pungli Kemenkopolhukam Jatim, GNPK dan BPN bagi sembako serta masker.

Ratusan paket Sembako, masker, hand Sanitizer dan uang tunai dibagikan di depan Hotel Grand Dafam, Surabaya, Senin (27/4/2020).

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

Pembagian dihadiri oleh Ketua DPP GNPK Jatim, Mariyadi, Timsos Satgas Saber Pungli Kemenkopolhukam, Rizki Putra, Ketua Bidang Pengaduan Masyarakat, Miko Saleh serta Ketua Bidang Upaya Hukum DPP GNPK Jatim, Antonius Sentosa.

"Dalam kondisi seperti ini memang dibutuhkan kesadaran berbagai pihak. Bersama ulurkan tangan beri bantuan sesuai kemampuan. Dan kita bantu pemerintah agar penyebaran Corona tidak tambah penderita, khususnya di Surabaya,"kata Ketua DPP GNPK Jatim, Mariyadi di sela-sela pembagian sembako, Senin (27/4/2020).

Mariyadi menambahkan, gerakan sosial ini, merupakan salah satu bentuk program kepedulian kepada sesama. Dan kedepan, banyak yang akan di lakukan GNPK Jatim untuk masyarakat, terutama warga miskin.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

"GNPK dan Satgas Saber Pungli akan terus bergerak dengan aksi sosial lainnya. Demi mewujudkan rasa gotong royong dan kepedulian dengan sesama," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Pengaduan Masyarakat DPP GNPK Jatim, Miko Saleh mengaku mendukung penuh diberlakukannya PSBB. Miko mengimbau agar warga Surabaya tidak panik menghadapi keadaan ini.

"Profesi Ojek Online rentan kena dampak pandemi Corona ini. Semoga paket sembako dan uang tunai dan masker bantuan kita,bisa ringankan beban hidup saat pandemi Covid-19,"ujar pria yang akrab disapa Miko ini.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Miko berharap kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan untuk membantu masyarakat yang rentan akibat pandemi Corona.

"Semoga kegiatan ini tidak berhenti di sini saja. Minggu - minggu depan bisa kita lakukan di tempat lain," tutup Miko.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.