Minggu, 18 Okt 2026 19:19 WIB

Reog Ponorogo Masuk Nominasi Tunggal Warisan Budaya UNESCO

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 28 Feb 2022 12:48 WIB
Kesenian Reog Ponorogo
Kesenian Reog Ponorogo

selalu.id - Reog Ponorogo berhasil masuk nominasi tunggal Warisan Budaya Tak Benda Indonesia atau Intangible Cultural Heritage/ICH ke United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

Sebelumnya, tahun 2013 Reog Ponorogo tercata sebagai warisan Budaya Tak berbenda olek Mendikbud RI.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

"Kenapa disebut nominasi tunggal, karena memang reog hanya ada di Ponorogo. Kalaupun reog dimainkan di Medan atau di Makassar misalnya, ya namanya tetap Reog Ponorogo, bukan reog Medan dan seterusnya," kata, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Senin (28/1/2022).

Khofifah mengajak kepada masyarakat Indonesia untuk mendukung mendukung baik melalui testimoni maupun dukungan melalui sosial media. Ia berharap Reog Ponorogo berhasil lolos sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO.

Sehingga, kesenian kebanggaan masyarakat Ponorogo, Jawa Timur serta Indonesia ini akan semakin mendunia dan membawa nama baik Indonesia.

"Saya yakin bahwa kesenian Reog Ponorogo telah memiliki nilai luar biasa sebagai syarat untuk mendapatkan pengakuan sebagai warisan budaya tak benda dunia dari UNESCO," ungkapnya.

Baca Juga: Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

Khofifah menyampaikan,

Bahwa bulu merak tersebut, kata dia bukan dicabut, akan tetapi memang dalam kurun waktu tertentu bulu merak tersebut lepas sendiri dari tubuh Merak.

"Kemudian yang belasan tahunan lalu menggunakan kulit harimau, namun saat ini sudah diganti kulit kambing yang kemudian diformat seperti kulit harimau," jelasnya.

Baca Juga: DPRD Jatim Sahkan Perda Hak Disabilitas, Perkuat Perlindungan dan Kesetaraan Hukum

"Kalau dua hal ini sudah terjawab dan meyakinkan UNESCO, InsyaAllah Reog Ponorogo akan lolos sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO,” imbuh Khofifah.

Sementara itu, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, mengatakan bahwa pihaknya akan terus berusaha dan kerja keras agar dunia mau mengakui Reog Ponorogo.

"Maturnuwun sanget dukungannya Ibu Gubernur. Kami akan terus bekerja keras agar ini bisa berhasil lolos. Mohon doanya juga kepada seluruh masyarakat Ponorogo," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Bawa Kukis Black ke PRJ Surabaya 2026, Kokola Tawarkan Promo Serba Rp10 Ribu hingga Emas

Fian berharap PRJ Surabaya terus berlangsung dan semakin berkembang. Area festival bisa diperluas dan melibatkan para UMKM.

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.

Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Menjelang sore hari, para pengunjung disuguhkan lanskap persawahan yang asri sembari diiringi alunan musik akustik.