Senin, 09 Feb 2026 18:38 WIB

Biaya Pengobatan Korban Keracunan Soto Ayam MBG Mojokerto Ditanggung Badan Gizi Nasional

selalu.id - Biaya pengobatan korban keracunan menu soto ayam makan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto ditanggung oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

 

Baca Juga: Sengketa Lahan Kakek Wawan vs Pelindo Ramai, DPRD Surabaya Minta Publik Tak Seret MBG

Data terakhir, sebanyak 261 orang terdampak mulai dari siswa, santri hingga orang tua siswa yang sempat menyantap menu soto ayam makan bergizi gratis (MBG).

 

Namun, 140 orang sudah dinyatakan sehat atau pulang ke rumah setelah mendapat perawatan medis di posko kesehatan yang disediakan di Pondok Pesantren Ma'had An Nur, puskesmas hingga rumah sakit.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko mengatakan, penanganan orang terdampak atau keracunan menu makan bergizi gratis ini di beberapa rumah sakit.

 

"Ada beberapa rumah sakit Mojokerto Raya kita libatkan dan yang terbesar penanganannya ada di Soekandar ada 49 update terakhir," kata Teguh, Minggu (11/1/2026).

Baca Juga: Ini Dugaan Penyebab Ratusan Orang di Mojokerto Keracunan MBG

 

Ia menambahkan, terdapat tujuh sekolah terdampak dari menu soto ayam makan bergizi gratis pada Jumat (9/1/2026) lalu yang disediakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Bina Bangsa Semarang.

 

"Data yang disampaikan yang kita terima ada tujuh sekolah yang terdampak dari proses pemberian makan. Ada beberapa yang sudah diambil sampelnya, hasil sampel akan keluar senin besok. Hasil yang keluar semoga valid. Semua yang diuji semua makannya dan muntahan pasien," jelasnya.

Baca Juga: Cerita Ibu dua Anak yang Keracunan MBG di Mojokerto

 

Teguh menegaskan, semua orang yang terdampak dengan menu makan bergizi gratis ini tidak akan mengeluarkan biaya sama sekali lantaran biaya pengobatan korban keracunan massal ditanggung oleh BGN.

 

"Biaya kita sudah sepakat dengan BGN, semua ditanggung BGN. Masyarakat terdampak gratis tidak mengeluarkan uang termasuk penanganan rumah sakit," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jelang Imlek, Salon di Surabaya Diserbu Pelanggan

Banyak masyarakat memilih untuk merapikan penampilan sebagai bentuk persiapan menyambut tahun baru, dengan tren gaya rambut yang semakin beragam dan bebas.

Menanti Siapa Saja Anggota DPRD Surabaya yang Jadi Tersangka Kasus Bimtek

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya yang menyedot anggaran hingga miliaran rupiah.

Tingkatkan Layanan Terminal Peti Kemas, Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru

Alat-alat tersebut rencananya akan mulai tiba secara bertahap pada semester-II tahun 2026.

Kasus Korupsi Bimtek DPRD Surabaya, Siapa yang Akan Jadi Tersangka?

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya dengan anggaran miliaran rupiah.

Khofifah Dirujak Netizen usai Mangkir di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim: Pedes Banget!

Tak banyak dari mereka, menyatakan kekhawatiran akan kemungkinan penyelidikan tidak berjalan transparan, hingga menginginkan proses hukum berjalan cepat.

Pesan Khusus Ning Ita pada Insan Pers Dalam Perayaan HPN ke-80 di Mojokerto

Ning Ita mengatakan di tengah berbagai tantangan nasional dan global, pers di daerah memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang menyejukkan.