Senin, 02 Feb 2026 00:55 WIB

Biaya Pengobatan Korban Keracunan Soto Ayam MBG Mojokerto Ditanggung Badan Gizi Nasional

selalu.id - Biaya pengobatan korban keracunan menu soto ayam makan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto ditanggung oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

 

Baca Juga: Sengketa Lahan Kakek Wawan vs Pelindo Ramai, DPRD Surabaya Minta Publik Tak Seret MBG

Data terakhir, sebanyak 261 orang terdampak mulai dari siswa, santri hingga orang tua siswa yang sempat menyantap menu soto ayam makan bergizi gratis (MBG).

 

Namun, 140 orang sudah dinyatakan sehat atau pulang ke rumah setelah mendapat perawatan medis di posko kesehatan yang disediakan di Pondok Pesantren Ma'had An Nur, puskesmas hingga rumah sakit.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko mengatakan, penanganan orang terdampak atau keracunan menu makan bergizi gratis ini di beberapa rumah sakit.

 

"Ada beberapa rumah sakit Mojokerto Raya kita libatkan dan yang terbesar penanganannya ada di Soekandar ada 49 update terakhir," kata Teguh, Minggu (11/1/2026).

Baca Juga: Ini Dugaan Penyebab Ratusan Orang di Mojokerto Keracunan MBG

 

Ia menambahkan, terdapat tujuh sekolah terdampak dari menu soto ayam makan bergizi gratis pada Jumat (9/1/2026) lalu yang disediakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Bina Bangsa Semarang.

 

"Data yang disampaikan yang kita terima ada tujuh sekolah yang terdampak dari proses pemberian makan. Ada beberapa yang sudah diambil sampelnya, hasil sampel akan keluar senin besok. Hasil yang keluar semoga valid. Semua yang diuji semua makannya dan muntahan pasien," jelasnya.

Baca Juga: Cerita Ibu dua Anak yang Keracunan MBG di Mojokerto

 

Teguh menegaskan, semua orang yang terdampak dengan menu makan bergizi gratis ini tidak akan mengeluarkan biaya sama sekali lantaran biaya pengobatan korban keracunan massal ditanggung oleh BGN.

 

"Biaya kita sudah sepakat dengan BGN, semua ditanggung BGN. Masyarakat terdampak gratis tidak mengeluarkan uang termasuk penanganan rumah sakit," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.