Minggu, 01 Feb 2026 22:57 WIB

Tanpa Naikkan Pajak, PAD Jember Tembus Rp1 Triliun di 2025

selalu.id - Pemerintah Kabupaten Jember mencatat sejarah baru dalam pengelolaan keuangan daerah. Untuk pertama kalinya, Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jember menembus angka Rp1 triliun pada Tahun Anggaran 2025.

Capaian tersebut disampaikan dalam press conference Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Jember di Aula Kantor Bapenda, Selasa (6/1/2025).

Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Berdasarkan data Bapenda, PAD Jember mencapai Rp1,024 triliun. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp774 miliar.

Secara persentase, kenaikan PAD Jember mencapai 32,36 persen. Lonjakan tersebut diklaim sebagai hasil efektivitas kebijakan fiskal pemerintah daerah.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan capaian PAD tidak diperoleh dengan menaikkan pajak daerah. Pemerintah daerah justru melakukan relaksasi fiskal di sejumlah sektor.

Baca Juga: Konflik Lahan di Jember Masih Rawan, DPRD Dorong Peran Posbakum Desa

“Ini pencapaian yang patut kita syukuri karena diraih tanpa menaikkan pajak. Bahkan, beberapa pungutan kami turunkan, seperti retribusi pasar tradisional,” terang Gus Fawait.

Ia menjelaskan kebijakan tersebut merupakan bentuk keberpihakan kepada masyarakat kecil, khususnya pedagang pasar dan pelaku usaha mikro. Menurutnya, sektor informal terbukti menjadi penopang ekonomi dalam berbagai krisis, mulai dari krisis moneter 1998, krisis global 2008, hingga pandemi Covid-19.

Sebagai upaya penguatan ekonomi rakyat, Pemkab Jember menjalankan sejumlah program, di antaranya Gerobak Cinta melalui Mlijo Cinta serta pengembangan kawasan food street untuk mendukung pelaku UMKM.

Baca Juga: 565 Mahasiswa Unipar Jember Ikuti Sosialisasi Beasiswa Cinta Bergema ,

Gus Fawait menegaskan pembangunan di Jember tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan angka, tetapi juga pemerataan kesejahteraan.

“Yang kecil harus kita lindungi dan yang besar harus kita ayomi. PAD Rp1 triliun ini bukan milik pemerintah semata, melainkan hasil kerja bersama seluruh masyarakat Jember,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.