Senin, 09 Feb 2026 19:04 WIB

Tanpa Naikkan Pajak, PAD Jember Tembus Rp1 Triliun di 2025

selalu.id - Pemerintah Kabupaten Jember mencatat sejarah baru dalam pengelolaan keuangan daerah. Untuk pertama kalinya, Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jember menembus angka Rp1 triliun pada Tahun Anggaran 2025.

Capaian tersebut disampaikan dalam press conference Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Jember di Aula Kantor Bapenda, Selasa (6/1/2025).

Baca Juga: Jember Resmi Launching FORPROV Jatim III 2026, KORMI Siap Berikan yang Terbaik

Berdasarkan data Bapenda, PAD Jember mencapai Rp1,024 triliun. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp774 miliar.

Secara persentase, kenaikan PAD Jember mencapai 32,36 persen. Lonjakan tersebut diklaim sebagai hasil efektivitas kebijakan fiskal pemerintah daerah.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan capaian PAD tidak diperoleh dengan menaikkan pajak daerah. Pemerintah daerah justru melakukan relaksasi fiskal di sejumlah sektor.

Baca Juga: Persid Jember Tembus 8 Besar, Gus Fawait Siapkan Revitalisasi JSG

“Ini pencapaian yang patut kita syukuri karena diraih tanpa menaikkan pajak. Bahkan, beberapa pungutan kami turunkan, seperti retribusi pasar tradisional,” terang Gus Fawait.

Ia menjelaskan kebijakan tersebut merupakan bentuk keberpihakan kepada masyarakat kecil, khususnya pedagang pasar dan pelaku usaha mikro. Menurutnya, sektor informal terbukti menjadi penopang ekonomi dalam berbagai krisis, mulai dari krisis moneter 1998, krisis global 2008, hingga pandemi Covid-19.

Sebagai upaya penguatan ekonomi rakyat, Pemkab Jember menjalankan sejumlah program, di antaranya Gerobak Cinta melalui Mlijo Cinta serta pengembangan kawasan food street untuk mendukung pelaku UMKM.

Baca Juga: PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Gus Fawait menegaskan pembangunan di Jember tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan angka, tetapi juga pemerataan kesejahteraan.

“Yang kecil harus kita lindungi dan yang besar harus kita ayomi. PAD Rp1 triliun ini bukan milik pemerintah semata, melainkan hasil kerja bersama seluruh masyarakat Jember,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Peredaran Pupuk Bersubsidi Ilegal di Ngawi Digagalkan, 6 Orang Ditetapkan Tersangka

Kasus ini terbongkar setelah petugas menerima informasi pengiriman pupuk bersubsidi ilegal dari Kabupaten Lamongan ke Ngawi.

Jelang Imlek, Salon di Surabaya Diserbu Pelanggan

Banyak masyarakat memilih untuk merapikan penampilan sebagai bentuk persiapan menyambut tahun baru, dengan tren gaya rambut yang semakin beragam dan bebas.

Menanti Siapa Saja Anggota DPRD Surabaya yang Jadi Tersangka Kasus Bimtek

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya yang menyedot anggaran hingga miliaran rupiah.

Tingkatkan Layanan Terminal Peti Kemas, Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru

Alat-alat tersebut rencananya akan mulai tiba secara bertahap pada semester-II tahun 2026.

Kasus Korupsi Bimtek DPRD Surabaya, Siapa yang Akan Jadi Tersangka?

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya dengan anggaran miliaran rupiah.

Khofifah Dirujak Netizen usai Mangkir di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim: Pedes Banget!

Tak banyak dari mereka, menyatakan kekhawatiran akan kemungkinan penyelidikan tidak berjalan transparan, hingga menginginkan proses hukum berjalan cepat.