Senin, 02 Feb 2026 11:32 WIB

565 Mahasiswa Unipar Jember Ikuti Sosialisasi Beasiswa Cinta Bergema ,

Foto: Mahasiswa unipar Jember mengikuti kegiatan sosialisasi publikasi potensi daerah, acara tersebut dilaksanakan pihak kampus unipar bekerja sama dengan pemkab Jember, Rabu ( 28/1/2026)
Foto: Mahasiswa unipar Jember mengikuti kegiatan sosialisasi publikasi potensi daerah, acara tersebut dilaksanakan pihak kampus unipar bekerja sama dengan pemkab Jember, Rabu ( 28/1/2026)

selalu.id – Pemerintah Kabupaten Jember terus mengoptimalkan Program Beasiswa Cinta Bergema sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui Sosialisasi Publikasi Eksplorasi Potensi Beasiswa Cinta Bergema di Aula Universitas PGRI Argopuro (Unipar) Jember, Rabu (28/1/2026).

Sebanyak 565 mahasiswa Universitas PGRI Argopuro Jember yang merupakan penerima Beasiswa Cinta Bergema mengikuti kegiatan tersebut secara langsung. Sosialisasi juga diikuti oleh mahasiswa penerima beasiswa dari berbagai perguruan tinggi lain secara daring.

Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Rektor Universitas PGRI Argopuro Jember, Basuki Hadiprayogo, menyampaikan bahwa Unipar Jember dikenal sebagai kampus dengan jumlah mahasiswa difabel terbanyak di Indonesia. Ia menilai perhatian Pemerintah Kabupaten Jember terhadap pendidikan menjadi faktor penting dalam pemerataan akses pendidikan tinggi.

“Kepedulian pemerintah daerah terhadap pendidikan merupakan langkah nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dengan menyampaikan program-program yang telah dirasakan manfaatnya kepada masyarakat.

Baca Juga: Konflik Lahan di Jember Masih Rawan, DPRD Dorong Peran Posbakum Desa

“Mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dengan menyampaikan program-program yang telah dirasakan manfaatnya kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Tulus Wijayanto, menjelaskan bahwa Beasiswa Cinta Bergema diproyeksikan menjadi program beasiswa daerah terbesar di Indonesia dengan target 20 ribu penerima.

“Beasiswa Cinta Bergema diproyeksikan menjadi program beasiswa daerah terbesar di Indonesia dengan target 20 ribu penerima,” terang Tulus.

Baca Juga: Menuju Forprov III 2026, YJI Jember Matangkan Tim Lewat Lomba SJS

Ia memaparkan bahwa pada tahun 2025, dari target 8.000 mahasiswa, sebanyak 7.161 mahasiswa telah ditetapkan sebagai penerima beasiswa. Program tersebut menjangkau 103 perguruan tinggi negeri dan swasta di dalam dan luar negeri, termasuk 20 perguruan tinggi di Kabupaten Jember.

Melalui kegiatan sosialisasi eksplorasi ini, mahasiswa penerima Beasiswa Cinta Bergema diharapkan tidak hanya memperoleh dukungan pembiayaan pendidikan, tetapi juga berperan aktif sebagai agen sosialisasi program beasiswa dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Jember kepada masyarakat luas.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.