Jumat, 05 Jun 2026 21:20 WIB

565 Mahasiswa Unipar Jember Ikuti Sosialisasi Beasiswa Cinta Bergema ,

Foto: Mahasiswa unipar Jember mengikuti kegiatan sosialisasi publikasi potensi daerah, acara tersebut dilaksanakan pihak kampus unipar bekerja sama dengan pemkab Jember, Rabu ( 28/1/2026)
Foto: Mahasiswa unipar Jember mengikuti kegiatan sosialisasi publikasi potensi daerah, acara tersebut dilaksanakan pihak kampus unipar bekerja sama dengan pemkab Jember, Rabu ( 28/1/2026)

selalu.id – Pemerintah Kabupaten Jember terus mengoptimalkan Program Beasiswa Cinta Bergema sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui Sosialisasi Publikasi Eksplorasi Potensi Beasiswa Cinta Bergema di Aula Universitas PGRI Argopuro (Unipar) Jember, Rabu (28/1/2026).

Sebanyak 565 mahasiswa Universitas PGRI Argopuro Jember yang merupakan penerima Beasiswa Cinta Bergema mengikuti kegiatan tersebut secara langsung. Sosialisasi juga diikuti oleh mahasiswa penerima beasiswa dari berbagai perguruan tinggi lain secara daring.

Baca Juga: Momen Bupati Fawait Resmikan Rute Penerbangan Jember–Surabaya di Hari Lahir Pancasila

Rektor Universitas PGRI Argopuro Jember, Basuki Hadiprayogo, menyampaikan bahwa Unipar Jember dikenal sebagai kampus dengan jumlah mahasiswa difabel terbanyak di Indonesia. Ia menilai perhatian Pemerintah Kabupaten Jember terhadap pendidikan menjadi faktor penting dalam pemerataan akses pendidikan tinggi.

“Kepedulian pemerintah daerah terhadap pendidikan merupakan langkah nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dengan menyampaikan program-program yang telah dirasakan manfaatnya kepada masyarakat.

Baca Juga: Penerbangan Jember-Surabaya Jadi Hadiah Istimewa di Hari Lahir Pancasila

“Mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dengan menyampaikan program-program yang telah dirasakan manfaatnya kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Tulus Wijayanto, menjelaskan bahwa Beasiswa Cinta Bergema diproyeksikan menjadi program beasiswa daerah terbesar di Indonesia dengan target 20 ribu penerima.

“Beasiswa Cinta Bergema diproyeksikan menjadi program beasiswa daerah terbesar di Indonesia dengan target 20 ribu penerima,” terang Tulus.

Baca Juga: Pemkab Jember Sabet WTP, Gus Fawait Tegaskan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Daerah

Ia memaparkan bahwa pada tahun 2025, dari target 8.000 mahasiswa, sebanyak 7.161 mahasiswa telah ditetapkan sebagai penerima beasiswa. Program tersebut menjangkau 103 perguruan tinggi negeri dan swasta di dalam dan luar negeri, termasuk 20 perguruan tinggi di Kabupaten Jember.

Melalui kegiatan sosialisasi eksplorasi ini, mahasiswa penerima Beasiswa Cinta Bergema diharapkan tidak hanya memperoleh dukungan pembiayaan pendidikan, tetapi juga berperan aktif sebagai agen sosialisasi program beasiswa dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Jember kepada masyarakat luas.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.