Jumat, 05 Jun 2026 23:02 WIB

Pemkab Jember Lantik 50 Pejabat, Gus Fawait Tegaskan Era Kinerja

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Sabtu, 03 Jan 2026 11:13 WIB

selalu.id – Pemerintah Kabupaten Jember melantik dan mengambil sumpah jabatan dari 50 pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator di lingkungan Pemkab Jember, Jumat (2/1/2026) pagi.

Pelantikan digelar di Aula Lantai 2 Pendopo Wahya Wibawagraha dan dipimpin langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait. Prosesi ini disaksikan Ketua DPRD Jember H. Achmad Halim, Wakil Ketua DPRD Jember Fuad Akhsan, Ketua TP PKK Kabupaten Jember, dan jajaran pengurus.

Baca Juga: Momen Bupati Fawait Resmikan Rute Penerbangan Jember–Surabaya di Hari Lahir Pancasila

Pelantikan menandai dimulainya fase baru tata kelola pemerintahan seiring diberlakukannya Peraturan Daerah tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Tahun 2026. Regulasi baru ini membawa perubahan signifikan, termasuk penggabungan sejumlah OPD untuk menciptakan birokrasi yang lebih ramping dan efisien.

Gus Fawait menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar administratif, tetapi bagian dari strategi memperkuat kinerja birokrasi dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat. "Pelantikan ini tidak sekadar bersifat administratif, melainkan bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam memperkuat kinerja birokrasi, serta berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat," terang Bupati.

Baca Juga: Penerbangan Jember-Surabaya Jadi Hadiah Istimewa di Hari Lahir Pancasila

Ia mengapresiasi kinerja pejabat selama masa transisi kepemimpinannya selama sepuluh bulan. Menurutnya, stabilitas pemerintahan terjaga berkat kerja sama seluruh jajaran. "Pihaknya kembali menegaskan bahwa dalam rotasi ini tidak ada pejabat yang sengaja diturunkan eselonnya. Namun mulai 2026, kita memasuki era baru. Kinerja menjadi satu-satunya ukuran," tegas Gus Fawait.

Bupati menambahkan, penempatan pejabat dilakukan berdasarkan data dan capaian kinerja yang objektif. Indikator makro seperti tingkat kemiskinan, capaian pembangunan daerah, hingga inflasi menjadi dasar utama dalam menentukan komposisi jabatan.

Baca Juga: Pemkab Jember Sabet WTP, Gus Fawait Tegaskan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Daerah

Ia menegaskan tidak ragu mengambil langkah tegas terhadap pejabat yang tidak menjalankan kebijakan kepala daerah secara optimal. "Selama ini saya hanya melihat angka dan data. Jika kebijakan tidak dijalankan dengan sungguh-sungguh, maka konsekuensinya jelas, termasuk penurunan eselon," tutup Gus Fawait.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.