Senin, 02 Feb 2026 07:45 WIB

Pemkab Jember Lantik 50 Pejabat, Gus Fawait Tegaskan Era Kinerja

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Sabtu, 03 Jan 2026 11:13 WIB

selalu.id – Pemerintah Kabupaten Jember melantik dan mengambil sumpah jabatan dari 50 pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator di lingkungan Pemkab Jember, Jumat (2/1/2026) pagi.

Pelantikan digelar di Aula Lantai 2 Pendopo Wahya Wibawagraha dan dipimpin langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait. Prosesi ini disaksikan Ketua DPRD Jember H. Achmad Halim, Wakil Ketua DPRD Jember Fuad Akhsan, Ketua TP PKK Kabupaten Jember, dan jajaran pengurus.

Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pelantikan menandai dimulainya fase baru tata kelola pemerintahan seiring diberlakukannya Peraturan Daerah tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Tahun 2026. Regulasi baru ini membawa perubahan signifikan, termasuk penggabungan sejumlah OPD untuk menciptakan birokrasi yang lebih ramping dan efisien.

Gus Fawait menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar administratif, tetapi bagian dari strategi memperkuat kinerja birokrasi dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat. "Pelantikan ini tidak sekadar bersifat administratif, melainkan bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam memperkuat kinerja birokrasi, serta berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat," terang Bupati.

Baca Juga: Konflik Lahan di Jember Masih Rawan, DPRD Dorong Peran Posbakum Desa

Ia mengapresiasi kinerja pejabat selama masa transisi kepemimpinannya selama sepuluh bulan. Menurutnya, stabilitas pemerintahan terjaga berkat kerja sama seluruh jajaran. "Pihaknya kembali menegaskan bahwa dalam rotasi ini tidak ada pejabat yang sengaja diturunkan eselonnya. Namun mulai 2026, kita memasuki era baru. Kinerja menjadi satu-satunya ukuran," tegas Gus Fawait.

Bupati menambahkan, penempatan pejabat dilakukan berdasarkan data dan capaian kinerja yang objektif. Indikator makro seperti tingkat kemiskinan, capaian pembangunan daerah, hingga inflasi menjadi dasar utama dalam menentukan komposisi jabatan.

Baca Juga: 565 Mahasiswa Unipar Jember Ikuti Sosialisasi Beasiswa Cinta Bergema ,

Ia menegaskan tidak ragu mengambil langkah tegas terhadap pejabat yang tidak menjalankan kebijakan kepala daerah secara optimal. "Selama ini saya hanya melihat angka dan data. Jika kebijakan tidak dijalankan dengan sungguh-sungguh, maka konsekuensinya jelas, termasuk penurunan eselon," tutup Gus Fawait.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.