Sabtu, 26 Sep 2026 15:08 WIB

Pemkab Jember Lantik 50 Pejabat, Gus Fawait Tegaskan Era Kinerja

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Sabtu, 03 Jan 2026 11:13 WIB

selalu.id – Pemerintah Kabupaten Jember melantik dan mengambil sumpah jabatan dari 50 pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator di lingkungan Pemkab Jember, Jumat (2/1/2026) pagi.

Pelantikan digelar di Aula Lantai 2 Pendopo Wahya Wibawagraha dan dipimpin langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait. Prosesi ini disaksikan Ketua DPRD Jember H. Achmad Halim, Wakil Ketua DPRD Jember Fuad Akhsan, Ketua TP PKK Kabupaten Jember, dan jajaran pengurus.

Baca Juga: Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Pelantikan menandai dimulainya fase baru tata kelola pemerintahan seiring diberlakukannya Peraturan Daerah tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Tahun 2026. Regulasi baru ini membawa perubahan signifikan, termasuk penggabungan sejumlah OPD untuk menciptakan birokrasi yang lebih ramping dan efisien.

Gus Fawait menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar administratif, tetapi bagian dari strategi memperkuat kinerja birokrasi dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat. "Pelantikan ini tidak sekadar bersifat administratif, melainkan bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam memperkuat kinerja birokrasi, serta berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat," terang Bupati.

Baca Juga: Viral Wadah MBG di Patrang Jember Disebut Kurang Bersih, Ini Kata Pihak Pengelola

Ia mengapresiasi kinerja pejabat selama masa transisi kepemimpinannya selama sepuluh bulan. Menurutnya, stabilitas pemerintahan terjaga berkat kerja sama seluruh jajaran. "Pihaknya kembali menegaskan bahwa dalam rotasi ini tidak ada pejabat yang sengaja diturunkan eselonnya. Namun mulai 2026, kita memasuki era baru. Kinerja menjadi satu-satunya ukuran," tegas Gus Fawait.

Bupati menambahkan, penempatan pejabat dilakukan berdasarkan data dan capaian kinerja yang objektif. Indikator makro seperti tingkat kemiskinan, capaian pembangunan daerah, hingga inflasi menjadi dasar utama dalam menentukan komposisi jabatan.

Baca Juga: Oknum ASN Jember Dilaporkan ke Itjen Kemenag Buntut Nikah Siri, Modusnya Bikin Ngelus Dada

Ia menegaskan tidak ragu mengambil langkah tegas terhadap pejabat yang tidak menjalankan kebijakan kepala daerah secara optimal. "Selama ini saya hanya melihat angka dan data. Jika kebijakan tidak dijalankan dengan sungguh-sungguh, maka konsekuensinya jelas, termasuk penurunan eselon," tutup Gus Fawait.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bentuk Karakter Penolong, Pemkot Surabaya Rencanakan PMR jadi Ekskul Wajib Pilihan SD-SMP

Wali Kota Eri berpesan agar para pemuda tidak sekali-kali melupakan budaya lokal, menghargai perbedaan, serta mengedepankan sikap saling membantu.

Guruh Soekarnoputra di Mata Wakil DPD PDI Perjuangan Jatim: Indonesia Kehilangan Marhaenis

selalu.id – Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Mas Guruh Soekarnoputra, Mohammad Guruh Irianto S

Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di 73 Tahun

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membenarkan kabar duka tersebut.

ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot untuk memindahkan sebagian aktivitas kerjanya ke Balai RW mulai Oktober 2026.

Progres RSUD Sedati Lampaui Target, Wabup Sidoarjo Wanti-wanti soal Kualitas Material

Inspeksi mendadak ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan lambannya pengerjaan fisik di lokasi.

Pemkot Surabaya Larang Sekolah Jual Seragam Mulai Tahun Depan, Ini Penjelasannya

Selain penyelarasan desain, Pemkot Surabaya secara eksplisit melarang pihak sekolah negeri melakukan aktivitas jual beli seragam kepada siswa maupun orang tua.