Senin, 02 Feb 2026 06:01 WIB

Kejati Jatim Pastikan Tudingan Pungli Staf Kejari Madiun Tidak Benar

selalu.id - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menyatakan dugaan pungutan liar yang menyeret staf Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun berinisial A tidak terbukti. Hasil klarifikasi internal menunjukkan tudingan penerimaan setoran uang dari sejumlah kepala desa tidak benar dan tidak valid.

Staf Kejari Madiun yang menjabat sebagai kepala seksi tersebut dipanggil Kejati Jatim pada Rabu (31/12/2024) untuk dimintai klarifikasi, sehari setelah laporan masyarakat diterima. Kejati Jatim juga menurunkan tim ke Kejari Madiun untuk mengamankan pihak terkait serta menggali keterangan mengenai dugaan permintaan setoran uang senilai Rp1 juta per kepala desa.

Baca Juga: Tim Gabungan Kejaksaan Tangkap DPO Terpidana Kasus Kredit Fiktif di Bali

Wakil Kepala Kejati Jawa Timur Saiful Bahri Siregar mengatakan langkah cepat dilakukan untuk menjaga integritas institusi kejaksaan.

“Kami menemukan ada wacana setoran uang, namun usulan tersebut berasal dari inisiatif sejumlah kepala desa, bukan permintaan dari pihak kejaksaan,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).

Baca Juga: Kejati Jatim Sita Rp 47,28 Miliar dan USD 421 Ribu dari Kasus Korupsi PT DABN

Menurut Saiful, rencana pengumpulan dana tersebut semula dimaksudkan sebagai bantuan kepada kejaksaan dan kepolisian, dengan besaran rata-rata Rp1 juta per kepala desa untuk masing-masing institusi. Namun, sebagian kepala desa merasa keberatan dengan nominal tersebut dan kemudian melaporkannya sebagai dugaan pungutan liar.

Kejati Jatim juga telah memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan, mulai dari kepala desa, camat, hingga pejabat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Madiun.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Hibah Pendidikan, Eks Pj Bupati Sidoarjo Ditahan Kejati Jatim

“Diketahui rencana pemberian tersebut sudah dibatalkan oleh para perangkat desa pada 24 Desember 2024 dan tidak pernah terealisasi. Saat ini, staf yang dimintai klarifikasi telah kembali bekerja seperti biasa,” tegas Saiful.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.