Sabtu, 03 Okt 2026 23:53 WIB

Kejati Jatim Pastikan Tudingan Pungli Staf Kejari Madiun Tidak Benar

selalu.id - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menyatakan dugaan pungutan liar yang menyeret staf Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun berinisial A tidak terbukti. Hasil klarifikasi internal menunjukkan tudingan penerimaan setoran uang dari sejumlah kepala desa tidak benar dan tidak valid.

Staf Kejari Madiun yang menjabat sebagai kepala seksi tersebut dipanggil Kejati Jatim pada Rabu (31/12/2024) untuk dimintai klarifikasi, sehari setelah laporan masyarakat diterima. Kejati Jatim juga menurunkan tim ke Kejari Madiun untuk mengamankan pihak terkait serta menggali keterangan mengenai dugaan permintaan setoran uang senilai Rp1 juta per kepala desa.

Baca Juga: Kejati Jatim Tahan Tersangka Baru Korupsi KUR BNI Jember, Kerugian Negara 6,1 Miliar

Wakil Kepala Kejati Jawa Timur Saiful Bahri Siregar mengatakan langkah cepat dilakukan untuk menjaga integritas institusi kejaksaan.

“Kami menemukan ada wacana setoran uang, namun usulan tersebut berasal dari inisiatif sejumlah kepala desa, bukan permintaan dari pihak kejaksaan,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).

Baca Juga: Gelar Diskusi Bersama Kejati Jatim, Pelindo Pertegas Mitigasi Risiko Hukum BUMN

Menurut Saiful, rencana pengumpulan dana tersebut semula dimaksudkan sebagai bantuan kepada kejaksaan dan kepolisian, dengan besaran rata-rata Rp1 juta per kepala desa untuk masing-masing institusi. Namun, sebagian kepala desa merasa keberatan dengan nominal tersebut dan kemudian melaporkannya sebagai dugaan pungutan liar.

Kejati Jatim juga telah memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan, mulai dari kepala desa, camat, hingga pejabat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Madiun.

Baca Juga: Kejati Jatim Lelang Mobil, Motor hingga Tanah di Mojokerto, Berikut Tanggal Dibuka dan Syaratnya

“Diketahui rencana pemberian tersebut sudah dibatalkan oleh para perangkat desa pada 24 Desember 2024 dan tidak pernah terealisasi. Saat ini, staf yang dimintai klarifikasi telah kembali bekerja seperti biasa,” tegas Saiful.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pelajar SMK di Pasuruan Dibunuh Paman Sendiri Gegara Kalah Judi Online 

Peristiwa bermula pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, tersangka meminta korban menjemputnya di wilayah Sukorejo.

Wanita Bunuh Pacarnya di Gresik, Anak Lurah asal Surabaya Tewas

IR justru menghubungi call center 110 untuk melaporkan perbuatannya ke polisi. Polisi yang menerima laporan langsung menelusuri lokasi penelepon.

Data Desil Masih Jadi Keluhan Warga Surabaya, Anggota DPRD: Perlu Validitas 

Validitas data Desil sangat penting karena berdampak langsung pada akses warga terhadap program pemerintah.

Profil & Karir Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Perwira tinggi kelahiran Bojonegoro, 8 Agustus 1972, ini menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto.

Soroti Tambang Ilegal di Jember, Komisi D DPRD Jatim: Penegak Hukum Harus Turun Tangan

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan di lapangan masih ditemukan ratusan titik aktivitas yang tidak memiliki dasar hukum.

Lima Tahun Merger Pelindo, Standarisasi Jadi Kunci Efisiensi

PT Pelindo Terminal Petikemas menyebut transformasi tersebut telah mendorong peningkatan produktivitas sekaligus memangkas waktu singgah kapal dan barang berada