Minggu, 01 Feb 2026 22:06 WIB

Dugaan Korupsi Hibah Pendidikan, Eks Pj Bupati Sidoarjo Ditahan Kejati Jatim

Penangkan Penjabat (Pj) Bupati Sidoarjo, Hudiono
Penangkan Penjabat (Pj) Bupati Sidoarjo, Hudiono

selalu.id – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) menahan mantan Penjabat (Pj) Bupati Sidoarjo, Hudiono, atas dugaan korupsi dana hibah pendidikan tahun 2017 senilai Rp179 miliar. Selain Hudiono, penyidik juga menahan seorang pihak swasta berinisial JT yang diduga menjadi otak korupsi ini.

 

Baca Juga: KPK Panggil 10 Saksi Kasus Dugaan Suap di Pemkab Ponorogo  

Kasi Penkum Kejati Jatim, Windhu Sugiharto, mengatakan penahanan dilakukan setelah penyidik memeriksa 139 saksi serta melakukan penggeledahan dan penyitaan di sejumlah lokasi. Dugaan korupsi ini terjadi pada Dinas Pendidikan Jatim tahun 2017 terkait pengadaan sarana dan prasarana pendidikan.

 

“Hudiono dan JT diduga melakukan pertemuan untuk merekayasa pengadaan. JT menyiapkan harga barang berdasarkan perkiraannya sendiri, tanpa melakukan pengecekan kebutuhan ke sekolah-sekolah,” ujar Windhu, Rabu (27/8/2025).

 

Menurutnya, proses pengadaan melalui mekanisme lelang telah dikondisikan sehingga perusahaan di bawah kendali JT keluar sebagai pemenang. Akibatnya, alat peraga yang disalurkan tidak sesuai kebutuhan sekolah dan tidak dapat dimanfaatkan.

Baca Juga: KPK Tetapkan Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kepala Desa Tersangka Pemerasan Pengisian Jabatan   

 

Dana hibah tersebut diserahkan kepada 44 sekolah swasta dan 61 SMK Negeri sesuai SK Gubernur Jawa Timur.

“Perbuatan para tersangka mengakibatkan dugaan kerugian keuangan negara sebesar Rp179.975.000.000,00,” jelas Windhu.

Baca Juga: Maidi Resmi Jadi Tersangka, Gerindra Jatim: Walikota Madiun Bukan Kader Partai !

 

Ia menambahkan, perhitungan kerugian negara masih menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Kejati Jatim terus mendalami kasus ini untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.