Jumat, 05 Jun 2026 15:30 WIB

Tetap Naik, Aksi Mogok Produksi Pengusaha Tempe Tak Mempengaruhi Harga Kedelai

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 25 Feb 2022 10:22 WIB
Ghofur memulai kembali produksi tempe
Ghofur memulai kembali produksi tempe

selalu.id - Aksi mogok produksi yang dilakukan pengusaha tempe dan tahu pada 21-23 Februari 2022 lalu tidak mendapat reaksi apapun, baik dari pemerintah maupun keluhan masyarakat atas kelangkaan tempa dan tahu di pasar. Mereka akhirnya memilih untuk berproduksi kembali.

Ghofur, seorang pengusaha tempe di Kampung Tempe Jalan Tenggilis Kauman, Surabaya mengatakan usaha kedelai di kampungnya sudah kembali produksi per Kamis, (24/2/2022) kemarin.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Ghofur mengaku, meski telah melakukan aksi mogok, namun hal itu dirasanya tak memberikan dampak apa pun pada pergerakan harga kedelai di pasaran.

"Sekarang (harga kedelai) malah naik, jadi Rp 11.200 sekilo. Naik Rp 200," kata Ghofur, Jumat (25/2/2022).

Selain itu, Ghofur lebih memilih tidak ikut menaikan harga tempe olahannya, meski harga naik. Menurutnya Keputusan menaikan harga tempe itu dirasanya sulit, lantaran bisa mempengaruhi omzetnya.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Nanti sepi, gak ada yang mau beli," jelasnya.

Lebih lanjut Ghofur menyampaikan, dirinya lebih memilih untuk memperkecil bentuk tempe hasil produksinya. Harga satuan tempe miliknya dihargai sebesar Rp 1.500.

"Kalau untuk pedagang eceran naiknya Rp 500 per biji," ujarnnya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Meski tidak menyetujui adanya aksi mogok lantaran akan kehilangan omzet selama tiga hari, namun Ghofur mengaku tepaksa ikut, sebab, dia khawatir jika tak mengikuti instruksi bisa berdampak pada keselamatan pengecernya. Kerena tahun-tahun sebelumnya dirinya pernah mengalami pengecernya di ganggu.

"Sebenarnya bukan mogok tapi libur, karena demi keamanan. Takutnya pengecer saya di sakiti di jalan atau di obrak Abrik dagangannya, oleh karena itu saya ikut berhenti produksi," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.