Minggu, 01 Feb 2026 13:44 WIB

Surabaya Tambah Robot Damkar dan Mobil Hazmat Lindungi Petugas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 25 Des 2025 10:46 WIB

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya meluncurkan armada pemadam kebakaran berteknologi tinggi di Halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (24/12/2025). Peluncuran dipimpin Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajaran Forkopimda.

Dalam peluncuran tersebut, Pemkot Surabaya memperkenalkan satu unit mobil pemadam kebakaran Hazardous Material (Hazmat), dua unit robot pemadam kebakaran, tiga unit mobil pemadam sistem Compress Air Foam System (CAFS) berkapasitas 3.000 liter, serta dua unit mobil pemadam berkapasitas 5.000 liter.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan penambahan armada ini ditujukan untuk meningkatkan perlindungan keselamatan petugas pemadam saat menangani kebakaran berisiko tinggi.

“Kami meluncurkan unit Mobil Pemadam Kebakaran Hazmat dan dua unit robot pemadam. Kita sering menghadapi kebakaran di lokasi yang penuh zat kimia yang membahayakan nyawa petugas. Jika kondisi tidak memungkinkan personel masuk ke area industri atau kimia tersebut, maka robot-robot inilah yang akan kita kirim,” kata Eri.

Mobil Hazmat yang diluncurkan dilengkapi fasilitas Hyperbaric Chamber sebagai ruang pemulihan oksigen bagi petugas setelah terpapar asap atau bahan kimia berbahaya.

“Setelah petugas selesai menyemprot dan melepas baju Hazmat, mereka bisa langsung masuk ke sana untuk pemulihan oksigen. Saya sangat memikirkan nasib teman-teman pemadam. Ketika mereka rela mengorbankan diri demi orang lain, maka tugas kita menjaga mereka agar tetap sehat dan bisa pulang selamat,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya Laksita Rini Sevriani menjelaskan, robot pemadam kebakaran digunakan sebagai langkah mitigasi agar petugas tidak langsung terpapar risiko di lokasi berbahaya.

Robot tersebut dapat dikendalikan dari jarak hingga 900 meter dan dirancang untuk penanganan kebakaran di gedung bertingkat, ruang bawah tanah, gudang amunisi, kilang minyak, serta area dengan ancaman bahan kimia dan ledakan.

“Robot ini mampu mendaki kemiringan 42 derajat dan melewati rintangan setinggi 60 sentimeter. Water monitor dapat menyemprotkan air atau busa hingga jarak 90 meter. Dilengkapi tiga kamera pantau, pendeteksi panas, sensor gas, serta sistem komunikasi dua arah,” kata Laksita.

Robot pemadam tersebut memiliki daya tahan baterai hingga empat jam dan digunakan sebagai perangkat awal sebelum petugas masuk ke lokasi.

Selain itu, mobil Hazmat berfungsi sebagai pusat kendali lapangan. Kendaraan ini dilengkapi sistem pemantauan arah angin, suhu, serta sebaran zat kimia. Di dalamnya tersedia fasilitas dekontaminasi, alat pelindung diri level A hingga D, detektor gas, serta perangkat pengisian tabung SCBA portabel.

Laksita menyebut, integrasi robot pemadam dan armada Hazmat diharapkan meningkatkan standar keselamatan dan ketepatan penanganan kebakaran di Kota Surabaya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.

Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Selain pembangunan baru, pemkot juga melakukan normalisasi saluran dengan pengerukan sedimentasi menggunakan alat berat serta tenaga satuan tugas (Satgas).

Konflik Lahan di Jember Masih Rawan, DPRD Dorong Peran Posbakum Desa

Konflik tersebut tidak hanya terjadi di kawasan pedesaan, tetapi juga merambah wilayah perkotaan dan berpotensi memicu gesekan sosial di tengah masyarakat.

Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar

Pada 2026, DSDABM melakukan intervensi terhadap 12 dari total 30 sistem drainase yang ada di Surabaya.

Hadapi Hujan Februari 2026, Surabaya Tambah 5 Rumah Pompa Baru

Lima rumah pompa baru akan dibangun di beberapa lokasi rawan, di antaranya sekitar Gereja Bethany, kawasan Semolo, Nginden, serta Teluk Betung.

Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

Dua proyek itu berada di Jalan Ahmad Yani dekat Taman Pelangi serta kawasan Tengger Kandangan Surabaya.