Rabu, 23 Sep 2026 14:54 WIB

Surabaya Tambah Robot Damkar dan Mobil Hazmat Lindungi Petugas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 25 Des 2025 10:46 WIB

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya meluncurkan armada pemadam kebakaran berteknologi tinggi di Halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (24/12/2025). Peluncuran dipimpin Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajaran Forkopimda.

Dalam peluncuran tersebut, Pemkot Surabaya memperkenalkan satu unit mobil pemadam kebakaran Hazardous Material (Hazmat), dua unit robot pemadam kebakaran, tiga unit mobil pemadam sistem Compress Air Foam System (CAFS) berkapasitas 3.000 liter, serta dua unit mobil pemadam berkapasitas 5.000 liter.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan penambahan armada ini ditujukan untuk meningkatkan perlindungan keselamatan petugas pemadam saat menangani kebakaran berisiko tinggi.

“Kami meluncurkan unit Mobil Pemadam Kebakaran Hazmat dan dua unit robot pemadam. Kita sering menghadapi kebakaran di lokasi yang penuh zat kimia yang membahayakan nyawa petugas. Jika kondisi tidak memungkinkan personel masuk ke area industri atau kimia tersebut, maka robot-robot inilah yang akan kita kirim,” kata Eri.

Mobil Hazmat yang diluncurkan dilengkapi fasilitas Hyperbaric Chamber sebagai ruang pemulihan oksigen bagi petugas setelah terpapar asap atau bahan kimia berbahaya.

“Setelah petugas selesai menyemprot dan melepas baju Hazmat, mereka bisa langsung masuk ke sana untuk pemulihan oksigen. Saya sangat memikirkan nasib teman-teman pemadam. Ketika mereka rela mengorbankan diri demi orang lain, maka tugas kita menjaga mereka agar tetap sehat dan bisa pulang selamat,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya Laksita Rini Sevriani menjelaskan, robot pemadam kebakaran digunakan sebagai langkah mitigasi agar petugas tidak langsung terpapar risiko di lokasi berbahaya.

Robot tersebut dapat dikendalikan dari jarak hingga 900 meter dan dirancang untuk penanganan kebakaran di gedung bertingkat, ruang bawah tanah, gudang amunisi, kilang minyak, serta area dengan ancaman bahan kimia dan ledakan.

“Robot ini mampu mendaki kemiringan 42 derajat dan melewati rintangan setinggi 60 sentimeter. Water monitor dapat menyemprotkan air atau busa hingga jarak 90 meter. Dilengkapi tiga kamera pantau, pendeteksi panas, sensor gas, serta sistem komunikasi dua arah,” kata Laksita.

Robot pemadam tersebut memiliki daya tahan baterai hingga empat jam dan digunakan sebagai perangkat awal sebelum petugas masuk ke lokasi.

Selain itu, mobil Hazmat berfungsi sebagai pusat kendali lapangan. Kendaraan ini dilengkapi sistem pemantauan arah angin, suhu, serta sebaran zat kimia. Di dalamnya tersedia fasilitas dekontaminasi, alat pelindung diri level A hingga D, detektor gas, serta perangkat pengisian tabung SCBA portabel.

Laksita menyebut, integrasi robot pemadam dan armada Hazmat diharapkan meningkatkan standar keselamatan dan ketepatan penanganan kebakaran di Kota Surabaya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Mojokerto Bekali Warga Skill Terampil Demi Kemandirian Ekonomi

Bersama Balai Latihan Kerja Mojokerto, pemerintah kota kembali membuka Batch II tahun 2026.

Bikin Merinding, Begini Suara Mengerikan saat Medan Magnet Bumi Berbalik Arah

Data inti es menunjukkan kadar Berilium-10, isotop yang terbentuk dari hantaman radiasi kosmik, melonjak hingga dua kali lipat.

Aturan Baru Jalan Tol, Jangan Diabaikan Bila Tak Mau Kena Sanksi Tegas

Regulasi ini disiapkan untuk memperkuat ketentuan lama yang diatur dalam Permen PU Nomor 16 Tahun 2014.

Revitalisasi Sekolah di Jember Bawa Berkah, 5.000 Tukang dan Kuli Bangunan Ketiban Rezeki

Bagi para pekerja, kesempatan tersebut menjadi tambahan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Mereka pun mengaku senang atas program tersebut.

Jangan Lakukan Ini pada Kendaraanmu jika Tak Mau Dipenjara

Ancaman sanksi bagi pengendara yang membandel diatur jelas dalam Pasal 280 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Sederet Langkah Serius Pemkab Jember dalam Menata Pasar Tanjung

Pemkab Jember juga menjadwalkan sosialisasi skenario penataan kawasan dan trotoar kepada para pedagang sebelum kebijakan resmi diterapkan permanen di lapangan.