Minggu, 01 Feb 2026 15:44 WIB

Kemenag Jatim Tinjau Gereja di Surabaya–Sidoarjo, Pastikan Natal 2025 Aman

selalu.id – Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar meninjau sejumlah gereja di Surabaya dan Sidoarjo untuk memastikan kesiapan rumah ibadah serta kelancaran pelaksanaan ibadah Natal.

Peninjauan dilakukan guna memastikan perayaan Natal berlangsung aman, tertib, dan khidmat. Dalam kegiatan tersebut, Akhmad Sruji Bahtiar didampingi Pembimbing Masyarakat Kristen Luki Krispiyanto dan Pembimbing Masyarakat Katolik Aries Papudi.

Baca Juga: Kuota Petugas Haji TNI-Polri Naik Lebih dari 100 Persen

Beberapa gereja yang ditinjau antara lain Gereja Mawar Sharon (GMS) Surabaya, Gereja Kristen Abdiel (GKA) Elyon, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Pregolan Bunder, serta Gereja Katolik Santo Paulus Juanda di Kabupaten Sidoarjo.

Di GMS Surabaya, Pendeta Frederick Abel menyampaikan bahwa persiapan ibadah Natal telah rampung sejak tiga minggu lalu. Pada 25 Desember 2025, GMS Surabaya akan menggelar tiga kali ibadah, yakni pukul 08.00, 11.00, dan 16.00 WIB, dengan estimasi sekitar seribu jemaat di setiap sesi.

“Kami telah berkoordinasi dengan Polres dan Polsek setempat, termasuk melakukan sterilisasi lokasi menjelang hari pelaksanaan untuk keamanan dan kenyamanan,” ujar Frederick, Senin (22/12/2025).

Tim Kemenag juga meninjau fasilitas pendukung ibadah, mulai ruang sekolah minggu, area pelayanan jemaat, hingga aula utama gereja.

Baca Juga: Kepala Daerah Dilarang Jadi Petugas Haji Tahun Ini, Menteri Haji Tegaskan Alasan Pelayanan

Peninjauan dilanjutkan ke Gereja Katolik Santo Paulus Juanda, Sidoarjo. Romo Kepala Paroki, RD Ignatius Kaderi, menjelaskan bahwa persiapan Natal telah dimulai sejak awal Desember melalui masa Pekan Adven, yang ditandai dengan penyalaan lilin adven setiap pekan.

Selain itu, gereja juga menggelar penerimaan Sakramen Tobat pada 16–19 Desember sebagai bagian dari persiapan rohani umat. Misa Malam Natal pada 24 Desember dijadwalkan dua kali, pukul 17.00 dan 20.30 WIB. Sementara Misa Hari Raya Natal pada 25 Desember dilaksanakan tiga kali, pukul 07.00, 09.30, dan 18.00 WIB. Misa pukul 09.30 WIB dikhususkan bagi anak-anak, remaja, dan lansia.

Jumlah umat yang diperkirakan mengikuti rangkaian ibadah Natal di gereja tersebut mencapai 800 hingga 1.200 orang. Umat akan ditempatkan di dalam gereja, balai paroki, serta ruang lantai tiga.

Baca Juga: Seleksi Petugas Haji Daerah Diperketat, Layanan Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Akhmad Sruji Bahtiar menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada seluruh umat beragama tanpa diskriminasi.

“Kami ingin saudara-saudari umat Kristiani merayakan Natal dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan. Ini adalah bagian dari tugas kami dalam memberikan pelayanan keagamaan bagi semua pemeluk agama di Indonesia,” tegasnya.

Ia berharap perayaan Natal 2025 dapat membawa kedamaian, sukacita, serta memperkuat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Jika kalian ingin performa motor tetap bandel atau tahan lama meski diterjang hujan maupun banjir, mungkin cara ini bisa jadi rekomendasi.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.

Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Selain pembangunan baru, pemkot juga melakukan normalisasi saluran dengan pengerukan sedimentasi menggunakan alat berat serta tenaga satuan tugas (Satgas).