Ditetapkan jadi Ketua DPC PDIP Surabaya, Armuji Diapresiasi Fuad Benardi Adaptif pada Pemilih Muda
- Penulis : Ade Resty
- | Minggu, 21 Des 2025 12:38 WIB
selalu.id – Kader PDI Perjuangan Jawa Timur, Fuad Benardi, menyambut penetapan Armuji sebagai Ketua DPC PDIP Surabaya periode 2025–2030.
Menurutnya, keputusan tersebut sejalan dengan arah kebijakan partai, baik di tingkat DPP maupun DPD, terutama dalam menghadapi tantangan elektoral ke depan.
Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
Fuad yang juga baru menjabat jadi Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan, dan Anak di kepengurusan DPC PDIP Surabaya menilai Armuji sebagai figur senior yang tetap adaptif dengan perkembangan zaman.
“Alhamdulillah, Cak Armuji terpilih sebagai Ketua DPC PDIP Surabaya. Walaupun secara usia beliau senior, tetapi secara pergerakan dan inovasi sangat seperti anak muda,” ujar Fuad kepada Selalu.id.
Menurut Fuad, keaktifan Armuji di berbagai platform media sosial menjadi bukti kuat kemampuannya menjangkau pemilih milenial dan generasi Z, segmen pemilih yang akan menjadi penentu pada Pemilu 2029.
Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
“Kontennya viral, yang datang ke kegiatan juga anak-anak muda. Ini sejalan dengan arahan DPP dan DPD bahwa kepengurusan ke depan harus mampu menggaet pemilih milenial dan gen Z, yang secara data memang mayoritas pemilih di Surabaya,” jelasnya.
Fuad menambahkan, posisi Armuji sebagai Wakil Wali Kota Surabaya merupakan modal strategis bagi PDIP dalam menyelaraskan kerja partai dan kebijakan pemerintahan, tanpa meninggalkan fungsi pengawasan dan penguatan basis rakyat.
“Beliau Wakil Wali Kota, sehingga bisa mendorong kebijakan yang berdampak positif bagi masyarakat sekaligus berkontribusi pada penguatan elektoral partai menuju Pemilu 2029,” imbuhnya.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
Terkait agenda politik ke depan, Fuad menegaskan bahwa fokus awal kepengurusan baru PDIP Surabaya adalah mengembalikan perolehan kursi legislatif yang menurun pada Pemilu 2024.
“Target awal jelas, mengembalikan kursi yang hilang. Di 2024 kemarin PDIP Surabaya dari 15 kursi turun menjadi 11. Itu yang harus direbut kembali,” tegasnya.
Editor : Redaksi