Kamis, 04 Jun 2026 12:03 WIB

Parkir Non-Tunai Diuji di 1.510 Titik, Dishub Surabaya Siapkan CCTV Portabel

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 19 Des 2025 14:55 WIB

selalu.id – Dinas Perhubungan Kota Surabaya mulai menguji coba penerapan sistem parkir non-tunai di 1.510 titik lokasi parkir, Jumat (19/12/2025). Uji coba ini menjadi tahap awal menuju penerapan penuh parkir digital di Surabaya.

 

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Pelaksana Tugas Kepala Dishub Surabaya Trio Wahyu Bowo mengatakan, selama masa uji coba hingga Januari 2026, masyarakat dapat melakukan pembayaran parkir menggunakan kartu e-Toll, e-Money, maupun QRIS. Pembayaran secara tunai masih diperbolehkan.

 

“Petugas parkir dibekali alat Electronic Data Capture atau aplikasi khusus di ponsel. Target kami Februari 2026 sistem ini sudah berlaku penuh di 1.510 titik parkir dengan total 1.749 juru parkir resmi,” ujar Trio.

 

Ia menjelaskan, penerapan dilakukan secara bertahap. Pada pertengahan Januari 2026, sistem parkir non-tunai diterapkan di 717 titik parkir, kemudian diperluas ke 716 titik lainnya pada akhir Januari. Penerapan penuh direncanakan mulai Februari 2026.

 

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Trio menyebut, penggunaan kartu e-Toll diprioritaskan karena dinilai lebih cepat dibandingkan QRIS yang bergantung pada jaringan dan akses aplikasi perbankan digital.

 

Untuk mendukung pengawasan, Dishub Surabaya juga menyiapkan 50 unit CCTV portabel yang dipasang di sejumlah titik strategis. Kamera tersebut dapat dipindahkan sesuai kebutuhan untuk memantau aktivitas parkir dan mencocokkan data kendaraan di lapangan.

 

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

“CCTV ini sifatnya portabel dan bisa dipindahkan ke lokasi yang membutuhkan pengawasan,” kata Trio.

 

Selama masa uji coba, tarif parkir tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku, yakni Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.