Parkir Non-Tunai Mulai Diuji Coba, Pemkot Surabaya Targetkan Berlaku Penuh 2026
- Penulis : Ade Resty
- | Jumat, 19 Des 2025 14:49 WIB
selalu.id – Pemerintah Kota Surabaya meluncurkan sistem pembayaran parkir non-tunai bertepatan dengan peringatan Hari Bela Negara ke-77 di Halaman Balai Kota Surabaya, Jumat (19/12/2025).
Baca Juga: Sidak Alun-alun Sidoarjo, Wabup Catat Persoalan Parkir dan Penerangan
Peluncuran tersebut menandai dimulainya uji coba penerapan parkir non-tunai di sejumlah ruas jalan di Surabaya. Uji coba dilakukan sebagai bagian dari penataan sistem perparkiran di kota tersebut.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, penerapan parkir non-tunai bertujuan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan parkir serta membangun kedisiplinan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Dengan sistem non-tunai, semuanya diharapkan lebih transparan. Tidak ada lagi tarik-menarik di lapangan,” kata Eri.
Menurut Eri, sistem ini juga diharapkan dapat meminimalkan potensi konflik antara juru parkir, pelaku usaha, dan pengguna jalan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo menyampaikan bahwa uji coba parkir non-tunai akan dilakukan secara bertahap hingga Januari 2026.
Baca Juga: Bulan April Parkir di Surabaya Mulai Non Tunai, Tapi Masih Bisa Bayar Tunai
Pembayaran parkir dapat dilakukan menggunakan kartu e-Toll, e-Money, maupun QRIS. Juru parkir akan dibekali alat electronic data capture atau aplikasi khusus di ponsel.
“Target kami Februari 2026 sistem ini sudah berlaku penuh di 1.510 titik parkir dengan 1.749 juru parkir resmi,” ujar Trio.
Baca Juga: DPRD Dukung Pemkot Surabaya soal Parkir Nontunai dengan Skema Voucher-Perbankan
Ia menjelaskan, pada pertengahan Januari 2026 sistem akan diterapkan di 717 titik parkir, kemudian diperluas ke 716 titik lainnya pada akhir Januari. Penerapan penuh direncanakan mulai Februari 2026.
Trio menambahkan, penggunaan kartu e-Toll diprioritaskan karena dinilai lebih cepat dibandingkan QRIS yang bergantung pada jaringan internet. Selain itu, Dishub juga menyiapkan 50 unit CCTV portabel untuk memantau aktivitas parkir di sejumlah lokasi.
“CCTV ini dapat dipindahkan sesuai kebutuhan untuk memantau kesesuaian data kendaraan di lapangan,” pungkasnya.
Editor : Ading