Kamis, 17 Sep 2026 03:20 WIB

Wali Kota Eri Tegaskan Rotasi Jabatan, Pejabat Tak Boleh Lama Parkir

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 15 Des 2025 17:39 WIB

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pentingnya rotasi jabatan secara berkala di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya untuk menjaga kinerja birokrasi tetap adaptif dan profesional.

 

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Menurut Eri, pejabat yang terlalu lama menduduki satu jabatan berpotensi kehilangan kepekaan dalam menghadapi dinamika dan tekanan di organisasi perangkat daerah lain.

 

Ia menjelaskan, pelantikan pejabat yang dilakukan saat ini merupakan kelanjutan dari pelantikan pada Mei lalu. Saat itu, masih terdapat sejumlah pejabat dengan masa jabatan tiga hingga empat tahun yang belum mengikuti rotasi.

 

“Pelantikan ini memastikan pejabat yang kemarin dilantik, tapi belum sempat diputar, sekarang kita rotasi lagi. Insyaallah, tahun ini juga akan ada gelombang kedua, berdasarkan perhitungan dan data kebutuhan Pemkot Surabaya,” ujar Eri usai pelantikan di Balai Kota Surabaya, Senin (15/12/2025).

 

Eri menegaskan, rotasi jabatan harus menjadi komitmen bersama. Idealnya, pejabat berpindah posisi setiap tiga hingga empat tahun agar memiliki pengalaman lintas OPD.

 

“Kalau ada pejabat sampai delapan atau sepuluh tahun di satu tempat, itu tidak sehat. Apalagi ada yang dari staf sampai kepala dinas tapi tidak pernah berpindah. Itu artinya dia tidak terlatih beradaptasi menghadapi tekanan dan persoalan di OPD lain,” tegasnya.

 

Baca Juga: Jam Operasional Tak Relevan, Perda Surabaya Diprotes Pedagang Buah Pasar Tanjung Sari

Menurut Eri, setiap OPD memiliki karakter dan permasalahan berbeda. Karena itu, sebelum menduduki jabatan strategis seperti kepala dinas, seorang ASN harus memiliki kemampuan adaptasi yang kuat.

 

“Kesempurnaan seorang pejabat sebelum menjadi kepala dinas itu diuji dari kemampuannya beradaptasi dengan berbagai persoalan,” katanya.

 

Terkait pelantikan yang dilakukan menjelang akhir tahun, Eri menjelaskan hal tersebut berkaitan dengan kejelasan tanggung jawab anggaran. Ia menilai pergantian pejabat di tengah tahun berisiko menimbulkan persoalan akuntabilitas keuangan.

 

Baca Juga: Sesar Aktif Ancam Surabaya, Pemkot Minta BPBD Siapkan Skenario Evakuasi Warga saat Gempa

“Kalau di tengah tahun kita ganti pejabat, nanti anggarannya siapa yang bertanggung jawab? Jangan sampai dibebankan kepada pejabat yang baru,” jelasnya.

 

Dalam pelantikan kali ini, Pemkot Surabaya memprioritaskan pejabat eselon III dan IV sesuai kebutuhan organisasi. Untuk jabatan lainnya, rotasi akan dilakukan setelah proses evaluasi kinerja dan persetujuan dari pemerintah pusat.

 

“Kita masih menunggu hasil evaluasi dan persetujuan. Kalau sudah keluar, nanti bisa dilakukan pelantikan berikutnya,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.