Senin, 02 Feb 2026 06:33 WIB

Wali Kota Eri Tegaskan Rotasi Jabatan, Pejabat Tak Boleh Lama Parkir

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 15 Des 2025 17:39 WIB

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pentingnya rotasi jabatan secara berkala di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya untuk menjaga kinerja birokrasi tetap adaptif dan profesional.

 

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Menurut Eri, pejabat yang terlalu lama menduduki satu jabatan berpotensi kehilangan kepekaan dalam menghadapi dinamika dan tekanan di organisasi perangkat daerah lain.

 

Ia menjelaskan, pelantikan pejabat yang dilakukan saat ini merupakan kelanjutan dari pelantikan pada Mei lalu. Saat itu, masih terdapat sejumlah pejabat dengan masa jabatan tiga hingga empat tahun yang belum mengikuti rotasi.

 

“Pelantikan ini memastikan pejabat yang kemarin dilantik, tapi belum sempat diputar, sekarang kita rotasi lagi. Insyaallah, tahun ini juga akan ada gelombang kedua, berdasarkan perhitungan dan data kebutuhan Pemkot Surabaya,” ujar Eri usai pelantikan di Balai Kota Surabaya, Senin (15/12/2025).

 

Eri menegaskan, rotasi jabatan harus menjadi komitmen bersama. Idealnya, pejabat berpindah posisi setiap tiga hingga empat tahun agar memiliki pengalaman lintas OPD.

 

“Kalau ada pejabat sampai delapan atau sepuluh tahun di satu tempat, itu tidak sehat. Apalagi ada yang dari staf sampai kepala dinas tapi tidak pernah berpindah. Itu artinya dia tidak terlatih beradaptasi menghadapi tekanan dan persoalan di OPD lain,” tegasnya.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

Menurut Eri, setiap OPD memiliki karakter dan permasalahan berbeda. Karena itu, sebelum menduduki jabatan strategis seperti kepala dinas, seorang ASN harus memiliki kemampuan adaptasi yang kuat.

 

“Kesempurnaan seorang pejabat sebelum menjadi kepala dinas itu diuji dari kemampuannya beradaptasi dengan berbagai persoalan,” katanya.

 

Terkait pelantikan yang dilakukan menjelang akhir tahun, Eri menjelaskan hal tersebut berkaitan dengan kejelasan tanggung jawab anggaran. Ia menilai pergantian pejabat di tengah tahun berisiko menimbulkan persoalan akuntabilitas keuangan.

 

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

“Kalau di tengah tahun kita ganti pejabat, nanti anggarannya siapa yang bertanggung jawab? Jangan sampai dibebankan kepada pejabat yang baru,” jelasnya.

 

Dalam pelantikan kali ini, Pemkot Surabaya memprioritaskan pejabat eselon III dan IV sesuai kebutuhan organisasi. Untuk jabatan lainnya, rotasi akan dilakukan setelah proses evaluasi kinerja dan persetujuan dari pemerintah pusat.

 

“Kita masih menunggu hasil evaluasi dan persetujuan. Kalau sudah keluar, nanti bisa dilakukan pelantikan berikutnya,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.