Minggu, 04 Okt 2026 09:47 WIB

Enam ASN Masuk Bursa Kepala Dinas, Wali Kota Eri Tegaskan Tak Mampu Harus Turun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 02 Des 2025 11:24 WIB

selalu.id – Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkot Surabaya berlangsung pada Senin (1/12/2025). Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa posisi kepala dinas hanya untuk ASN yang mampu menghadirkan output dan outcome nyata bagi warga.

 

Baca Juga: Aturan dan Peringatan Keras Wali Kota Eri untuk Hiburan Malam di Surabaya 

Sebanyak enam ASN menyampaikan inovasi di hadapan panelis. Tiga peserta memperebutkan kursi Kepala DPMPTSP. Mereka adalah Kabid Distribusi Perdagangan Dinkopumdag Farida Fitrianing Arum, Sekretaris DPMPTSP Lasidi, dan Camat Tenggilis Wawan Windarto. Tiga peserta lainnya bersaing memimpin DPRKPP. Mereka adalah Kabid Jalan dan Jembatan DSDABM, Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Aly Murtadlo, serta Kabid Bangunan Gedung Iman Kristian.

 

Eri menekankan bahwa jabatan tersebut tidak diberikan kepada ASN yang hanya berada di zona aman. Ia meminta peserta menunjukkan kapasitas terbaiknya.

 

“Ini bukan penilaian yang suka atau tidak suka. Sampaikan semua kemampuanmu. Siapa yang mampu, silakan ambil jabatan itu,” tegasnya.

 

Ia menyampaikan bahwa pejabat yang tidak dapat mempertanggungjawabkan hasil kinerjanya akan dicopot.

 

“Kalau tidak bisa mempertanggungjawabkan hasilnya, saya turunkan. Kepala dinas harus wani ambil keputusan,” tekan Eri.

 

Seleksi JPT lainnya akan dibuka pada Januari 2026. Eri menyebut pejabat strategis harus memiliki kapasitas teknis, integritas, serta keberanian mengambil keputusan untuk kesejahteraan warga.

Baca Juga: Eri Cahyadi Minta Pejabat Pemkot Surabaya Tak Ragu Sikat Penjualan Miras Eceran

 

Guru Besar FEB Unair, Prof Nuri Herachwati, menilai pelibatan akademisi dan BKD Jatim meningkatkan kredibilitas proses seleksi.

 

“Dengan melibatkan akademisi dan Pemprov Jatim, harapannya seleksi ini benar-benar akurat,” ujarnya.

 

Prof Nuri mengingatkan bahwa pemimpin dinas harus memahami Surabaya sebagai kota dunia.

Baca Juga: ASN Mulai Bertugas di Balai RW, Pemkot Surabaya Perkuat Sosialisasi

 

“Pejabatnya harus bisa membawa Surabaya naik kelas,” tambahnya.

 

Kepala BKD Jatim, Indah Wahyuni, memastikan seluruh peserta sudah berada dalam kategori Box 9 manajemen talenta. Mereka dinilai memiliki kompetensi tinggi dan inovasi yang relevan dengan tugas pokok dan fungsinya.

 

“Mereka punya kemampuan berimbang dan wawasan yang bagus. Inovasi yang ditawarkan juga relevan dengan tupoksinya,” jelas Indah.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kembali Dipercaya Investor, SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026

Penandatanganan LoI dilakukan di sela pelaksanaan EJIF 2026 yang berlangsung di Grand City Convex Surabaya yang digelar selama dua hari mulai 1-2 Oktober 2026.

Pelajar SMK di Pasuruan Dibunuh Paman Sendiri Gegara Kalah Judi Online 

Peristiwa bermula pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, tersangka meminta korban menjemputnya di wilayah Sukorejo.

Wanita Bunuh Pacarnya di Gresik, Anak Lurah asal Surabaya Tewas

IR justru menghubungi call center 110 untuk melaporkan perbuatannya ke polisi. Polisi yang menerima laporan langsung menelusuri lokasi penelepon.

Data Desil Masih Jadi Keluhan Warga Surabaya, Anggota DPRD: Perlu Validitas 

Validitas data Desil sangat penting karena berdampak langsung pada akses warga terhadap program pemerintah.

Profil & Karir Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Perwira tinggi kelahiran Bojonegoro, 8 Agustus 1972, ini menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto.

Soroti Tambang Ilegal di Jember, Komisi D DPRD Jatim: Penegak Hukum Harus Turun Tangan

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan di lapangan masih ditemukan ratusan titik aktivitas yang tidak memiliki dasar hukum.