Rabu, 11 Feb 2026 01:54 WIB

Enam ASN Masuk Bursa Kepala Dinas, Wali Kota Eri Tegaskan Tak Mampu Harus Turun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 02 Des 2025 11:24 WIB

selalu.id – Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkot Surabaya berlangsung pada Senin (1/12/2025). Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa posisi kepala dinas hanya untuk ASN yang mampu menghadirkan output dan outcome nyata bagi warga.

 

Baca Juga: 45 Ribu Peserta PBI JKN Surabaya Dinonaktifkan, Berikut Penjelasan Dinkes

Sebanyak enam ASN menyampaikan inovasi di hadapan panelis. Tiga peserta memperebutkan kursi Kepala DPMPTSP. Mereka adalah Kabid Distribusi Perdagangan Dinkopumdag Farida Fitrianing Arum, Sekretaris DPMPTSP Lasidi, dan Camat Tenggilis Wawan Windarto. Tiga peserta lainnya bersaing memimpin DPRKPP. Mereka adalah Kabid Jalan dan Jembatan DSDABM, Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Aly Murtadlo, serta Kabid Bangunan Gedung Iman Kristian.

 

Eri menekankan bahwa jabatan tersebut tidak diberikan kepada ASN yang hanya berada di zona aman. Ia meminta peserta menunjukkan kapasitas terbaiknya.

 

“Ini bukan penilaian yang suka atau tidak suka. Sampaikan semua kemampuanmu. Siapa yang mampu, silakan ambil jabatan itu,” tegasnya.

 

Ia menyampaikan bahwa pejabat yang tidak dapat mempertanggungjawabkan hasil kinerjanya akan dicopot.

 

“Kalau tidak bisa mempertanggungjawabkan hasilnya, saya turunkan. Kepala dinas harus wani ambil keputusan,” tekan Eri.

 

Seleksi JPT lainnya akan dibuka pada Januari 2026. Eri menyebut pejabat strategis harus memiliki kapasitas teknis, integritas, serta keberanian mengambil keputusan untuk kesejahteraan warga.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Seleksi Ketat Penerima Bantuan Rutilahu 2026, Berikut yang Jadi Prioritas

 

Guru Besar FEB Unair, Prof Nuri Herachwati, menilai pelibatan akademisi dan BKD Jatim meningkatkan kredibilitas proses seleksi.

 

“Dengan melibatkan akademisi dan Pemprov Jatim, harapannya seleksi ini benar-benar akurat,” ujarnya.

 

Prof Nuri mengingatkan bahwa pemimpin dinas harus memahami Surabaya sebagai kota dunia.

Baca Juga: 5.012 Anak Surabaya Lolos Administrasi Beasiswa Penghafal Kitab Suci, Berikut Jadwal Tes dan Lokasinya

 

“Pejabatnya harus bisa membawa Surabaya naik kelas,” tambahnya.

 

Kepala BKD Jatim, Indah Wahyuni, memastikan seluruh peserta sudah berada dalam kategori Box 9 manajemen talenta. Mereka dinilai memiliki kompetensi tinggi dan inovasi yang relevan dengan tugas pokok dan fungsinya.

 

“Mereka punya kemampuan berimbang dan wawasan yang bagus. Inovasi yang ditawarkan juga relevan dengan tupoksinya,” jelas Indah.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kabar Berpulangnya Adi Sutarwijono buat Gelombang Pentakziyah Padati Rumah Dinas

Hingga berita ini diturunkan, gelombang pentakziyah dari berbagai lapisan masyarakat masih terus berdatangan.

Kepergian Adi Sutarwijono Bikin Kader Terpukul, PDIP Surabaya: Terasa Seperti Mimpi!

Para kader mengaku terpukul dan tak menyangka sosok yang selama ini menjadi pengayom partai itu pergi begitu cepat.

Adi Sutarwijono Tutup Usia, DPRD Surabaya Kehilangan Figur Bersahaja dan Pengayom

Cak Awi dikenang sebagai sosok pemimpin yang tenang, bersahaja, serta mampu merangkul berbagai kalangan, baik di parlemen maupun di internal partai.

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang

Cak Awi, sapaan akrab-Dominikus Adi Sutarwijono, mengembuskan napas terakhir pada pukul 20.36 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Jakarta.

Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama

"Tindakan ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan kelestarian lingkungan," tegas Kasatpol PP Jember, Bambang Rudiyanto.

Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto

Usaha milik Muhammad Nurfuat ini mulai dirintis sejak tahun 2018. Pria asal Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini merupakan guru ponpes kawasan Nganjuk.