Selasa, 20 Okt 2026 00:43 WIB

Kader PDIP Surabaya Terus Bergerak Bagikan Masker dan Sembako

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 18 Apr 2020 14:00 WIB

Surabaya (selalu.id) - PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya terus bergerak dari kampung ke kampung untuk membagi-bagikan masker. Kader partai besutan Megawati Soekarnoputri juga menyemprot disinfektan dan membagikan beras untuk keluarga rentan.

Kader-kader banteng moncong putih itu bergotong-royong, mencegah penyebaran Covid-19, dan dampak yang ditimbulkan akibat krisis ini.

Baca Juga: Merawat Bumi, Menyejahterakan Warga: Wajah Baru Pantai Teluk Asmara Malang!

“Kami tentu sangat memperhatikan protokol kesehatan. Kami mendatangi dari rumah ke rumah, menemui warga, dengan memakai masker,” kata Nur Achmad Arif, Wakil Ketua Ranting PDIP Kelurahan Tegalsari, Sabtu (18/4/2020).

Nur Achmad membagi-bagikan masker bersama rekannya, Ero Ardinanta, juga Wakil Ketua Ranting PDIP Kelurahan Tegalsari. Pembagian di kawasan pemukiman Kampung Malang dan perkampungan Pandegiling.

“Kami memesan 500 masker kepada penjahit, yang kami kenal. Dengan biaya urunan, gotong royong sesama teman. Hasilnya, kami bagikan kepada warga,” kata Ero Ardinanta.

Kemarin malam, Wakil Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya, Akhmad Hidayat, memberikan bantuan bahan pangan kepada warga di kawasan perkampungan Gresik PPI, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan.

“Kampung ini diberlakukan pembatasan sosial berskala kecil (PSBK). Karena sejumlah warga terkonfirmasi positif terpapar virus Corona,” kata Akhmad Hidayat.

Baca Juga: Respons Santai Syaifuddin Zuhri Soal Eks Kader PDIP Pindah ke PSI, Ini Fokus yang Lebih Penting

Ia membantu beberapa dus mie instan dan telur ayam kepada warga. Akhmad memberikan bantuan bersama kader-kader PDIP di Krembangan.

“Di PDI Perjuangan, kami terus diajarkan untuk mengembangkan jalan kemanusiaan, melalui gotong royong. Saya syukuri, PDI Perjuangan hadir di berbagai kesulitan warga. Termasuk di masa krisis Covid-19,” kata Akhmad.

Di berbagai kampung di Surabaya, kader-kader PDI Perjuangan Kota Surabaya terus bergerak di tengah pendemi Covid-19. Di Kecamatan Dukuh Pakis, mereka melakukan penyemprotan disinfektan di pemukiman padat penduduk.

Baca Juga: Mantan Kader PDIP Surabaya Ramai-ramai Pindah ke PSI, Ini Reaksi Armuji

“Kami keluar masuk kampung untuk menyemprot disinfektan. Kami buat jadwal per hari, per minggu. Sambil mengedukasi warga tentang virus Corona. Kali ini kami lakukan di kawasan Dukuh Kupang,” kata Sumariyono, Sekretaris PAC PDIP Kecamatan Dukuh Pakis.

Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, mengatakan jajaran partainya telah begerak sejak 18 Maret lalu. Selain penyemprotan disinfektan, pembagian masker, gentong portabel untuk cuci tangan dan paket beras.

“Kami sudah distribusikan paket beras kepada keluarga rentan di 21 kecamatan. Kurang 8 kecamatan di Surabaya. Perkiraan menghabiskan 7,5 ton beras, hasil urunan dari anggota DPRD tingkat kota dan provinsi, juga DPR RI dari Dapil Surabaya,” kata Adi Sutarwijono.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).