Jumat, 04 Sep 2026 16:46 WIB

Kader PDIP Surabaya Terus Bergerak Bagikan Masker dan Sembako

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 18 Apr 2020 14:00 WIB

Surabaya (selalu.id) - PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya terus bergerak dari kampung ke kampung untuk membagi-bagikan masker. Kader partai besutan Megawati Soekarnoputri juga menyemprot disinfektan dan membagikan beras untuk keluarga rentan.

Kader-kader banteng moncong putih itu bergotong-royong, mencegah penyebaran Covid-19, dan dampak yang ditimbulkan akibat krisis ini.

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

“Kami tentu sangat memperhatikan protokol kesehatan. Kami mendatangi dari rumah ke rumah, menemui warga, dengan memakai masker,” kata Nur Achmad Arif, Wakil Ketua Ranting PDIP Kelurahan Tegalsari, Sabtu (18/4/2020).

Nur Achmad membagi-bagikan masker bersama rekannya, Ero Ardinanta, juga Wakil Ketua Ranting PDIP Kelurahan Tegalsari. Pembagian di kawasan pemukiman Kampung Malang dan perkampungan Pandegiling.

“Kami memesan 500 masker kepada penjahit, yang kami kenal. Dengan biaya urunan, gotong royong sesama teman. Hasilnya, kami bagikan kepada warga,” kata Ero Ardinanta.

Kemarin malam, Wakil Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya, Akhmad Hidayat, memberikan bantuan bahan pangan kepada warga di kawasan perkampungan Gresik PPI, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan.

“Kampung ini diberlakukan pembatasan sosial berskala kecil (PSBK). Karena sejumlah warga terkonfirmasi positif terpapar virus Corona,” kata Akhmad Hidayat.

Baca Juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

Ia membantu beberapa dus mie instan dan telur ayam kepada warga. Akhmad memberikan bantuan bersama kader-kader PDIP di Krembangan.

“Di PDI Perjuangan, kami terus diajarkan untuk mengembangkan jalan kemanusiaan, melalui gotong royong. Saya syukuri, PDI Perjuangan hadir di berbagai kesulitan warga. Termasuk di masa krisis Covid-19,” kata Akhmad.

Di berbagai kampung di Surabaya, kader-kader PDI Perjuangan Kota Surabaya terus bergerak di tengah pendemi Covid-19. Di Kecamatan Dukuh Pakis, mereka melakukan penyemprotan disinfektan di pemukiman padat penduduk.

Baca Juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

“Kami keluar masuk kampung untuk menyemprot disinfektan. Kami buat jadwal per hari, per minggu. Sambil mengedukasi warga tentang virus Corona. Kali ini kami lakukan di kawasan Dukuh Kupang,” kata Sumariyono, Sekretaris PAC PDIP Kecamatan Dukuh Pakis.

Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, mengatakan jajaran partainya telah begerak sejak 18 Maret lalu. Selain penyemprotan disinfektan, pembagian masker, gentong portabel untuk cuci tangan dan paket beras.

“Kami sudah distribusikan paket beras kepada keluarga rentan di 21 kecamatan. Kurang 8 kecamatan di Surabaya. Perkiraan menghabiskan 7,5 ton beras, hasil urunan dari anggota DPRD tingkat kota dan provinsi, juga DPR RI dari Dapil Surabaya,” kata Adi Sutarwijono.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.