Selasa, 21 Jul 2026 03:07 WIB

KBS Bakal Buka Rumah Sakit Hewan Lagi, DPRD Ungkap Banyak Peluang Pendapatan Baru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 30 Nov 2025 14:16 WIB

selalu.id– Ketua Pansus Raperda Perumda Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS), Yuga Pratisabda Widyawasta, menilai KBS memiliki banyak celah bisnis yang belum digarap maksimal. 

Ia mendorong BUMD tersebut melakukan modernisasi layanan dan membuka sumber pendapatan baru agar tidak hanya bergantung pada tiket pengunjung.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Salah satunya, kata Yuga, adalah mengaktifkan kembali rumah sakit hewan yang pernah dimiliki KBS namun sudah lama tidak beroperasi. Menurutnya, fasilitas itu memiliki prospek besar karena kebutuhan layanan kesehatan hewan di Jawa Timur masih sangat tinggi.

“Banyak masukan dalam pembahasan Raperda, terutama soal potensi pemasukan. Rumah sakit hewan itu dulu ada, sekarang tidak ada. Rencana strategis ke depan kemungkinan akan dioperasikan lagi,” ujar Yuga, Minggu (30/11/2025).

Dengan peralatan yang modern, rumah sakit hewan tersebut bisa menjadi rujukan dan membuka peluang pendapatan baru bagi KBS.

Selain layanan kesehatan hewan, Yuga juga mengungkap rencana penataan ulang wahana satwa melalui perubahan site plan agar pengalaman pengunjung menjadi lebih dekat dan menarik.

“Nanti kita bisa melihat harimau tidak sejauh sekarang,” tuturnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Yuga menegaskan, meski kondisi keuangan KBS sudah berjalan cukup baik, BUMD ini harus berani keluar dari pola bisnis lama dan mengeksplorasi potensi-komersial lain.

Salah satu gagasannya adalah pemanfaatan area depan KBS untuk reklame atau proyektor komersial.

“Depan KBS itu bisa digarap. Bisa jadi papan reklame atau proyektor yang memberikan pemasukan tambahan,” jelas legislator PSI tersebut.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Yuga juga mendorong KBS membuka peluang kerja sama peminjaman satwa yang tidak termasuk kategori dilindungi, seperti kijang India, untuk kegiatan rekreasi maupun outbound.

“Kerja sama pinjam pakai satwa ke tempat rekreasi lain bisa jadi pemasukan baru,” terangnya.

Ia berharap berbagai inovasi bisnis ini dapat memperkuat posisi KBS sebagai BUMD yang tidak hanya mengandalkan kunjungan wisata, tetapi mampu menciptakan layanan baru yang bernilai ekonomi dan tetap mematuhi kaidah konservasi.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.