Sabtu, 14 Feb 2026 09:03 WIB

KBS Bakal Buka Rumah Sakit Hewan Lagi, DPRD Ungkap Banyak Peluang Pendapatan Baru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 30 Nov 2025 14:16 WIB

selalu.id– Ketua Pansus Raperda Perumda Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS), Yuga Pratisabda Widyawasta, menilai KBS memiliki banyak celah bisnis yang belum digarap maksimal. 

Ia mendorong BUMD tersebut melakukan modernisasi layanan dan membuka sumber pendapatan baru agar tidak hanya bergantung pada tiket pengunjung.

Baca Juga: Harga Cabai di GPM Surabaya Turun hingga 50 Persen Jelang Ramadan

Salah satunya, kata Yuga, adalah mengaktifkan kembali rumah sakit hewan yang pernah dimiliki KBS namun sudah lama tidak beroperasi. Menurutnya, fasilitas itu memiliki prospek besar karena kebutuhan layanan kesehatan hewan di Jawa Timur masih sangat tinggi.

“Banyak masukan dalam pembahasan Raperda, terutama soal potensi pemasukan. Rumah sakit hewan itu dulu ada, sekarang tidak ada. Rencana strategis ke depan kemungkinan akan dioperasikan lagi,” ujar Yuga, Minggu (30/11/2025).

Dengan peralatan yang modern, rumah sakit hewan tersebut bisa menjadi rujukan dan membuka peluang pendapatan baru bagi KBS.

Selain layanan kesehatan hewan, Yuga juga mengungkap rencana penataan ulang wahana satwa melalui perubahan site plan agar pengalaman pengunjung menjadi lebih dekat dan menarik.

“Nanti kita bisa melihat harimau tidak sejauh sekarang,” tuturnya.

Baca Juga: Strategi Pemkot Surabaya Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Ramadan

Yuga menegaskan, meski kondisi keuangan KBS sudah berjalan cukup baik, BUMD ini harus berani keluar dari pola bisnis lama dan mengeksplorasi potensi-komersial lain.

Salah satu gagasannya adalah pemanfaatan area depan KBS untuk reklame atau proyektor komersial.

“Depan KBS itu bisa digarap. Bisa jadi papan reklame atau proyektor yang memberikan pemasukan tambahan,” jelas legislator PSI tersebut.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Gelar Kya-Kya Chunjie Fest 2026, Catat Tanggalnya

Yuga juga mendorong KBS membuka peluang kerja sama peminjaman satwa yang tidak termasuk kategori dilindungi, seperti kijang India, untuk kegiatan rekreasi maupun outbound.

“Kerja sama pinjam pakai satwa ke tempat rekreasi lain bisa jadi pemasukan baru,” terangnya.

Ia berharap berbagai inovasi bisnis ini dapat memperkuat posisi KBS sebagai BUMD yang tidak hanya mengandalkan kunjungan wisata, tetapi mampu menciptakan layanan baru yang bernilai ekonomi dan tetap mematuhi kaidah konservasi.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

SIER Resmikan Renovasi SDN Pejangkungan II, Wujud Nyata Dukungan Pendidikan di Kawasan Industri

Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, yang berfokus pada penyediaan fasilitas belajar yang lebih layak.

Wujudkan Program Anak, Gresik Gelar Musrenbang Anak 2026

Anak-anak mempelajari alur penyaluran aspirasi melalui dokumen perencanaan daerah, termasuk RPJMD.

Daftar Shio yang Diprediksi Paling Hoki di Tahun Kuda Api

Menurut kalender lunar, dipandang oleh pakar feng shui sebagai masa yang sangat dinamis dan penuh perubahan.

BPKH Perlu Ruang Lebih Banyak Kelola Dana Haji dengan Prinsip Kehati-hatian

Saleh menekankan perlunya pembenahan dengan meninjau kembali seluruh pasal terkait kewenangan dan tanggung jawab BPKH dalam undang-undang.

Santri asal Sidoarjo Meninggal Dunia Diduga Tersengat Listrik di Mojokerto

Korban sempat terjatuh ke kolam tandon air di lantai 4 gedung pondok. Korban diketahui bernama KAW (13), warga Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.

Potret Bersih-bersih Sampah di Kawasan Wisata Bromo Jelang Liburan dan Ramadan

Hasilnya, total sampah yang terkumpul sebanyak sekitar 1 ton, yang dimuat dalam 2 truk dan 3 mobil jenis pikap.