Minggu, 19 Jul 2026 19:40 WIB

Viral Pegawai Judi Online, Komisi A Desak Pemkot Surabaya Beri Sanksi

  • Penulis : Ading
  • | Sabtu, 29 Nov 2025 18:56 WIB

selalu.id - Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko menanggapi viralnya video seorang pegawai Pemerintah Kota Surabaya yang diduga bermain judi online jenis slot saat jam kerja. Ia menyebut hal ini menimbulkan kekhawatiran publik terkait kedisiplinan aparatur.

 

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

“Kami minta siapa pun pegawai pemkot, baik ASN maupun non-ASN, yang terbukti secara sah melanggar disiplin kerja harus ditindak tegas oleh Wali Kota,” ujar politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe, Sabtu (29/11/2025).

 

Menurut Cak Yebe, penindakan tidak semata karena video viral. Ia menegaskan sanksi tetap harus dijalankan jika terbukti terjadi pelanggaran. “Mau video itu tahun lalu sekalipun, sepanjang ada indikasi pelanggaran disiplin di jam kerja, harus diproses dan diberikan sanksi dalam rangka menciptakan good governance,” katanya.

 

Ia menilai praktik judi online di lingkungan kerja dapat merusak mental dan produktivitas pegawai. “Kalau terbukti bermain judi online termasuk slot, sanksinya harus tegas, bahkan sampai pemberhentian dengan tidak hormat karena itu merusak mental dan bisa jadi contoh buruk bagi pegawai lain,” ujar dia.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

Cak Yebe meminta pengawasan diperkuat melalui razia rutin dan inspeksi mendadak dengan melibatkan Satpol PP dan Inspektorat. Ia juga menekankan perlunya evaluasi kepada atasan jika ditemukan pembiaran.

 

“Kadis, kaban, atau kasat yang anggotanya terbukti melanggar berpotensi ikut dievaluasi,” ujarnya.

 

Baca Juga: Warga Surabaya Banyak yang Sambat Parkir, Laporan ke Hotline Cak Eri Tembus 1.442

Ia meminta penindakan dan pengawasan tidak hanya dilakukan di lingkungan Pemkot Surabaya. Ia menyebut langkah serupa harus diterapkan di Sekretariat DPRD, kelurahan, dan kecamatan agar disiplin berjalan menyeluruh.

 

Komisi A DPRD Surabaya berencana memanggil Satpol PP dan Inspektorat untuk mengevaluasi sistem pengawasan yang berlaku. “Kami akan memanggil Kasatpol PP dan Inspektorat agar ini menjadi perhatian serius Wali Kota demi terwujudnya pegawai yang produktif dan profesional,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.