Senin, 02 Feb 2026 00:54 WIB

Viral Pegawai Judi Online, Komisi A Desak Pemkot Surabaya Beri Sanksi

  • Penulis : Ading
  • | Sabtu, 29 Nov 2025 18:56 WIB

selalu.id - Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko menanggapi viralnya video seorang pegawai Pemerintah Kota Surabaya yang diduga bermain judi online jenis slot saat jam kerja. Ia menyebut hal ini menimbulkan kekhawatiran publik terkait kedisiplinan aparatur.

 

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

“Kami minta siapa pun pegawai pemkot, baik ASN maupun non-ASN, yang terbukti secara sah melanggar disiplin kerja harus ditindak tegas oleh Wali Kota,” ujar politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe, Sabtu (29/11/2025).

 

Menurut Cak Yebe, penindakan tidak semata karena video viral. Ia menegaskan sanksi tetap harus dijalankan jika terbukti terjadi pelanggaran. “Mau video itu tahun lalu sekalipun, sepanjang ada indikasi pelanggaran disiplin di jam kerja, harus diproses dan diberikan sanksi dalam rangka menciptakan good governance,” katanya.

 

Ia menilai praktik judi online di lingkungan kerja dapat merusak mental dan produktivitas pegawai. “Kalau terbukti bermain judi online termasuk slot, sanksinya harus tegas, bahkan sampai pemberhentian dengan tidak hormat karena itu merusak mental dan bisa jadi contoh buruk bagi pegawai lain,” ujar dia.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

Cak Yebe meminta pengawasan diperkuat melalui razia rutin dan inspeksi mendadak dengan melibatkan Satpol PP dan Inspektorat. Ia juga menekankan perlunya evaluasi kepada atasan jika ditemukan pembiaran.

 

“Kadis, kaban, atau kasat yang anggotanya terbukti melanggar berpotensi ikut dievaluasi,” ujarnya.

 

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

Ia meminta penindakan dan pengawasan tidak hanya dilakukan di lingkungan Pemkot Surabaya. Ia menyebut langkah serupa harus diterapkan di Sekretariat DPRD, kelurahan, dan kecamatan agar disiplin berjalan menyeluruh.

 

Komisi A DPRD Surabaya berencana memanggil Satpol PP dan Inspektorat untuk mengevaluasi sistem pengawasan yang berlaku. “Kami akan memanggil Kasatpol PP dan Inspektorat agar ini menjadi perhatian serius Wali Kota demi terwujudnya pegawai yang produktif dan profesional,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.