Senin, 09 Feb 2026 17:54 WIB

Viral Pegawai Judi Online, Komisi A Desak Pemkot Surabaya Beri Sanksi

  • Penulis : Ading
  • | Sabtu, 29 Nov 2025 18:56 WIB

selalu.id - Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko menanggapi viralnya video seorang pegawai Pemerintah Kota Surabaya yang diduga bermain judi online jenis slot saat jam kerja. Ia menyebut hal ini menimbulkan kekhawatiran publik terkait kedisiplinan aparatur.

 

Baca Juga: Dugaan Korupsi di KBS, Wali Kota Eri Minta Kejati Jatim Usut Tuntas

“Kami minta siapa pun pegawai pemkot, baik ASN maupun non-ASN, yang terbukti secara sah melanggar disiplin kerja harus ditindak tegas oleh Wali Kota,” ujar politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe, Sabtu (29/11/2025).

 

Menurut Cak Yebe, penindakan tidak semata karena video viral. Ia menegaskan sanksi tetap harus dijalankan jika terbukti terjadi pelanggaran. “Mau video itu tahun lalu sekalipun, sepanjang ada indikasi pelanggaran disiplin di jam kerja, harus diproses dan diberikan sanksi dalam rangka menciptakan good governance,” katanya.

 

Ia menilai praktik judi online di lingkungan kerja dapat merusak mental dan produktivitas pegawai. “Kalau terbukti bermain judi online termasuk slot, sanksinya harus tegas, bahkan sampai pemberhentian dengan tidak hormat karena itu merusak mental dan bisa jadi contoh buruk bagi pegawai lain,” ujar dia.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Percepat Overlay Jalan yang Rawan Genangan saat Hujan

Cak Yebe meminta pengawasan diperkuat melalui razia rutin dan inspeksi mendadak dengan melibatkan Satpol PP dan Inspektorat. Ia juga menekankan perlunya evaluasi kepada atasan jika ditemukan pembiaran.

 

“Kadis, kaban, atau kasat yang anggotanya terbukti melanggar berpotensi ikut dievaluasi,” ujarnya.

 

Baca Juga: DPRD Soroti Reklame di Taman Median Jalan Surabaya

Ia meminta penindakan dan pengawasan tidak hanya dilakukan di lingkungan Pemkot Surabaya. Ia menyebut langkah serupa harus diterapkan di Sekretariat DPRD, kelurahan, dan kecamatan agar disiplin berjalan menyeluruh.

 

Komisi A DPRD Surabaya berencana memanggil Satpol PP dan Inspektorat untuk mengevaluasi sistem pengawasan yang berlaku. “Kami akan memanggil Kasatpol PP dan Inspektorat agar ini menjadi perhatian serius Wali Kota demi terwujudnya pegawai yang produktif dan profesional,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Menanti Siapa Saja Anggota DPRD Surabaya yang Jadi Tersangka Kasus Bimtek

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya yang menyedot anggaran hingga miliaran rupiah.

Tingkatkan Layanan Terminal Peti Kemas, Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru

Alat-alat tersebut rencananya akan mulai tiba secara bertahap pada semester-II tahun 2026.

Kasus Korupsi Bimtek DPRD Surabaya, Siapa yang Akan Jadi Tersangka?

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya dengan anggaran miliaran rupiah.

Khofifah Dirujak Netizen usai Mangkir di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim: Pedes Banget!

Tak banyak dari mereka, menyatakan kekhawatiran akan kemungkinan penyelidikan tidak berjalan transparan, hingga menginginkan proses hukum berjalan cepat.

Pesan Khusus Ning Ita pada Insan Pers Dalam Perayaan HPN ke-80 di Mojokerto

Ning Ita mengatakan di tengah berbagai tantangan nasional dan global, pers di daerah memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang menyejukkan.

Temuan Mengejutkan Menteri LH saat Sidak Kebersihan di Surabaya, Langsung Beri Catatan Khusus

“Kalau masih seperti itu, maka agak susah untuk kita tingkatkan nilainya,” tegas Menteri Lingkungan Hidup RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq.