Jumat, 04 Sep 2026 17:24 WIB

30 Ribu Pelajar Dites, Lima Terindikasi Narkoba di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Nov 2025 14:03 WIB

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya memperketat pengawasan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Dinas Kesehatan Surabaya mencatat screening telah dilakukan terhadap 30.132 siswa hingga November 2025. Tes urine pada 368 pelajar menunjukkan lima di antaranya terindikasi positif zat adiktif.

 

Baca Juga: Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Data tersebut dipaparkan dalam rapat koordinasi lintas instansi yang digelar Komisi D DPRD Surabaya pada Selasa (25/11/2025), menyikapi potensi meningkatnya kasus pelajar terpapar narkoba.

 

Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, dr. Nanik Sukristina mengatakan deteksi dini menjadi langkah penting agar penanganan pelajar yang terindikasi dapat dilakukan segera.

 

“Kami sudah melakukan screening kepada 30.132 siswa dan tes urine 368 siswa, lima di antaranya terindikasi positif. Kami siapkan rujukan medis maupun psikososial bekerja sama dengan BNN dan rumah sakit,” jelas dr. Nanik.

 

Ketua Komisi D, dr. Akmarawita Kadir meminta program screening dilakukan secara terstruktur dengan standar prosedur tetap sehingga tidak berhenti pada kegiatan insidental.

 

“Anggaran cukup, tetapi belum terintegrasi. Maka perlu langkah konkret seperti screening rutin dan program pencegahan berbasis komunitas,” ujarnya.

 

Anggota Komisi D, Abdul Ghoni menyebut sejumlah kelurahan di Surabaya telah masuk zona merah peredaran narkoba dengan target utama pelajar.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

 

“Bukan hanya jual beli pakai uang, tapi hutang. Awalnya gratis, lalu hutang, dan akhirnya mencuri karena ketagihan,” ungkapnya. Ia menegaskan pengawasan wilayah rawan harus diperketat dengan sinergi antarinstansi.

 

Anggota Komisi D lainnya, dr. Zuhrotul Mar’ah menilai ketahanan keluarga perlu diperkuat dalam upaya pencegahan.

 

“Bukan hanya seminar, penguatan ekonomi keluarga juga penting agar anak tidak mudah terjerumus,” katanya. Ia juga menilai warung kopi menjadi titik rawan transaksi sehingga komunitas remaja dan karang taruna didorong lebih aktif dalam pembinaan.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

 

Kepala BNN Surabaya, Kombes Heru Prasetyo menjelaskan kegiatan sebelumnya merupakan screening perilaku zat adiktif yang disertai penanganan lanjutan bila diperlukan.

 

“BNN siap bekerja sama untuk program ketahanan keluarga antinarkoba berbasis komunitas remaja,” ujarnya.

 

Ia menambahkan fasilitas rehabilitasi dapat diakses melalui IPWL, puskesmas atau lembaga resmi yang berwenang.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.