Senin, 02 Feb 2026 12:14 WIB

Video Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Marah-marah hingga Meneteskan Air Mata

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 20 Feb 2022 18:22 WIB

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menunjukkan kemarahannya dan mengancam akan mencopot atau dalam bahasanya menghabisi pejabat Pemerintah Kota Surabaya yang tidak peka terhadap masyarakatnya.

Video kemarahan Eri Cahyadi tersebut beredar di grup-grup media sosial.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Video berdurasi 1 menit 22 detik tersebut memperlihatkan Eri Cahyadi sedang berjalan bersama rombongan melewati sebuah perkampungan dengan gang sempit. Eri cahyadi terlihat berdialog dengan beberapa warga di dalam rumah.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Baca juga: Beredar Video Wali Kota Surabaya Marah-marah: Saya Habisi Kalian Semua

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Baca juga: Video Wali Kota Surabaya Marah-marah Ternyata Ada 2 Versi, Mana yang Benar?

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.