Rabu, 22 Jul 2026 07:49 WIB

Beredar Video Wali Kota Surabaya Marah-marah: Saya Habisi Kalian Semua

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 20 Feb 2022 13:46 WIB
Screen shoot video Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Screen shoot video Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menunjukkan kemarahannya dan mengancam akan mencopot atau dalam bahasanya menghabisi pejabat Pemerintah Kota Surabaya yang tidak peka terhadap masyarakatnya.

Video kemarahan Eri Cahyadi tersebut beredar di grup-grup media sosial.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Video berdurasi 1 menit 22 detik tersebut memperlihatkan Eri Cahyadi sedang berjalan bersama rombongan melewati sebuah perkampungan dengan gang sempit. Eri cahyadi terlihat berdialog dengan beberapa warga di dalam rumah.

Terlihat juga Eri menyodorkan sebuah papan kepada warga yang bertuliskan 'Bantuan Kursi Roda' tertulis juga bantuan tersebut berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk berfoto bersama.

Belum jelas apa yang membuatnya marah, tiba-tiba Eri berbicara di depan kamera dengan mimik muka memerah dan sempat menitikkan air mata.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Baca juga: Video Wali Kota Surabaya Marah-marah Ternyata Ada 2 Versi, Mana yang Benar?

Eri meluapkan kemarahan dengan mengancam akan 'menghabisi' para pejabat. 'Menghabisi' disini dibubuhi keterangan menghabisi jabatanya atau mencopot jika tidak mengetahui kondisi kesulitan masyarakat.

"Ingat ya pejabat Kota Surabaya, sampe sampean jadi pejabat tidak tahu warga saya ada yang menderita. Saya habisi kalian semua pejabatnya Surabaya. Lihat turun kebawah, masih banyak orang susah di surabaya. Gunakan jabatan sampean untuk cek selalu kebawah.Hadir saya disini untuk orang cilik,anggaran APBD Kota Surabaya akan saya gunakan untuk kebahagiaan warga Surabaya." tegasnya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

"Ingat sekali lagi pesan saya. Sampai saya melihat ini dan pejabat struktural pemerintah kota tidak ada yang tahu, Saya habisi kalian semua, tak hentikan jabatan sampean semuanya. Tolong jaga itu betul amanat Saya," tegas Eri kembali.

Jika dilihat secara keseluruhan, sepertinya memang video tersebut dipersiapkan untuk disebarluaskan. Terlihat adanya sentuhan pengeditan, mulai gerak lambat, potongan potongan gambar atau insert, hingga penempelan backsound lagu berjudul Don't Give Up On Me dengan penyanyi Andy Grammer yang menambah kesan dramatis video. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.