Selasa, 21 Jul 2026 14:14 WIB

Video Wali Kota Surabaya Marah-marah Ternyata Ada 2 Versi, Mana yang Benar?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 20 Feb 2022 14:29 WIB
Screenshoot video Wali Kota Surabaya. Sumber Foto postingan instagram Bangga Surabaya
Screenshoot video Wali Kota Surabaya. Sumber Foto postingan instagram Bangga Surabaya

selalu.id - Video Wali kota Surabaya, Eri Cahyadi marah-marah ternyata muncul dalam dua versi. Versi pertama yang beredar di media sosial grup WhatsApp dan versi kedua yang diupload oleh Instagram Bangga Surabaya.

Seperti diberitakan video versi pertama berdurasi 1 menit 22 detik memperlihatkan Eri Cahyadi sedang berjalan bersama rombongan melewati sebuah perkampungan dengan gang sempit. Eri cahyadi terlihat berdialog dengan beberapa warga di dalam rumah.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Video yang ditempeli backsound Don't Give Up On Me dengan penyanyi Andy Grammer tersebut tidak memuat jelas permasalahan apa yang membuat Wali Kota penerus Tri Rismaharini tersebut marah. Hanya diperlihatkan potongan potongan video Eri berjalan menyusuri gang perkampungan warga, mendatangi rumah warga, berdialog dan langsung berbicara di depan kamera.

"Ingat ya pejabat Kota Surabaya, sampai sampean jadi pejabat tidak tahu warga saya ada yang menderita. Saya habisi kalian semua pejabatnya Surabaya. Lihat turun kebawah, masih banyak orang susah di surabaya. Gunakan jabatan sampean untuk cek selalu kebawah.Hadir saya disini untuk orang cilik,anggaran APBD Kota Surabaya akan saya gunakan untuk kebahagiaan warga Surabaya." tegasnya.

"Ingat sekali lagi pesan saya. Sampai saya melihat ini dan pejabat struktural pemerintah kota tidak ada yang tahu, Saya habisi kalian semua, tak hentikan jabatan sampean semuanya. Tolong jaga itu betul amanat Saya," tegas Eri kembali.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Sementara video kedua, diupload oleh akun Instagram Bangga Surabaya memperlihatkan peristiwa sama dengan video pertama yang lebih lengkap dengan pembagian kursi roda serta kaki palsu kepada warga tidak mampu. Namun ada pengeditan berupa pemotongan beberapa bagian kalimat, seperti kata "saya habisi kalian semua".

Video yang diunggah akun instagram yang sudah bercentang biru tersebut memperlihatkan lebih lengkap kegiatan pembagian kursi roda serta pernyataan Wali Kota Eri Cahyadi. Namun ada pemotongan pada kalimat "saya habisi" dan langsung disambung dengan kalimat berikutnya agar tidak terkesan sadis.

Semua peristiwa, baik lokasi dan pernyataan Wali Kota antara vido pertama dan kedua sama persis, hanya ada editing berupa pemotongan dan penambahan gambar untuk kepentingan tertentu. (SL1)

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

 

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.