Selasa, 20 Okt 2026 04:50 WIB

Video Wali Kota Surabaya Marah-marah Ternyata Ada 2 Versi, Mana yang Benar?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 20 Feb 2022 14:29 WIB
Screenshoot video Wali Kota Surabaya. Sumber Foto postingan instagram Bangga Surabaya
Screenshoot video Wali Kota Surabaya. Sumber Foto postingan instagram Bangga Surabaya

selalu.id - Video Wali kota Surabaya, Eri Cahyadi marah-marah ternyata muncul dalam dua versi. Versi pertama yang beredar di media sosial grup WhatsApp dan versi kedua yang diupload oleh Instagram Bangga Surabaya.

Seperti diberitakan video versi pertama berdurasi 1 menit 22 detik memperlihatkan Eri Cahyadi sedang berjalan bersama rombongan melewati sebuah perkampungan dengan gang sempit. Eri cahyadi terlihat berdialog dengan beberapa warga di dalam rumah.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Video yang ditempeli backsound Don't Give Up On Me dengan penyanyi Andy Grammer tersebut tidak memuat jelas permasalahan apa yang membuat Wali Kota penerus Tri Rismaharini tersebut marah. Hanya diperlihatkan potongan potongan video Eri berjalan menyusuri gang perkampungan warga, mendatangi rumah warga, berdialog dan langsung berbicara di depan kamera.

"Ingat ya pejabat Kota Surabaya, sampai sampean jadi pejabat tidak tahu warga saya ada yang menderita. Saya habisi kalian semua pejabatnya Surabaya. Lihat turun kebawah, masih banyak orang susah di surabaya. Gunakan jabatan sampean untuk cek selalu kebawah.Hadir saya disini untuk orang cilik,anggaran APBD Kota Surabaya akan saya gunakan untuk kebahagiaan warga Surabaya." tegasnya.

"Ingat sekali lagi pesan saya. Sampai saya melihat ini dan pejabat struktural pemerintah kota tidak ada yang tahu, Saya habisi kalian semua, tak hentikan jabatan sampean semuanya. Tolong jaga itu betul amanat Saya," tegas Eri kembali.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Sementara video kedua, diupload oleh akun Instagram Bangga Surabaya memperlihatkan peristiwa sama dengan video pertama yang lebih lengkap dengan pembagian kursi roda serta kaki palsu kepada warga tidak mampu. Namun ada pengeditan berupa pemotongan beberapa bagian kalimat, seperti kata "saya habisi kalian semua".

Video yang diunggah akun instagram yang sudah bercentang biru tersebut memperlihatkan lebih lengkap kegiatan pembagian kursi roda serta pernyataan Wali Kota Eri Cahyadi. Namun ada pemotongan pada kalimat "saya habisi" dan langsung disambung dengan kalimat berikutnya agar tidak terkesan sadis.

Semua peristiwa, baik lokasi dan pernyataan Wali Kota antara vido pertama dan kedua sama persis, hanya ada editing berupa pemotongan dan penambahan gambar untuk kepentingan tertentu. (SL1)

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

 

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.