Jumat, 05 Jun 2026 01:19 WIB

Video Wali Kota Surabaya Marah-marah Ternyata Ada 2 Versi, Mana yang Benar?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 20 Feb 2022 14:29 WIB
Screenshoot video Wali Kota Surabaya. Sumber Foto postingan instagram Bangga Surabaya
Screenshoot video Wali Kota Surabaya. Sumber Foto postingan instagram Bangga Surabaya

selalu.id - Video Wali kota Surabaya, Eri Cahyadi marah-marah ternyata muncul dalam dua versi. Versi pertama yang beredar di media sosial grup WhatsApp dan versi kedua yang diupload oleh Instagram Bangga Surabaya.

Seperti diberitakan video versi pertama berdurasi 1 menit 22 detik memperlihatkan Eri Cahyadi sedang berjalan bersama rombongan melewati sebuah perkampungan dengan gang sempit. Eri cahyadi terlihat berdialog dengan beberapa warga di dalam rumah.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Video yang ditempeli backsound Don't Give Up On Me dengan penyanyi Andy Grammer tersebut tidak memuat jelas permasalahan apa yang membuat Wali Kota penerus Tri Rismaharini tersebut marah. Hanya diperlihatkan potongan potongan video Eri berjalan menyusuri gang perkampungan warga, mendatangi rumah warga, berdialog dan langsung berbicara di depan kamera.

"Ingat ya pejabat Kota Surabaya, sampai sampean jadi pejabat tidak tahu warga saya ada yang menderita. Saya habisi kalian semua pejabatnya Surabaya. Lihat turun kebawah, masih banyak orang susah di surabaya. Gunakan jabatan sampean untuk cek selalu kebawah.Hadir saya disini untuk orang cilik,anggaran APBD Kota Surabaya akan saya gunakan untuk kebahagiaan warga Surabaya." tegasnya.

"Ingat sekali lagi pesan saya. Sampai saya melihat ini dan pejabat struktural pemerintah kota tidak ada yang tahu, Saya habisi kalian semua, tak hentikan jabatan sampean semuanya. Tolong jaga itu betul amanat Saya," tegas Eri kembali.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Sementara video kedua, diupload oleh akun Instagram Bangga Surabaya memperlihatkan peristiwa sama dengan video pertama yang lebih lengkap dengan pembagian kursi roda serta kaki palsu kepada warga tidak mampu. Namun ada pengeditan berupa pemotongan beberapa bagian kalimat, seperti kata "saya habisi kalian semua".

Video yang diunggah akun instagram yang sudah bercentang biru tersebut memperlihatkan lebih lengkap kegiatan pembagian kursi roda serta pernyataan Wali Kota Eri Cahyadi. Namun ada pemotongan pada kalimat "saya habisi" dan langsung disambung dengan kalimat berikutnya agar tidak terkesan sadis.

Semua peristiwa, baik lokasi dan pernyataan Wali Kota antara vido pertama dan kedua sama persis, hanya ada editing berupa pemotongan dan penambahan gambar untuk kepentingan tertentu. (SL1)

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

 

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.