Jumat, 05 Jun 2026 11:56 WIB

Demi Hemat Bunga, Pemkot Surabaya Tunda MoU Utang 2025 hingga Akhir Tahun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 20 Nov 2025 11:17 WIB
Sekretaris Daerah Kota Surabaya Lilik Arijanto
Sekretaris Daerah Kota Surabaya Lilik Arijanto

selalu.id - Menjelang akhir 2025, penandatanganan Memorandum of Understanding pembiayaan alternatif atau utang daerah Kota Surabaya belum dilakukan. Pengesahan anggaran perubahan selesai sejak September, namun MoU dengan pihak pemberi pinjaman masih tertunda meski proyek strategis telah berjalan.

 

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Sekretaris Daerah Kota Surabaya Lilik Arijanto menjelaskan penundaan itu dilakukan agar bunga pinjaman tidak berjalan terlalu cepat. Menurutnya, bunga akan mulai dihitung segera setelah MoU diteken dan dana digunakan.

 

“Kalau sudah tanda tangan dan uang sudah digunakan, bunga mulai berjalan. Jadi tanda tangan kita geser sejauh mungkin,” ujar Lilik, Kamis 20 November 2025.

 

Ia memastikan seluruh proyek yang menggunakan pembiayaan alternatif tetap berjalan. Tahun ini Pemkot memakai skema reimburs. Proyek dikerjakan terlebih dahulu lalu pembiayaannya dicairkan setelahnya.

 

“Tidak ada masalah. Proyek tetap jalan,” katanya.

 

Wakil Ketua DPRD Surabaya Bahtiar Rifai menyebut strategi tersebut telah dibahas dalam rapat Badan Anggaran. Ia menjelaskan jika MoU diteken pada Oktober, bunga akan berjalan sejak bulan itu. Dengan menggeser ke Desember, beban bunga dapat ditekan hingga dua bulan.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

“Kalau MoU di Desember, kita melewati Oktober dan November. Itu penghematan nyata,” ujarnya.

 

Ia memastikan pembiayaan alternatif sudah disetujui DPRD. Pemkot tinggal menentukan waktu penandatanganan. Proyek prioritas seperti penanganan banjir dan pembangunan infrastruktur tetap berjalan melalui mekanisme lelang lebih dulu. Pembiayaan alternatif akan masuk sebagai penutup.

 

“Ketika hutang tahun 2025, itu harus habis di tahun 2025. Proyek sudah jalan, tinggal nanti reimburs,” katanya.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Buka Pameran Cross Musea Pertiwi 2026, Hadirkan Pengalaman Berbasis AI

Selain pinjaman 2025, Pemkot tengah menyiapkan pembiayaan alternatif 2026 senilai sekitar Rp1,5 triliun melalui Bank Jatim dan PT SMI. Bahtiar menyebut seluruh syarat administratif berjalan. Perda sudah disahkan. Evaluasi gubernur berlangsung. Berkas akan diteruskan ke kementerian sebagai syarat pengajuan utang.

 

Menurut perhitungan Pemkot dan DPRD, percepatan pengerjaan proyek di awal tahun lebih efisien. Biaya material dan upah belum terpengaruh kenaikan harga tahunan.

 

“Selisihnya bisa puluhan miliar. Lebih efisien jika dikerjakan di awal,” ujar Bahtiar.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.