Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Tukang Lokal untuk Proyek 2026, Begini Syaratnya
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 17 Nov 2025 10:30 WIB
selalu.id Pemerintah Kota Surabaya membuka pendaftaran tenaga pertukangan bagi warga ber KTP Surabaya. Program ini menjadi langkah Wali Kota Eri Cahyadi untuk memprioritaskan pekerja lokal pada proyek pembangunan dan menekan angka pengangguran.
Pendaftaran terbuka untuk warga yang memiliki keahlian di bidang pertukangan. Kategori pendaftaran meliputi mandor, kepala tukang, tukang, dan pembantu tukang.
“Saya minta dibuka di website lagi. Siapa saja yang mau mendaftar silakan, termasuk anak-anak muda Surabaya,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi, Senin 17 November 2025.
Syarat pendaftaran meliputi warga ber KTP Surabaya, usia minimal 18 tahun, serta memiliki keahlian atau pengalaman pertukangan.
Warga yang mendaftar akan masuk dalam database resmi Pemkot. Data tersebut menjadi dasar pemberian prioritas pelatihan, sertifikasi, dan kesempatan kerja di berbagai proyek.
Pemkot mewajibkan kontraktor pemenang tender untuk mempekerjakan tenaga kerja lokal terlebih dahulu. Nama tukang yang terdaftar di sistem akan menjadi prioritas.
“Ketika kontraktornya siapapun yang menang, pekerjanya harus mengambil orang Surabaya. Kalau semua tukang lokal sudah terpakai dan masih kurang, baru boleh ambil dari luar,” tegas Eri.
Eri mengingatkan agar tidak terjadi praktik penggunaan KTP pinjaman. Pelanggaran akan dikenai sanksi.
“Jangan sekali-sekali pinjam KTP. Kalau ada, tukangnya saya blacklist, kontraktornya juga saya blacklist,” ujarnya.
Pendaftaran dilakukan melalui link resmi Disperinaker Surabaya di bit.ly/TukangSby25. Informasi lengkap tersedia di media sosial Disperinaker.
Sekitar 400 warga telah mengikuti pelatihan awal. Pendataan berlangsung sepanjang tahun sebagai bagian dari persiapan implementasi APBD 2026.
Editor : Ading