Kamis, 04 Jun 2026 19:20 WIB

PDIP Targetkan Konferda Rampung Desember, Hasto: Momentum Konsolidasi Hadapi Tantangan Bangsa

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto

selalu.id – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa Konferensi Daerah (Konferda) Jawa Timur menjadi momentum penting konsolidasi partai untuk menghadapi berbagai tantangan bangsa. Pernyataan itu disampaikan Hasto saat berada di Surabaya dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Minggu (9/11/2025) malam.

 

Baca Juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

Hasto menjelaskan, Konferda Jatim merupakan bagian dari rangkaian konsolidasi partai yang dimulai dari daerah-daerah luar Jawa. Prioritas diberikan kepada wilayah seperti Maluku, Maluku Utara, Aceh, Papua, Nusa Tenggara Timur, dan sejumlah daerah di Sumatera.

 

“Pelaksanaan partai pasca kongres dilaksanakan di daerah-daerah luar Jawa terlebih dahulu sebagai upaya kesadaran bahwa satu kesatuan negara ini diprioritaskan bagi daerah-daerah yang lemah terlebih dahulu,” ujar Hasto kepada selalu.id.

 

Setelah tahapan luar Jawa, konsolidasi partai akan berlanjut ke wilayah Jawa, termasuk Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasto menargetkan seluruh Konferda selesai sebelum akhir Desember 2025.

 

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

“Sebelum Desember, seluruh Konferda harus selesai. Desember ditargetkan konsolidasi partai di tingkat DPD dan DPC sudah selesai,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, dengan rampungnya konsolidasi di tingkat daerah, PDI Perjuangan akan lebih siap menghadapi tantangan baru menjelang peringatan HUT partai pada 10 Januari 2026. Partai juga akan memperkuat basis kader melalui pelaksanaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) serta musyawarah ranting dan anak ranting.

 

Baca Juga: Pengganti Ketua DPRD Surabaya Masih Misterius, Siapa yang Bakal Jadi?

Dalam kesempatan yang sama, Hasto menyinggung makna kepahlawanan. Menurutnya, menjadi pahlawan bukan persoalan politik, melainkan tentang pengorbanan demi rakyat dan negara.

 

“Menjadi pahlawan itu adalah persoalan pengorbanan bagi kepentingan rakyat, bangsa, dan negara, ada integritas moral dan kemanusiaan,” pungkas Hasto.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.