Refleksi Hari Pahlawan, Wali Kota Eri Cahyadi Ajak Pemuda Surabaya Jadi Pemimpin Bukan Penonton
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 10 Nov 2025 10:44 WIB
selalu.id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak generasi muda meneladani nasionalisme Bung Karno dan semangat wong cilik dalam momentum peringatan Hari Pahlawan.
Baca Juga: Refleksi Hari Pahlawan, Desa Dungus Terapkan Seleksi Kasun Transparan
Ajakan itu disampaikan saat menghadiri acara refleksi bertajuk HE.RO.IS.ME yang digelar Youth Leaders Forum Surabaya (YLFS) di Gedung Teater Balai Budaya Surabaya, Minggu (9/11/2025).
Acara tersebut diikuti oleh berbagai komunitas kepemudaan seperti Karang Taruna Surabaya, Cak dan Ning, Pemuda Tangguh, Wepose Indonesia, Sekolah Bibit Unggul, serta sejumlah seniman lokal. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi pemuda untuk menumbuhkan kembali semangat perjuangan arek-arek Suroboyo di era digital.
Dalam sambutannya, Eri menegaskan bahwa semangat perjuangan tidak boleh berhenti hanya sebagai kenangan. Ia menilai para pemuda harus menjadi penerus perjuangan Bung Karno, bukan sekadar penonton perubahan.
“Maka di sinilah anak-anak muda harus tahu bagaimana meneruskan perjuangan Bung Karno di era hari ini,” kata Eri.
Ia menjelaskan, ada ikatan batin yang kuat antara Surabaya dan Bung Karno, karena dari kota inilah sang proklamator lahir dan belajar politik dari H.O.S. Cokroaminoto.
“Darah kita adalah darah pejuang. Darah seorang presiden mengalir di dalam darah arek-arek Suroboyo. Kita harus bangga, karena kita adalah penerus perjuangan, meneruskan percikan api perjuangan Bung Karno,” tegasnya.
Menurut Eri, perjuangan masa kini tidak lagi dilakukan dengan bambu runcing, melainkan dengan teknologi, ide, dan inovasi.
Baca Juga: Hari Pahlawan Belum Diatur Undang-Undang, ProMeg96 Soroti Wacana Gelar untuk Soeharto
“Hari ini saya harapkan pemuda Surabaya berjuang menggunakan teknologi, berjuang dengan akal pikiran, berjuang dengan semangat. Jangan pernah jadi penonton di Kota Surabaya,” ujarnya.
Eri juga menekankan pentingnya peran pemuda dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan ekonomi gotong royong. Ia yakin generasi muda Surabaya dapat menjadi pemimpin masa depan jika memiliki semangat dan imajinasi seperti Bung Karno.
“Saya yakin Surabaya akan jauh lebih baik, lebih makmur ketika pemuda bergerak bersama, ketika pemuda tidak hanya bicara tapi turun menjaga kotanya,” katanya.
Baca Juga: Hari Pahlawan, Cak YeBe: Pemuda Harus Gas Pol Bangun Negeri
Menutup refleksi itu, Eri menantang para pemuda untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan pengusaha dan investor.
“Para pengusaha di Surabaya, jangan ragukan pemuda kami. Apa yang diminta, insyaallah pemuda Surabaya bisa memenuhi. Karyakan kami, gerakkan kami, maka Surabaya akan semakin sejahtera,” tegasnya.
Ketua Pelaksana HE.RO.IS.ME Febryan Kiswanto, yang juga Ketua Karang Taruna Surabaya, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Surabaya. Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum bagi pemuda Surabaya untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan Bung Karno.
“Merupakan kehormatan bagi kami, pemuda Kota Pahlawan, bisa menggelar refleksi ini. Kami ingin pemuda Surabaya benar-benar menyerap semangat perjuangan Bung Karno yang lahir di kota ini,” tutup Febryan.
Editor : Ading