Minggu, 19 Jul 2026 21:47 WIB

Lewat Seminar Jurnalistik, Adies Kadir Dorong Mahasiswa jadi Influencer Berintegritas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 09 Nov 2025 20:31 WIB

Selalu.id - Ketua Umum Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), Adies Kadir, mengajak mahasiswa untuk menjadi generasi muda yang cerdas berkomunikasi dan berintegritas di tengah derasnya arus informasi digital.

Pesan itu disampaikan Adies dalam seminar jurnalistik bertema “Membangun Etika dan Integritas di Era Digital” yang digelar MKGR Kota Surabaya di Aula DPD Partai Golkar, Jalan Adityawarman, Minggu (9/11/2025). Kegiatan ini diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya.

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Menurut Adies, kemampuan komunikasi dan literasi media menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki mahasiswa, tidak hanya di bangku kuliah, tetapi juga sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga mampu menjadi influencer yang membawa pesan positif dan edukatif bagi masyarakat,” ujar Adies Kadir dalam sambutan tertulisnya.

Ia menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen MKGR dan Partai Golkar dalam membentuk generasi muda yang terampil, berpikir kritis, dan memiliki wawasan luas. 

Adies menyebut, Golkar ingin membuka ruang pembelajaran yang inklusif, di mana mahasiswa bisa memahami dunia komunikasi publik secara profesional dan bertanggung jawab.

Seminar tersebut menghadirkan narasumber profesional, Hadi Santoso, wartawan senior sekaligus pengajar ilmu jurnalistik. 

Dalam pemaparannya, Hadi mengulas teknik dasar jurnalistik, etika media, dan strategi komunikasi digital. Ia juga menekankan pentingnya peran jurnalis dan content creator dalam membangun opini publik yang sehat.

Baca Juga: Perkuat Budaya K3, Pelindo Terminal Petikemas Gelar Ngobras  

“Media sosial bisa menjadi alat untuk perubahan positif, asal digunakan dengan bijak dan beretika,” tutur Hadi.

Sementara itu, Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Surabaya, Achmad Nurdjayanto

yang memberikan apresiasi atas inisiatif MKGR. Ia menilai kegiatan semacam ini penting untuk memperkuat literasi digital di kalangan mahasiswa.

“Dunia kerja dan ruang publik menuntut generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh dalam menyampaikan gagasan dengan cara yang beretika,” ujarnya.

Baca Juga: Sambangi Bawean, Golkar Jatim Serap dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pulau

Salah satu peserta, Rizka Putri, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari kegiatan tersebut.

“Saya jadi paham bahwa menjadi influencer bukan soal viral, tapi tentang menyebarkan pesan yang benar dan bermanfaat,” ucapnya.

Melalui kegiatan ini, MKGR Surabaya berharap bisa melahirkan influencer muda berintegritas, yang tak hanya populer di dunia maya, tapi juga membawa pengaruh positif bagi lingkungannya.

“Kami ingin mahasiswa bisa jadi agen perubahan, yang menginspirasi dan menjaga nilai kejujuran di tengah era digital,” pungkas Achmad Nurdjayanto.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.