Lewat Seminar Jurnalistik, Adies Kadir Dorong Mahasiswa jadi Influencer Berintegritas
- Penulis : Ade Resty
- | Minggu, 09 Nov 2025 20:31 WIB
Selalu.id - Ketua Umum Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), Adies Kadir, mengajak mahasiswa untuk menjadi generasi muda yang cerdas berkomunikasi dan berintegritas di tengah derasnya arus informasi digital.
Pesan itu disampaikan Adies dalam seminar jurnalistik bertema “Membangun Etika dan Integritas di Era Digital” yang digelar MKGR Kota Surabaya di Aula DPD Partai Golkar, Jalan Adityawarman, Minggu (9/11/2025). Kegiatan ini diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya.
Baca Juga: Jelang Ramadan, Warga Gununganyar Lor Surabaya Gelar Ziarah Wali 5
Menurut Adies, kemampuan komunikasi dan literasi media menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki mahasiswa, tidak hanya di bangku kuliah, tetapi juga sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga mampu menjadi influencer yang membawa pesan positif dan edukatif bagi masyarakat,” ujar Adies Kadir dalam sambutan tertulisnya.
Ia menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen MKGR dan Partai Golkar dalam membentuk generasi muda yang terampil, berpikir kritis, dan memiliki wawasan luas.
Adies menyebut, Golkar ingin membuka ruang pembelajaran yang inklusif, di mana mahasiswa bisa memahami dunia komunikasi publik secara profesional dan bertanggung jawab.
Seminar tersebut menghadirkan narasumber profesional, Hadi Santoso, wartawan senior sekaligus pengajar ilmu jurnalistik.
Dalam pemaparannya, Hadi mengulas teknik dasar jurnalistik, etika media, dan strategi komunikasi digital. Ia juga menekankan pentingnya peran jurnalis dan content creator dalam membangun opini publik yang sehat.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Anggarkan Rp 5 Juta per RW, Arif Fathoni: Investasi SDM untuk Tangkal Hoaks
“Media sosial bisa menjadi alat untuk perubahan positif, asal digunakan dengan bijak dan beretika,” tutur Hadi.
Sementara itu, Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Surabaya, Achmad Nurdjayanto
yang memberikan apresiasi atas inisiatif MKGR. Ia menilai kegiatan semacam ini penting untuk memperkuat literasi digital di kalangan mahasiswa.
“Dunia kerja dan ruang publik menuntut generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh dalam menyampaikan gagasan dengan cara yang beretika,” ujarnya.
Baca Juga: Lindungi Predikat Kota Layak Anak, DPRD Surabaya Desak Izin Black Owl Dicabut
Salah satu peserta, Rizka Putri, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari kegiatan tersebut.
“Saya jadi paham bahwa menjadi influencer bukan soal viral, tapi tentang menyebarkan pesan yang benar dan bermanfaat,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, MKGR Surabaya berharap bisa melahirkan influencer muda berintegritas, yang tak hanya populer di dunia maya, tapi juga membawa pengaruh positif bagi lingkungannya.
“Kami ingin mahasiswa bisa jadi agen perubahan, yang menginspirasi dan menjaga nilai kejujuran di tengah era digital,” pungkas Achmad Nurdjayanto.
Editor : Redaksi