Selasa, 21 Jul 2026 01:26 WIB

Plasma Konvalesen Dicoret dari Daftar Potensial Penyembuhan Covid-19

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 18 Feb 2022 16:33 WIB
Donor Plasma Kovalesen
Donor Plasma Kovalesen

selalu.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencoret terapi plasma konvalesen dan empat jenis obat, Ivercmetin, Klorokuin, Oseltamivir, dan Azithromycin, dari daftar potensial penyembuhan pasien Covid-19.

Kabag Pelayanan Humas UDD PMI, Wandai Rosotedjo, mengatakan pihaknya bertugas sebagai penyedia darah, jadi menyesuaikan dengan apa yang diminta oleh rumah sakit.

Baca Juga: Catat! PMI Surabaya Gelar Donor Darah Spesial Ramadan, Ini Lokasinya

"Untuk masalah stok memang masih ada 1318 Kantong Plasma Konvalesen," ujarnya, Jumat (18/2/2002)

Wandai mengaku masih belum ada petunjuk dari pusat terkait aturan itu. Sehingga, masih tetap menyediakan sesuai dengan permintaan.

"Terapi Plasma Konvalesen diambil dari pasien yang pernah terkonfirmasi positif maupun pernah menderita Covid 19. Mereka yang sudah sembuh ini terdapat Antibody Anti Covid," bebernya.

Plasma yang sudah sembuh, kata dia, bisa diambil lalu diberikan kepada pasien yang menderita Covid.

Baca Juga: Mengalirkan Kebaikan di HUT ke-52 SIER, Dirut Danareksa Turut Donorkan Darah

Wandai mengatakan permintaan plasma konvalesen dari bulan Desember hingga Februari hanya 24 kantong.

"Mudah mudahan pandemi cepat berakhir dan gelombang ketiga tidak berdampak secara signfikan. Stok plasma konvalesen tetap terjaga. Kami harus tetap menyediakan plasma konvalesen sesuai permintaan rumah sakit," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Relawan PPKPC-RSLI, Radian Jadid berpendapat bahwa pencoretan itu bisa jadi karena sampai sekarang belum ada hasil uji klinis yang mutlak.

Baca Juga: Kasus Super Flu Meningkat, DPRD Surabaya Minta Masyarakat Tidak Panik

"Sehingga dikeluarkan dari daftar tersebut. Meski sudah dikeluarkan bukan berarti dinyatakan gagal," tuturnya.

Radian Jadid menyatakan dirinya mempercayakan keputusan pemerintah adalah keputusan terbaik bagi masyarakat.

"Bila donor plasma konvalesen dihentikan, para pendonor masih bisa menjalankan donor darah biasa maupun donor darah apheresis atau unsur unsur darah," tandas Radian Jadid. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.