Jumat, 04 Sep 2026 14:18 WIB

Plasma Konvalesen Dicoret dari Daftar Potensial Penyembuhan Covid-19

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 18 Feb 2022 16:33 WIB
Donor Plasma Kovalesen
Donor Plasma Kovalesen

selalu.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencoret terapi plasma konvalesen dan empat jenis obat, Ivercmetin, Klorokuin, Oseltamivir, dan Azithromycin, dari daftar potensial penyembuhan pasien Covid-19.

Kabag Pelayanan Humas UDD PMI, Wandai Rosotedjo, mengatakan pihaknya bertugas sebagai penyedia darah, jadi menyesuaikan dengan apa yang diminta oleh rumah sakit.

Baca Juga: Catat! PMI Surabaya Gelar Donor Darah Spesial Ramadan, Ini Lokasinya

"Untuk masalah stok memang masih ada 1318 Kantong Plasma Konvalesen," ujarnya, Jumat (18/2/2002)

Wandai mengaku masih belum ada petunjuk dari pusat terkait aturan itu. Sehingga, masih tetap menyediakan sesuai dengan permintaan.

"Terapi Plasma Konvalesen diambil dari pasien yang pernah terkonfirmasi positif maupun pernah menderita Covid 19. Mereka yang sudah sembuh ini terdapat Antibody Anti Covid," bebernya.

Plasma yang sudah sembuh, kata dia, bisa diambil lalu diberikan kepada pasien yang menderita Covid.

Baca Juga: Mengalirkan Kebaikan di HUT ke-52 SIER, Dirut Danareksa Turut Donorkan Darah

Wandai mengatakan permintaan plasma konvalesen dari bulan Desember hingga Februari hanya 24 kantong.

"Mudah mudahan pandemi cepat berakhir dan gelombang ketiga tidak berdampak secara signfikan. Stok plasma konvalesen tetap terjaga. Kami harus tetap menyediakan plasma konvalesen sesuai permintaan rumah sakit," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Relawan PPKPC-RSLI, Radian Jadid berpendapat bahwa pencoretan itu bisa jadi karena sampai sekarang belum ada hasil uji klinis yang mutlak.

Baca Juga: Kasus Super Flu Meningkat, DPRD Surabaya Minta Masyarakat Tidak Panik

"Sehingga dikeluarkan dari daftar tersebut. Meski sudah dikeluarkan bukan berarti dinyatakan gagal," tuturnya.

Radian Jadid menyatakan dirinya mempercayakan keputusan pemerintah adalah keputusan terbaik bagi masyarakat.

"Bila donor plasma konvalesen dihentikan, para pendonor masih bisa menjalankan donor darah biasa maupun donor darah apheresis atau unsur unsur darah," tandas Radian Jadid. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Kebaikan Menghampiri, Tapi Ada Teman yang Iri

Ramalan seputar keuangan, karier dan jodoh, seluruh zodiak untuk hari ini juga diulas lengkap oleh astrotalk.