Minggu, 01 Nov 2026 22:40 WIB

APBD Surabaya 2026 Disepakati Rp12,7 Triliun, Fokus Infrastruktur dan Sosial

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Nov 2025 17:45 WIB

selalu.id – DPRD dan Pemerintah Kota Surabaya menyepakati Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) 2026 senilai Rp12,7 triliun. Kesepakatan tersebut merupakan hasil pembahasan panjang mulai dari KUA-PPAS, rapat komisi, hingga Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya.

 

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Lilik Arijanto, mengatakan pembahasan R-APBD 2026 merupakan kelanjutan dari proses yang telah dilakukan sebelumnya bersama seluruh fraksi dan komisi.

 

“Acara hari ini itu rangkaian dari yang sudah lama, mulai dari kawan-kawan PPAS sampai pembahasan di komisi-komisi. Hasil pembahasan itu sudah kita bahas bersama, dan sekarang disampaikan dalam pandangan fraksi,” ujar Lilik usai rapat paripurna di DPRD Surabaya, Kamis (6/11/2025).

 

Lilik juga menanggapi catatan sejumlah fraksi, termasuk dari PKS, yang menyoroti beberapa poin dalam postur anggaran. Ia menyebut hal tersebut bukan hal baru karena sudah dibahas sebelumnya di Banggar.

 

“Itu bukan poin baru, mereka hanya mengingatkan agar segera tetap dilakukan,” katanya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, mengatakan pihaknya bersama Pemkot menargetkan pengesahan APBD 2026 dilakukan pada 10 November 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

 

“Kita ingin memberikan kado untuk masyarakat Surabaya dengan pengesahan APBD di Hari Pahlawan. Setelah pembahasan di komisi dan Banggar, hari ini fraksi-fraksi menyampaikan catatan dan masukannya kepada Pemkot,” jelas Fathoni.

Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap di Surabaya Masuk Raperda Transportasi, DPRD Wanti-wanti Hal Ini

 

Menurutnya, seluruh fraksi DPRD memberikan saran dan masukan berdasarkan aspirasi masyarakat. Catatan itu diharapkan memperkuat arah kebijakan anggaran agar berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

 

“Kami harap dalam rapat paripurna berikutnya, tanggapan Wali Kota bisa menindaklanjuti semua masukan itu. Tujuannya agar APBD 2026 benar-benar menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi di Surabaya,” ujarnya.

 

Fathoni menjelaskan, anggaran Rp12,7 triliun tersebut akan difokuskan pada dua sektor utama, yaitu proyek infrastruktur dan program perlindungan sosial.

Baca Juga: Anggaran Dishub Surabaya Naik 2,37 Persen, DPRD Minta Layanan Transportasi Publik Digenjot

 

“APBD 2026 diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi baik melalui bantalan sosial maupun pengerjaan infrastruktur yang berdampak langsung pada kawasan yang belum tumbuh secara ekonomi,” paparnya.

 

Sejumlah proyek strategis yang akan dibiayai dalam APBD 2026 antara lain pembangunan saluran koneksi untuk pengendalian banjir, pembangunan jalan lingkar barat, serta penyelesaian proyek infrastruktur dan permukiman.

 

“Harapannya seluruh pekerjaan infrastruktur itu bisa tuntas di tahun 2027. Jadi ketika tahun 2028 Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah dihuni, Surabaya siap menjadi pintu gerbang menuju IKN,” tandas Fathoni.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

Syaiful Mahdi Terpilih jadi Ketum KONI Nganjuk, Berikut Gebrakan yang Disiapkan

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi pun mendorong pengembangan sport center berbasis sport science dengan menggandeng perguruan tinggi dan insan pers.

Wajib Catat, Ini Daftar 21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Masyarakat pun diimbau untuk lebih cermat memahami daftar layanan yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan sebelum mendatangi fasilitas kesehatan.