Kamis, 20 Agu 2026 00:09 WIB

Motor Brebet Usai Isi Pertalite, Ahli ITS Jelaskan Penyebabnya

selalu.id – Polemik kualitas bahan bakar Pertalite masih ramai diperbincangkan di Jawa Timur. Meski hasil uji resmi menyatakan Pertalite aman dan bebas dari kontaminasi, sejumlah pengguna kendaraan tetap melaporkan keluhan motor brebet hingga mogok setelah mengisi bahan bakar tersebut.

 

Baca Juga: Update Harga BBM Pertamina per 17 Agustus 2026: Dari Pertamax, Pertalite hingga Solar

Pada Rabu (29/10/2025), PT Pertamina Patra Niaga bersama Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM melakukan pengujian langsung di SPBU Jalan Kayoon, Surabaya, dan satu lokasi di Gresik. Hasil uji menunjukkan Pertalite tidak mengandung air, etanol, atau pengotor lainnya.

 

Dirjen Migas, Laode Sulaeman, mengatakan hasil pengujian di dua lokasi menunjukkan kondisi Pertalite sesuai spesifikasi. “Pertalite terbukti bersih dan sesuai dengan standar yang ditetapkan,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, pengujian dilakukan dengan dua metode, yaitu menggunakan pasta air untuk mendeteksi kandungan air di tandon, serta uji visual guna memastikan tidak ada endapan atau perubahan warna bahan bakar. “Pasta tetap berwarna kuning dan bahan bakar terlihat jernih tanpa kontaminasi,” tambahnya.

 

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, juga menegaskan bahwa Pertalite tidak mengandung etanol. “Kandungan etanol hanya ada pada Pertamax Green 95 dengan RON 95. Pertalite murni sesuai spesifikasi RON 90 dan aman digunakan,” katanya.

 

Meski demikian, keluhan pengguna kendaraan terus bermunculan. Irul Putra, warga Jalan Bromo Surabaya, mengaku motornya terasa berat usai mengisi Pertalite di SPBU dekat rumahnya. “Tarikannya seperti tertahan dan suara mesin agak kasar,” ujarnya.

 

Baca Juga: 12 Ribu Lebih Berita Migas dalam 6 Bulan, Cuma 2% yang Negatif. Kok Bisa?

Hal serupa dialami Rifky Anam, warga Gresik, yang motornya mogok setelah mengisi Pertalite. “Motor saya mati mendadak. Kata mekanik, ada endapan seperti minyak basi di tangki,” keluhnya.

 

Keluhan serupa ramai di media sosial. Pengguna mengeluhkan performa mesin menurun, konsumsi BBM meningkat, dan suara mesin lebih kasar.

 

Menanggapi hal itu, dosen Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof. Bambang Sudarmanta, menjelaskan bahwa penyebab motor brebet tidak selalu berasal dari bahan bakar tercampur air atau kotoran. “Setiap mesin memiliki rasio kompresi tertentu. Jika nilai oktan bahan bakar tidak sesuai, performa mesin bisa langsung menurun,” jelasnya.

 

Baca Juga: Imbas BBM Kosong di Kawasan Perak Surabaya, Antrean Kendaraan Bikin Macet

Ia menerangkan, motor bebek dengan rasio kompresi 8,5–9,5:1 cocok menggunakan RON 90–92 (Pertalite). Motor matik modern di atas 9,5:1 sebaiknya memakai RON 92 ke atas (Pertamax). Sementara motor sport membutuhkan RON minimal 95 (Pertamax Turbo atau Pertamax Green 95).

 

Selain faktor teknis mesin, Prof. Bambang menyoroti kebersihan tandon SPBU. “Air dari kelembapan atau sisa pengiriman sebelumnya bisa menyebabkan kontaminasi mikro. Air dan endapan bisa tersedot ke kendaraan, menyebabkan pembakaran tidak sempurna dan mesin brebet,” katanya.

 

Pertamina Patra Niaga menyatakan akan melanjutkan pengujian di wilayah lain seperti Lamongan, Bojonegoro, dan Tuban. Masyarakat diminta melapor jika mengalami kendala, dengan membawa nota pembelian, fotokopi KTP, sampel BBM, serta bukti perbaikan kendaraan ke SPBU tempat pengisian terakhir. Pengaduan juga bisa dilakukan melalui Call Center Pertamina 135.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

Sebelumnya, Kader PDIP Surabaya Ahmad Hidayat mengaku sempat dihujani pertanyaan dari sesama kader terkait absennya wajah Armuji di poster Soekarno Cup 2026.

Kebakaran Hutan di Gunung Arjuno-Welirang, Jalur Pendakian Ditutup

Dampak dari insiden kebakaran ini, akses pendakian Gunung Arjuno-Welirang resmi ditutup total mulai Rabu (19/8) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Waspada! Ini Tanda Kenapa Batuk Tak Kunjung Sembuh, Jangan Disepelekan

Apabila Anda mengalami batuk persisten yang tak kunjung membaik, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Bareskrim Bongkar Kasus Kekerasan Seksual dan Pengantin Pesanan, Amankan Pelatih hingga Tokoh Agama

Melalui program Rise and Speak, Polri mengajak masyarakat berani bersuara dan melaporkan segala bentuk kekerasan di sekitarnya.

Sentuhan Teknologi Digital NIC, Kunci PLN Nusantara Power Amankan Listrik Kemerdekaan RI

PLN NP terus berkomitmen mendukung transisi energi hijau menuju Net Zero Emission melalui target pengembangan lebih dari 6,3 GW energi baru terbarukan (EBT).

Tegaskan Arsip Bukan Cuma Administrasi, Ning Ita Minta OPD Kota Mojokerto Genjot Kinerja

Pemkot Mojokerto menargetkan peningkatan kualitas kearsipan secara berkelanjutan. Target dalam RPJMD 2027 ditetapkan mencapai 82, atau setara dengan predikat A.