Minggu, 20 Sep 2026 15:52 WIB

Tak hanya Surabaya, Mogok Misterius juga Terjadi di Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Mojokerto, Gresik

selalu.id – Fenomena misterius melanda para pengendara motor di berbagai wilayah Jawa Timur. Ratusan kendaraan dilaporkan mogok setelah mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite. Kasus ini memicu kepanikan dan tanda tanya besar di kalangan pengguna motor.

 

Baca Juga: Update Harga BBM Pertamina per 17 Agustus 2026: Dari Pertamax, Pertalite hingga Solar

Gejala yang dialami para pengendara hampir seragam, mulai dari mesin brebet hingga mati total tak lama setelah pengisian. Laporan datang dari Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Mojokerto, Gresik, hingga Surabaya. Kejadian ini viral di media sosial sejak akhir pekan lalu.

 

Stasiun radio Suara Surabaya menjadi pusat pengaduan spontan. Sejak Minggu (26/10) malam, redaksi menerima puluhan telepon dan pesan WhatsApp dari warga yang mengalami masalah serupa. Beberapa di antaranya:

 

Dedik Setyawan: “Barusan beli Pertalite di SPBU Gunung Sari, sampainya di Jembatan Gunung Sari motor jadi brebet dan mati.”

 

Dicky Abdulloh: Motor Vario-nya brebet parah usai isi di SPBU Bunder Gresik, hingga harus masuk bengkel dan ganti busi. Gejala baru hilang setelah dikuras dan diisi Pertamax.

 

Fery Mardiansyah: Dua motornya, Mio S dan Revo, sama-sama mogok setelah diisi Pertalite dalam seminggu terakhir.

 

Imam Muslim: Motornya mati di depan Pasar Turi usai isi Pertalite di SPBU Diponegoro.

 

Baca Juga: Imbas BBM Kosong di Kawasan Perak Surabaya, Antrean Kendaraan Bikin Macet

 

Awalnya banyak pengendara mengira kerusakan berasal dari mesin, namun kesamaan gejala di banyak daerah menguatkan dugaan bahwa kualitas Pertalite menjadi penyebab.

 

Menanggapi hal ini, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus langsung mengambil langkah investigasi. Area Manager Communication, Ahad Rahedi, mengimbau masyarakat yang mengalami masalah agar segera kembali ke SPBU tempat pengisian.

 

“Pertamina memerlukan data detail untuk melacak sumber masalah. Kami minta masyarakat mencatat data diri lengkap, menyimpan bukti transaksi, dan melapor ke SPBU asal atau ke Pertamina Call Center 135,” ujarnya.

 

Baca Juga: Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Data tersebut dibutuhkan untuk menelusuri asal pasokan BBM, mulai dari SPBU pengisian, nomor mobil tangki, hingga terminal bahan bakar. Pertamina kini mengumpulkan semua laporan dan melakukan uji laboratorium terhadap sampel Pertalite dari sejumlah SPBU yang dilaporkan bermasalah.

 

Penyebab pasti belum diketahui. Pertamina menelusuri kemungkinan gangguan pada produk Pertalite, sistem distribusi di SPBU, atau tangki kendaraan masyarakat. Proses investigasi dan uji laboratorium masih berjalan.

 

Sementara itu, para pengendara yang terdampak berharap hasil uji segera diumumkan dan ada kompensasi atas kerusakan kendaraan mereka.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Menjinakkan Leviathan Digital: Menimbang Ulang Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

Ia adalah jeritan awal dari sebuah krisis eksistensial: hukum hak cipta kita gagap dan tersengal-sengal mengejar lompatan zaman.

Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Dari tangan RA polisi menyita 13 kantong plastik isi sabu dengan berat 9,64 gram, 30 butir tablet ekstasi 12,38 gram, hingga uang tunai Rp5,8 juta.

Tega, Ibu Ajak Anak Kandung Threesome Sama Kekasihnya di Sidoarjo

Tak hanya Mawar yang menjadi korban threesome, keponakan dari MT juga dijadikan pelampiasan seksual tak biasa ini.

Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Petugas melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk melacak pelaku serta keberadaan motor korban.

HUT ke-81 PMI, Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Ratusan Pendonor Darah

Peran pendonor sangat vital dalam menjamin ketersediaan darah untuk layanan kesehatan warga.

Hari Jadi ke-1.097, Pemkab Pasuruan Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng Bangun Daerah

Bupati Pasuruan Rusdi Sutedjo menyebut usia daerah yang sudah melewati satu milenium adalah tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dilanjutkan.