Minggu, 01 Nov 2026 21:52 WIB

Beda Hasil Sidak Polisi vs Wawali Armuji, Manager SPBU: CCTV Tunjukkan Botol Dibawa dari Luar

Rekaman cctv SPBU jalan Rajawali, pria berbaju putih mengeluarkan botol bbm
Rekaman cctv SPBU jalan Rajawali, pria berbaju putih mengeluarkan botol bbm

selalu.id – Tim Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pemeriksaan kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Jalan Rajawali, Surabaya, Jumat (31/10). Sidak dilakukan setelah muncul keluhan masyarakat terkait kualitas BBM dan viralnya video sidak Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, di SPBU yang sama.

 

Baca Juga: Bupati Probolinggo Sidak RSUD Waluyo Jati Kraksaan Usai Viral Video Pasien Terlantar Hingga Meninggal

Dari hasil pemeriksaan awal menggunakan uji pasta air, polisi tidak menemukan kandungan air dalam sampel BBM di SPBU tersebut.

 

“Sementara kami cek masalah kadar air dahulu karena paling banyak itu terkait adanya warna bening itu banyak yang mengira itu air dan etanol, tapi untuk kadar air bisa dikatakan tidak ada karena kami sudah menguji menggunakan pasta air,” ujar Kanit Tipidter Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Makbul, usai pengecekan.

 

Pemeriksaan dilakukan menggunakan stik yang diolesi pasta khusus dan dimasukkan ke dalam tangki pendam serta nozzle dispenser BBM jenis Pertalite dan Pertamax. Hasilnya tidak ada perubahan warna pada pasta, yang menandakan tidak ditemukan air dalam bahan bakar.

 

Meski demikian, polisi tetap mengambil sampel BBM dari SPBU Rajawali untuk pemeriksaan laboratorium. “Pada intinya tetap kami ambil sampel untuk kami lanjutkan penyelidikan lebih lanjut,” tegas Makbul.

 

Baca Juga: Update Harga BBM Pertamina per 17 Agustus 2026: Dari Pertamax, Pertalite hingga Solar

Sementara itu, Manajer Operasional SPBU Rajawali, Budi Susetyo, menyatakan bahwa pihaknya rutin melakukan pengecekan kualitas BBM setiap hari.

 

“Dari pagi juga kami cek BBM di tangki pendam, ada water content atau tidak, terus kami juga pastikan takaran sesuai. Semua kami lalui dengan benar,” ujarnya.

 

Budi menanggapi video viral sidak Wakil Wali Kota Surabaya dengan menyebut botol berisi BBM yang diduga tercampur air dibawa dari luar SPBU. “Seperti yang ada di CCTV kami, terlihat bahwa memang botol itu dari luar,” katanya.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Ratakan 21 Lapak di Eks Lokalisasi Krengseng, Penataan Kawasan Berlanjut

 

Setelah video tersebut viral, lima konsumen melapor mengalami motor brebet setelah mengisi BBM di SPBU Rajawali. Laporan tersebut diterima dan akan diteruskan ke Pertamina untuk diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai prosedur.

 

Perbedaan hasil sidak antara pihak kepolisian dan Wakil Wali Kota Surabaya menimbulkan pertanyaan di masyarakat. Polisi menyatakan tidak menemukan kandungan air, sementara Armuji membawa sampel yang diduga tercampur air. Penyelidikan lanjutan diharapkan memberi kepastian atas kualitas BBM di SPBU Rajawali dan menenangkan masyarakat.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

Syaiful Mahdi Terpilih jadi Ketum KONI Nganjuk, Berikut Gebrakan yang Disiapkan

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi pun mendorong pengembangan sport center berbasis sport science dengan menggandeng perguruan tinggi dan insan pers.

Wajib Catat, Ini Daftar 21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Masyarakat pun diimbau untuk lebih cermat memahami daftar layanan yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan sebelum mendatangi fasilitas kesehatan.

Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Pedagang mendesak Pemkot Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk mendorong revisi perda tentang perdagangan dan perindustrian.