Beda Hasil Sidak Polisi vs Wawali Armuji, Manager SPBU: CCTV Tunjukkan Botol Dibawa dari Luar
- Penulis : Dony Maulana
- | Sabtu, 01 Nov 2025 12:30 WIB
selalu.id – Tim Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pemeriksaan kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Jalan Rajawali, Surabaya, Jumat (31/10). Sidak dilakukan setelah muncul keluhan masyarakat terkait kualitas BBM dan viralnya video sidak Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, di SPBU yang sama.
Baca Juga: Akui Dipanggil Polisi, Armuji Tegaskan Tak Terlibat Kasus Bimtek DPRD Surabaya
Dari hasil pemeriksaan awal menggunakan uji pasta air, polisi tidak menemukan kandungan air dalam sampel BBM di SPBU tersebut.
“Sementara kami cek masalah kadar air dahulu karena paling banyak itu terkait adanya warna bening itu banyak yang mengira itu air dan etanol, tapi untuk kadar air bisa dikatakan tidak ada karena kami sudah menguji menggunakan pasta air,” ujar Kanit Tipidter Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Makbul, usai pengecekan.
Pemeriksaan dilakukan menggunakan stik yang diolesi pasta khusus dan dimasukkan ke dalam tangki pendam serta nozzle dispenser BBM jenis Pertalite dan Pertamax. Hasilnya tidak ada perubahan warna pada pasta, yang menandakan tidak ditemukan air dalam bahan bakar.
Meski demikian, polisi tetap mengambil sampel BBM dari SPBU Rajawali untuk pemeriksaan laboratorium. “Pada intinya tetap kami ambil sampel untuk kami lanjutkan penyelidikan lebih lanjut,” tegas Makbul.
Baca Juga: Mediasi Selesai, Begini Isi Surat Pernyataan Armuji ke Madas
Sementara itu, Manajer Operasional SPBU Rajawali, Budi Susetyo, menyatakan bahwa pihaknya rutin melakukan pengecekan kualitas BBM setiap hari.
“Dari pagi juga kami cek BBM di tangki pendam, ada water content atau tidak, terus kami juga pastikan takaran sesuai. Semua kami lalui dengan benar,” ujarnya.
Budi menanggapi video viral sidak Wakil Wali Kota Surabaya dengan menyebut botol berisi BBM yang diduga tercampur air dibawa dari luar SPBU. “Seperti yang ada di CCTV kami, terlihat bahwa memang botol itu dari luar,” katanya.
Baca Juga: Tuding JTV, Wawali Armuji Ceritakan Penyebab Viralnya Kasus Nenek Elina
Setelah video tersebut viral, lima konsumen melapor mengalami motor brebet setelah mengisi BBM di SPBU Rajawali. Laporan tersebut diterima dan akan diteruskan ke Pertamina untuk diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Perbedaan hasil sidak antara pihak kepolisian dan Wakil Wali Kota Surabaya menimbulkan pertanyaan di masyarakat. Polisi menyatakan tidak menemukan kandungan air, sementara Armuji membawa sampel yang diduga tercampur air. Penyelidikan lanjutan diharapkan memberi kepastian atas kualitas BBM di SPBU Rajawali dan menenangkan masyarakat.
Editor : Ading
