Kamis, 04 Jun 2026 07:36 WIB

Wara Renny: DPRD Jatim Dukung Kebijakan Pupuk Murah, Tekankan Keterjangkauan untuk Petani Kecil

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Renny Sundari Pramana
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Renny Sundari Pramana

selalu.id – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat yang menurunkan harga pupuk bersubsidi hingga 20 persen mulai Rabu (22/10/2025). Langkah ini dinilai membawa angin segar bagi jutaan petani di Jawa Timur dan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan mereka.

 

Baca Juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Renny Sundari Pramana, menilai kebijakan tersebut berpihak kepada petani. Namun, ia menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap distribusi pupuk agar penurunan harga benar-benar dirasakan petani kecil.

 

"Kami menyambut baik kebijakan ini karena jelas berpihak kepada petani. Tapi yang tak kalah penting adalah memastikan pupuk tersedia dan sampai ke tangan petani sesuai harga resmi, tanpa permainan distributor atau pengecer," ujar Renny.

 

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim menyebut kebijakan ini sejalan dengan semangat kedaulatan pangan yang diperjuangkan partai yang diperjuangkan partai, yaitu menjamin ketersediaan sarana produksi dengan harga terjangkau dan menjaga stabilitas produksi nasional. Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Jawa Timur diharapkan dapat memaksimalkan manfaat kebijakan tersebut.

 

Renny juga meminta pemerintah daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota ikut melakukan pengawasan bersama TNI, Polri, dan kelompok tani. Langkah ini untuk mencegah terjadinya kelangkaan atau penimbunan pupuk bersubsidi, terutama menjelang dan selama musim tanam.

 

"Jawa Timur adalah lumbung pangan nasional. Maka kebijakan sebesar ini harus diikuti langkah konkret di lapangan. Distribusi lancar, stok cukup, dan harga sesuai aturan," katanya.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

 

Dengan penurunan harga pupuk hingga 20 persen, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim berharap biaya produksi pertanian dapat ditekan, nilai tukar petani meningkat, dan kesejahteraan mereka semakin baik.

 

"Petani adalah tulang punggung ketahanan pangan bangsa. Kalau mereka makmur, bangsa pun kuat," ujar Bendahara DPD PDI Perjuangan Jatim itu.

 

Baca Juga: Dorong Penguatan Mutu Pendidikan, DPRD Jatim Minta Pergub PSM Segera Disahkan

Sebelumnya, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, menyebut penurunan harga pupuk sebagai terobosan besar di tahun kedua pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

 

"Selama puluhan tahun harga pupuk selalu naik, tapi kini berhasil diturunkan. Ini langkah bersejarah bagi dunia pertanian," kata Amran di Jakarta.

 

Penurunan harga berlaku untuk dua jenis pupuk utama, yaitu Urea dan NPK. Harga pupuk Urea turun dari Rp2.250 menjadi Rp1.800 per kilogram atau dari Rp112.500 menjadi Rp90.000 per sak ukuran 50 kilogram. Sementara pupuk NPK turun dari Rp2.300 menjadi Rp1.840 per kilogram atau Rp92.000 per sak.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.