Selasa, 29 Sep 2026 00:57 WIB

Wara Renny: DPRD Jatim Dukung Kebijakan Pupuk Murah, Tekankan Keterjangkauan untuk Petani Kecil

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Renny Sundari Pramana
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Renny Sundari Pramana

selalu.id – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat yang menurunkan harga pupuk bersubsidi hingga 20 persen mulai Rabu (22/10/2025). Langkah ini dinilai membawa angin segar bagi jutaan petani di Jawa Timur dan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan mereka.

 

Baca Juga: DPRD Jatim Sahkan Perda Hak Disabilitas, Perkuat Perlindungan dan Kesetaraan Hukum

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Renny Sundari Pramana, menilai kebijakan tersebut berpihak kepada petani. Namun, ia menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap distribusi pupuk agar penurunan harga benar-benar dirasakan petani kecil.

 

"Kami menyambut baik kebijakan ini karena jelas berpihak kepada petani. Tapi yang tak kalah penting adalah memastikan pupuk tersedia dan sampai ke tangan petani sesuai harga resmi, tanpa permainan distributor atau pengecer," ujar Renny.

 

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim menyebut kebijakan ini sejalan dengan semangat kedaulatan pangan yang diperjuangkan partai yang diperjuangkan partai, yaitu menjamin ketersediaan sarana produksi dengan harga terjangkau dan menjaga stabilitas produksi nasional. Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Jawa Timur diharapkan dapat memaksimalkan manfaat kebijakan tersebut.

 

Renny juga meminta pemerintah daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota ikut melakukan pengawasan bersama TNI, Polri, dan kelompok tani. Langkah ini untuk mencegah terjadinya kelangkaan atau penimbunan pupuk bersubsidi, terutama menjelang dan selama musim tanam.

 

"Jawa Timur adalah lumbung pangan nasional. Maka kebijakan sebesar ini harus diikuti langkah konkret di lapangan. Distribusi lancar, stok cukup, dan harga sesuai aturan," katanya.

Baca Juga: SPKLU di DPRD Jatim Diresmikan, Ali Kuncoro: Terbuka untuk Masyarakat Umum

 

Dengan penurunan harga pupuk hingga 20 persen, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim berharap biaya produksi pertanian dapat ditekan, nilai tukar petani meningkat, dan kesejahteraan mereka semakin baik.

 

"Petani adalah tulang punggung ketahanan pangan bangsa. Kalau mereka makmur, bangsa pun kuat," ujar Bendahara DPD PDI Perjuangan Jatim itu.

 

Baca Juga: Gerindra Soroti Turunnya Anggaran Pertanian, Kehutanan dan Energi di RAPBD Jatim 2027

Sebelumnya, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, menyebut penurunan harga pupuk sebagai terobosan besar di tahun kedua pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

 

"Selama puluhan tahun harga pupuk selalu naik, tapi kini berhasil diturunkan. Ini langkah bersejarah bagi dunia pertanian," kata Amran di Jakarta.

 

Penurunan harga berlaku untuk dua jenis pupuk utama, yaitu Urea dan NPK. Harga pupuk Urea turun dari Rp2.250 menjadi Rp1.800 per kilogram atau dari Rp112.500 menjadi Rp90.000 per sak ukuran 50 kilogram. Sementara pupuk NPK turun dari Rp2.300 menjadi Rp1.840 per kilogram atau Rp92.000 per sak.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pembunuhan Berantai di Afsel, Korban Capai 30 Orang Lebih

Tragedi berdarah yang merenggut lebih dari 30 nyawa ini makin mempertegas krisis kejahatan kekerasan yang kian mengkhawatirkan.

Momen Presiden Prabowo Melayat ke Rumah Megawati, Sampaikan Duka atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

Kehadiran Presiden beserta jajaran menjadi bentuk empati dan dukungan moril kepada keluarga besar yang ditinggalkan.

Bocoran Subsidi BBM di RAPBN 2027 pada Rapat Paripurna Besok

Guna menekan ketergantungan masyarakat terhadap LPG, terutama yang berbasis impor, pemerintah terus menggenjot penyediaan sumber energi alternatif.

Hasil FIFA Asean Cup 2026: Indonesia vs Malaysia Berbagi Satu Poin

Malaysia masih berada di posisi teratas grup A Fifa Asean Cup 2026 disusul Indonesia di posisi kedua.

Fifa Asean Cup 2026: Babak Pertama Indonesia Vs Malaysia, Gol Hubner Dianulir

Menit ke-36, Thom Haye diganjar kartu merah setelah melanggar Arif Aiman.

Pemkot Surabaya Siapkan Perwali PRT, Tak Hanya Pekerja tapi Juga Lindungi Agen P3RT

Dengan demikian, aturan di tingkat kota nantinya tetap selaras dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.