Selasa, 21 Jul 2026 14:58 WIB

Bahasa Inggris Wajib 2027, Pemkot Surabaya Klaim Sudah Jalankan Program Sejak PAUD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 23 Okt 2025 14:43 WIB

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyatakan siap menyambut kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) yang menetapkan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai tahun ajaran 2027/2028.

 

Baca Juga: Siswa PAUD-TK di Surabaya Bakal Terima Beasiswa, Ini Nominal dan Kriteria yang Dapat

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Yusuf Masruh, mengatakan kebijakan tersebut sejalan dengan program yang sudah lebih dulu dijalankan Pemkot Surabaya.

 

“Alhamdulillah, mudah-mudahan nanti kalau program kementerian berjalan tahun depan, kami sudah mempersiapkan lebih dulu,” ujar Yusuf, Kamis (23/10/2025).

 

Ia menjelaskan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Bunda PAUD Rini Indriyani telah menginisiasi penguatan kemampuan bahasa, khususnya Bahasa Inggris, sejak setahun lalu. Program ini dimulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Dasar (SD).

 

“Di PAUD itu ada pengenalan kosakata, dan itu sudah kita mulai. Untuk SD, naik satu level lagi bagaimana merangkai kosakata yang sudah diajarkan di PAUD,” jelas Yusuf.

 

Ia berharap tahapan pembelajaran tersebut dapat membentuk kesiapan siswa saat memasuki jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

 

“Waktu SMP itu kan mulai bicara bidang studi Bahasa Inggris. Kalau dari awal sudah dibekali kosakata, nanti anak-anak lebih siap belajar grammar dan lainnya,” tambahnya.

Baca Juga: Peras Kadispendik Jatim Atas Kasus Perselingkuhan, Dua Mahasiswa Ditangkap

 

Untuk memperkuat kemampuan berbahasa, Dispendik Surabaya juga menjalankan program khusus setiap hari Jumat di sekolah-sekolah dasar dan menengah.

 

“Setiap Jumat di SD dan SMP sudah ada programnya. Anak-anak diajak berani berbicara Bahasa Inggris dengan teman dan gurunya,” ungkap Yusuf.

 

Terkait kesiapan guru, Yusuf memastikan tenaga pengajar di SD dan SMP sudah mampu mendukung program tersebut. Di Surabaya, pengajaran Bahasa Inggris telah masuk dalam muatan lokal (mulok) dan dapat diajarkan oleh guru lain yang memiliki kompetensi.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Orang Tua Berperan Aktif untuk Perkembangan Anak di Sekolah

 

“Kalau bilingual itu kan pengajarnya juga harus nyaman. Jadi guru lain yang bisa Bahasa Inggris juga kami libatkan,” ujarnya.

 

Yusuf menegaskan, penguatan Bahasa Inggris tidak hanya bergantung pada guru bahasa, tetapi menjadi tanggung jawab semua guru.

 

“Kalau di Surabaya, sudah dikenalkan bertahap sejak PAUD, SD, sampai SMP. PAUD fokus pada pengenalan kosakata, SD mulai merangkai kalimat, dan SMP lebih pada grammar,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.