Selasa, 21 Jul 2026 21:52 WIB

34 Pria Diamankan di Pesta Gay Surabaya, DPRD Minta Usut Dugaan ASN Terlibat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 20 Okt 2025 14:45 WIB

selalu.id – Sebanyak 34 pria diamankan dalam penggerebekan pesta seks sesama jenis di sebuah hotel kawasan Ngagel, Surabaya, Minggu (19/10/2025) dini hari. Kasus ini memunculkan dugaan keterlibatan oknum aparatur sipil negara (ASN).

 

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Muhammad Saifuddin, meminta kepolisian dan pemerintah kota mengusut tuntas dugaan tersebut. Ia menegaskan, keterlibatan ASN dalam tindakan amoral merupakan pelanggaran berat, baik secara hukum maupun moral.

 

“Kalau benar ada PNS yang ikut diamankan, ini harus diusut tuntas. Jangan ada pembiaran. ASN itu panutan masyarakat, seharusnya memberikan contoh, bukan justru terlibat hal seperti ini,” tegas Saifuddin, Senin (20/10/2025).

 

Politikus Demokrat yang akrab disapa Bang Udin itu mendorong agar proses hukum dilakukan secara profesional dan transparan. Ia juga meminta pemerintah kota menindak secara administratif sesuai aturan kepegawaian bila dugaan tersebut terbukti.

 

“Panggil, klarifikasi, dan tindak sesuai peraturan. Jangan sampai nama baik ASN Surabaya tercoreng karena ulah oknum,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

 

Bang Udin menilai kasus ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk tidak mengabaikan penurunan moral di masyarakat. Ia mendorong adanya langkah pencegahan melalui edukasi agama, moral, dan psikologi.

 

“Harus ada gerakan bersama, libatkan tokoh agama, sekolah, dan psikolog. Pencegahan jauh lebih penting agar hal serupa tak terulang,” tambahnya.

 

Baca Juga: Menanti Pembenahan Akses dan Lahan Parkir di Wisata Hutan Kota Pakal Surabaya

Ia menegaskan, Komisi A DPRD Surabaya akan memanggil Satpol PP dan dinas terkait guna membahas pengawasan terhadap tempat hiburan dan penginapan yang berpotensi disalahgunakan.

 

“Surabaya ini kota berkarakter dan bermartabat. Jangan sampai dikotori dengan perilaku menyimpang seperti ini,” tutupnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.