Kamis, 04 Jun 2026 18:27 WIB

PDIP Surabaya Siapkan Sanksi Soal Kasus Kadernya yang Dituding Menindas Istri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 11 Okt 2025 14:53 WIB

selalu.id – DPC PDI Perjuangan Surabaya menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada kadernya, Hadrean Renanda, jika terbukti bersalah dalam polemik rumah tangga dengan istrinya, drg. Cindy Callista Saconk.

Plt Ketua DPC PDIP Surabaya Yordan M Batara-Goa mengatakan partai telah menindaklanjuti kasus tersebut dengan memanggil dan meminta keterangan dari kedua pihak.

Baca Juga: Demi Konten, Empat Remaja Kebut Kebutan di Jalan Tol Mojo

“Jika kader kami bersalah, tentu akan ada sanksi sesuai mekanisme internal,” kata Yordan saat dikonfirmasi selalu.id, Jumat (11/10/2025).

Ia menjelaskan, DPC PDIP Surabaya sudah mendengar penjelasan dari Cindy dan Hadrean, termasuk dari keluarga dan sejumlah data pendukung.

“Kami sangat peduli dan sudah berupaya bertindak cepat. Kami sudah mendengar penjelasan kedua belah pihak, termasuk data pendukung yang ada,” ujarnya.

Namun, Yordan menyebut masing-masing pihak memiliki versi berbeda sehingga partai masih akan mendalami kasus tersebut sebelum mengambil keputusan.

Baca Juga: Viral! Pedagang di Kodam Surabaya Pamer Kekayaan, Warganet: Mungkin dia CEO yang Menyamar

“Masing-masing punya versi tersendiri, versi yang berbeda. Sehingga harus kami dalami lagi,” lanjutnya.

Menurut Yordan, partai akan menggelar pertemuan lanjutan dalam beberapa hari ke depan untuk mencari solusi yang adil bagi semua pihak.

“Masih akan ada pertemuan lanjutan untuk menyelesaikan permasalahan ini,” tambahnya.

Baca Juga: Anak Jalanan Bacok Pencari Rumput Lansia di Jombang, Pelaku Bonyok Dimassa

Sebelumnya, drg. Cindy Callista Saconk mengunggah video di akun Instagram pribadinya @drg.cindysaconk yang ditujukan kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Ketua DPP PDIP Bidang Penanggulangan Bencana Tri Rismaharini. Dalam unggahan itu, Cindy meminta keadilan dan mengaku mengalami penindasan. Ia juga meminta agar dokumen pribadinya seperti sertifikat, STR dokter, SIP, dan ijazah yang disebut diambil secara paksa, dikembalikan.

Unggahan tersebut telah disukai lebih dari 21 ribu pengguna dan memicu berbagai tanggapan dari masyarakat. Cindy menegaskan tidak mencari sensasi, melainkan memperjuangkan haknya sebagai perempuan dan ibu.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.