Pasien Covid-19 RSDL Bangkalan Didominasi Kluster Perkantoran
- Penulis : Ade Resty
- | Rabu, 16 Feb 2022 02:01 WIB
selalu.id - Rumah Sakit Darurat Lapangan Bangkalan (RSDLB) kini telah merawat 15 pasien positif Covid-19. Pasien tersebut dengan rincian 8 laki-laki dan 7 perempuan.
Ketua Pelaksana Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 (PPKPC), Radian Jadid, mengatakan bahwa hotline relawan terus dibanjiri permintaan informasi terkait layanan faskes bagi yang terpapar covid-19.
Baca Juga: Kasus Super Flu Meningkat, DPRD Surabaya Minta Masyarakat Tidak Panik
"Awalnya kebanyakan dari individu dan kluster keluarga. Namun beberapa terakhir ini mulai banyak institusi, kampus, perusahaan hingga minimarket yang menjadi klaster baru, dengan jumlah yang cukup banyak," kata Radian Jadid, Selasa (15/2/2022).
Jadid menyampaikan, walaupun masih 15 orang yang dirawat, namun dari informasi yang masuk ke relawan sudah mengindikasikan akan adanya lonjakan pasien dari klaster institusi dan perusahaan.
"Setidaknya 15 orang sudah memasukkan daftar untuk masuk siang hari ini," ujarnya.
Saat ini RSDL Bangkalan, kata dia, memiliki kapasitas tempat tidur sebanyak 380 bed hanya untuk OTG (Orang Tanpa Bergejala) dan gejala ringan.
Baca Juga: 61 Jemaah Haji Jalani Swab Antigen di Surabaya, 16 Terinfeksi Influenza
Selain itu pasien covid-19 di RSDLB hanya untuk WNI yang sudah terkonfirmasi positif PCR, berusia dibawah 60 tahun dan mandiri (menjalani rawat sendiri tanpa bantuan orang lain),
"Pasien dapat langsung masuk, dengan terlebih dahulu mengirimkan foto KTP dan hasil swab positif ke Call Center RSDLB 081332434363. Juga mengisi biodata pasien di https://bit.ly/DaftarPasienRSDLB," jelasnya.
Jadid menambahkan bahwa fasilitas RSDLB sesuai standar seperti Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) dulu, sehingga pasien akan dilayani dengan baik.
Baca Juga: Antisipasi Covid-19, BBKK Siapkan Skrining di Bandara dan Asrama Haji
"mendapatkan asupan makanan bergizi dan fasilitas pemulihan yang beragam dan menyenangkan," jelasnya.
Lebih lanjut Jadid menyampaikan kepada masyarakat bahwa tidak perlu khawatir tentang pelayanan dan lokasi RSDLB. Masyarakat bisa memanfaatan fasilitas gratis dari pemerintah Provinsi Jawa Timur.
"Apalagi dengan adanya SE Kemenkes No. HK 02.02/II/982/2022 bagi yang terkonfirmasi reaktif (positif) antigen-pun sudah bisa dilayani, selama keterisian bed masih ada dan pasien lain bergejala, tidak banyak yang inden masuk." terang Jadid. (Ade/SL1)
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-1109-pasien-covid19-rsdl-bangkalan-didominasi-kluster-perkantoran
