Kamis, 22 Okt 2026 00:56 WIB

Polda Jatim Naikkan Status Kasus Ambruknya Ponpes di Sidoarjo ke Penyidikan

selalu.id – Polda Jawa Timur resmi meningkatkan status kasus robohnya Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Sidoarjo dari penyelidikan ke penyidikan. Keputusan ini disampaikan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast pada Kamis (9/10/2025).

 

Baca Juga: Pasca Mediasi Gagal, Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Sukomanunggal Masuk Penyidikan

"Kemarin sudah dilakukan gelar perkara dan hasilnya adalah peningkatan status dari proses penyelidikan menjadi penyidikan," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

 

Ia menambahkan, pemanggilan ahli dan saksi akan segera dilakukan untuk melengkapi alat bukti dalam proses pembuktian peristiwa pidana.

 

Sejak kejadian pada 29 September 2025, tim gabungan telah dibentuk untuk melakukan penyelidikan. Sebanyak 17 saksi telah dimintai keterangan, dan pemeriksaan lanjutan akan dilakukan jika diperlukan pendalaman tambahan.

 

"Latar belakang saksi yang dipanggil bisa beragam, namun harus memiliki kaitan dan relevansi dengan kejadian," jelasnya.

 

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

Selain penyidikan, tim Disaster Victim Identification (DVI) terus melakukan proses identifikasi jenazah korban. Menurut Kombes Jules, pencocokan data antemortem (AM) dan postmortem (PM) masih berlangsung.

 

"Untuk kantong jenazah nomor satu, misalnya, melalui data AM dan PM terjadi kecocokan, sehingga kami akan melakukan identifikasi seperti contoh nama Muhammad Adam Ardiansyah," ujarnya.

 

Ia menambahkan, hasil tes DNA masih menunggu kiriman laboratorium. Hingga saat ini, tim telah menerima 36 sampel, terdiri dari 28 sampel sebelumnya dan delapan tambahan hari ini.

Baca Juga: Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

 

"Kenapa kami tetap melakukan keduanya (AM dan PM) supaya keluarga tidak menunggu terlalu lama," jelasnya.

 

Meski menghadapi kendala karena kondisi jenazah tidak utuh, tim DVI terus berupaya melakukan identifikasi tanpa harus menunggu hasil DNA terlebih dahulu.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.