Senin, 02 Feb 2026 18:40 WIB

Anak Wali Kota Surabaya Sempat Terpapar Covid-19

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 15 Feb 2022 21:57 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Anak Wali Kota Surabaya terpapar Covid-19 dan harus menjalani isolasi mandiri. Kasus covid-19 di Surabaya sendiri didominasi oleh anak-anak dengan rentang usia 5-17 tahun.

"Anakku yang satu abis kena Covid-19 beberapa hari yg lalu. Kami biasa dua Minggu sekali swab PCR. Hari Minggu itu negatif se-rumah. Hari Minggu itu dia main basket, karena sekolahnya ada yang kena, hari selasa di swab hasilnya abu-abu, akhirnya Isoman. Hari kamis swab lagi sudah negatif, kami sekeluarga negatif," ujar Eri Cahyadi, selasa (15/2/2022).

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Eri menyampaikan bahwa Covid-19 ini sebenarnya pencegahan ada di percepatan vaksinasi. Ia memastikan Lurah dan Camat warga sudah vaksin dosis 1 dan dosis 2.

"Karena vaksinnya telat, kalau dulu digeber yang 18 tahun keatas sudah pasti 2 kali. Bahkan booster kalo anak kan barusan. Jadi telat, makanya sekarang kalo sudah vaksin maka semakin ringan, cepat sembuh," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Selasa (15/2/2022).

Eri juga mengaku bahwa orang-orang dilingkungan rumah dinasnya 5 orang juga terkena covid-19, langsung masuk ke Hotel Asrama Haji (HAH).

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Temen-teman di rumah dinas penjaganya 5 Covid-19. Masuk ke HAH, dua hari swab lagi sudah negatif," ujar bapak dua anak tersebut.

Lebih lanjut Eri menambahkan, Covid-19 varian omicron ini kesembuhannya cepat seperti yang di alami anaknya.

"Prokes paling utama. Vaksin wajib kebut, kalo dilakukan dan masif InsyaAllah omicron sudah bisa diatasi," jelasnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Sementara itu, Eri menerangkan, banyak ditemukan hasil abu-abu dalam artian tidak positif dan tidak negatif saat dilakukan swab massal.

"Di Surabaya ini yang positif akeh tapi yang sembuh juga banyak. Jadi banyak abu-abunya, bukan positifnya, kita optimis cepat turun," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim, dari P2SEM, Pokir, hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.